Harga DFSK Glory 560 Mulai Rp. 210 Juta, Mahal atau Murah?

CaruserMagz.com – Harga DFSK Glory 560 akhirnya dibocorkan oleh petinggi PT Sokonindo Automobile (SA), yaitu pada rentang harga mulai Rp. 210 Juta hingga Rp. 270 juta, On-the-Road (OTR) Jadebotabek. Informasi tersebut disampaikan oleh Franz Wang, selaku Managing Director of Sales Center PT SA.

 
Harga Glory 560 itu akan berkisar mulai dari Rp. 210 juta hingga Rp. 270 juta on-the-road Jabodetabek,” ujar Franz pada Jumat, 5 April 2019.

 
Selain itu, Franz menyampaikan sebab mengapa rentang harganya cukup jauh, yaitu karena SUV 7-seater tersebut akan ditawarkan dengan 3 pilihan varian.

 
Namun pengumuman ini bukanlah riis resmi, sehingga Franz tidak menyampaikan informasi lebih detail lagi mengenai perbedaan masing-masing varian dan berapa tepatnya harga untuk masing-masing varian tersebut.

 

DFSK Glory 560 - Kabin yang Premium
DFSK Glory 560 – Kabin yang Premium

Murah atau Mahal?

Dari rentang harga tersebut, artinya DFSK Glory 560 akan bertarung di dua segmen sekaligus. Glory 560 varian terendah hingga menengah akan bertarung di segmen Low MPV yang dihuni Avanza, Veloz, Xenia, Xpander, Ertiga dan Mobilio. Varian terbawah Glory 560 cukup kompetitif dibanding varian menengah dan tinggi dari kompetitornya.

 
Kemudian varian tertinggi akan menjadi lawan segmen sebenarnya dari mobil ini, yaitu Low SUV seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios dan Honda BR-V. Di segmen ini, Glory 560 relatif lebih mahal dari kompetitornya, misalnya Rush berbanderol Rp 244,2 juta hingga Rp 256,6 juta.

 
Jadi Glory 560 ini akan cukup kompetitif jika fitur-fitur varian terendah lebih baik dari LMPV varian tertinggi dan LSUV varian menengah dan tertinggi. Jika tidak, maka dapat dikatakan rentang harga yang ditawarkan DFSK tergolong kemahalan.

 
Tak pelak, rentang harga tersebut disebut kemahalan dan DFSK dianggap terlalu percaya diri, oleh kebanyakan netizen dan pecinta otomotif. Mengingat brand DFSK yang masih baru serta jaringan dealer dan after sales DFSK masih sangat minim, dibanding saudara senegaranya, Wuling.

 
Sehingga target penjualan hingga 12.000 unit sepanjang 2019 dengan kehadiran Glory 560 dianggap mission impossible, alias akan mengulang kegagalan model pertama, Glory 580.

 

Sanggahan DFSK jika dianggap Kemahalan

Franz Wang membantah jika Glory 560 dianggap kemahalan. Menurutnya, spesifikasi, fitur, desain dan kualitas Glory 560 sudah selevel Medium SUV 400 hingga 500 jutaan, sehingga value for money mobil tersebut jauh mengungguli kompetitornya.

 
Segmen pasar DFSK Glory 560 sebetulnya medium SUV, dengan fitur-fitur dan desain luxury. Misalnya floating audio system, itu merupakan fitur-fitur medium SUV,” ujar Franz Wang.

 
Jadi kami memberikan value for money. Kenapa rentang harga terlalu jauh? Karena ada 3 varian, tentunya masyarakat dengan kebutuhan masing-masing akan memilih yang mana,” tambah Franz.

 
Baca juga:

 
Sanggahan petinggi DFSK tersebut kami rasa tepat untuk menjustifikasi harganya. Spesifikasi dan fitur DSFK Glory 560 ini memang menggiurkan. Khususnya pada spesifikasi mesin yang sudah selevel Honda CR-V Turbo, yaitu mesin 1.500 cc Turbo yang bertenaga 148 HP dan Torsi 230 Nm. Kompetitornya seperti Rush, Terios dan BR-V kalah telak dalam hal performa tentunya.

 
Dalam hal kualitas dan desain interior, juga Glory 560 memang superior jika dibandingkan mobil-mobil Jepang yang harganya selevel. Pada brand Jepang atau Korea, interior sebagus Glory 560 hanya bisa di dapat pada mobil berharga 500 jutaan.

 
Sayangnya jaringan dealer dan aftersales DFSK masih sangat terbatas. Masih banyak kota-kota besar provinsi yang belum tersentuh. Sehingga sebagus dan segencar apapun promosi yang dilakukan DFSK melalui media, sulit bagi konsumen menjatuhkan pilihan pada mobil brand China ini, jika konsumen tidak menemukan dealer DFSK di kotanya.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Loading...

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar