Mengapa Tanki Bensin Calya Sigra Berbahan Plastik, ini Fakta dan Gunanya!

CaruserMagz.com – Sebagaimana banyak dikhawatirkan oleh banyak pemilik Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, bahwa tanki bbm kedua LCGC 7-Seater tersebut dibuat dari bahan plastik. Kekhawatiran tersebut adalah mengenai daya tahannya terhadap benturan dan panas. Karena isinya adalah bahan bakar yang sangat mudah terbakar.

 

Tak pelak hal ini dianggap sebagai kekurangan mobil ini, sehingga banyak calon pembeli kedua mobi tersebut berfikir ulang karena was-was. Namun ternyata para pemilik atau calon pembeli Toyota Calya dan Daihatsu Sigra tidak perlu khawatir, karena faktanya tidak seburuk yang disangka.

 

Pabrikan besar sekelas Toyota dan Daihatsu tidak mungkin mengambil risiko besar membuat produk ecek-ecek yang bisa menimbulkan image buruk pada mobil buatannya, hanya demi mengejar bobot yang ringan agar mobil ini hemat bbm. Semua tentu sudah diperhitungkan dengan matang termasuk daya tahan dan kualitas bahan.

 

Dikonfirmasi oleh website club pemilik Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, bahwa ternyata aslinya tanki bahan bakar kedua LCGC tersebut berbahan aluminium, Sedangkan plastik yang terlihat pada bagian bahwa tanki adalah cover atau pengaman tanki.

 

Pelapis plastik pada kolong bahwa mobil tersebut bertujuan untuk melindungi tanki aluminium dari benturan dengan benda keras di jalan, agar terhindar dari kotoran yang bisa menempel dalam waktu lama dan menyebabkan pengkaratan. Sehingga sebenarnya tanki tersebut lebih terlindungi dan lebih aman.

 

Selain itu, bahan plastik tersebut dibuat dari bahan pilihan yang dirancang khusus agar tidak mudah meleleh pada temperatur tinggi, sehingga tidak perlu dikhawatirkan daya tahannya.

 

 

Nah.. demikianlah klarifikasi dari club pemilik Calya dan Sigra mengenai tanki bbm berbahan plastik, yang banyak diisukan tidak aman. Pada kenyataannya bahan plastik tersebut merupakan kelebihan Calya dan Sigra, sehingga tanki bbm-nya terlindung dari benturan dan kotoran.

 

 

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *