Suzuki Ignis Indonesia Resmi Dirluncurkan, Harga Rp.139,5 hingga Rp.169,5 Juta

CaruserMagz.com – Diperkenalkan pada pecinta otomotif Tanah Air pada ajang GIIAS 2016 yang lalu, akhirnya Suzuki secara resmi meluncurkan Ignis ke pasar Indonesia pada Senin, 17 April 2017 di Jakarta. Dengan rilis resmi ini, Suzuki Ignis sudah mulai bisa dipesan dengan harga mulai 139,5 juta rupiah untuk tipe GL sebagai varian termurah.

 

Sedangkan untuk varian yang lebih tinggi, ada tipe GX dengan pilihan transmisi manual 5- percepatan dijual dengan harga OTR Rp 159,5 juta dan tipe GX bertransmisi matik AGS dengan harga Rp 169,5 juta, sebagai tipe termahal.

 

Dari segi harga tersebut, Suzuki Ignis akan bersaing dalam segmen small hatchback dengan kompetitor Honda Brio, Nissan March, Mitsubishi Mirage, KIA Picanto, Toyota Etios Valco, Daihatsu Sirion dan Hyundai i10. Namun Ignis cukup unik karena mempunyai karakter yang tidak dimiliki small hatchback yang lain, yaitu adanya nuansa crossover dan berdesain ala retro-modern.

 

Dengan harga termurah mulai dari 140an juta dan termahal hanya sekitar 170 juta rupiah, rasanya value for money Ignis cukup tinggi, mengingat fitur yang lumayan menggiurkan dan kualitas dan desain interior yang juga berkesan mewah, layaknya mobil-mobil Suzuki masa kini. Apalagi, jika ada diskon promosi, tentu mobil ini akan sangat menggoda bagi peminat citycar.

 

Setiawan Surya, selaku 4W Deputy Managing Director PT SIS, memberikan pernyataannya: “Suzuki Ignis adalah pilihan terbaik bagi para pengendara yang memerlukan kendaraan yang stylish dan modern,” ujar Setiawan pada prosesi peluncuran.

 

Dari pernyataan tersebut, jelas bahwa Suzuki menyasar konsumen muda yang mengerti pentingnya tampilan modern yang memberi kebanggaan pada pemiliknya. Suzuki juga menyebut Ignis sebagai Urban SUV, karena selain tampilannya yang cukup gagah, Ignis juga dijejali fitur keselamatan dengan Total Effective Control Technology dan platform baru HEARTECT.

 

Mesin yang Irit Bahan Bakar

 

Untuk urusan dapurpacu, Ignis ditenagai oleh mesin bensin K12B dengan kubikasi 1.200cc 4-silinder berteknologi VVT. Tenaga maksimum yang bisa dihasilkan memang tidak begitu atraktif, yaitu 83 PS saja dengan torsi 113 Nm. Memang kalah jauh jika dibandingkan dengan Honda Brio atau KIA Picanto, tapi toh mobil ini bukan untuk kebut-kebutan, tapi lebih kepada kendaraan perkotaan yang dengan tenaga tersebut, sudah lebih dari cukup.

 

Hal yang luar biasa menarik dari mesin Suzuki Ignis adalah klaim Suzuki mengenai kehematan konsumsi bahan bakarnya, yaitu berdasarkan hasil uji BTTMP-BPPT varian bertransmisi manual bisa mencapai 23,64 km/liter dan untuk varian matic AGS, hingga 25,44 km/liter. Itu sudah hampir seperti konsumsi kendaraan roda dua. Bukankah ini yang dicari konsumen mobil perkotaan di Indonesia! mobil yang lumayan keren tapi sangat irit bbm.

 

Eksterior

 

Untuk tipe GX sebagai varian tertinggi, headlamp-nya adalah lampu halogen yang sudah dilengkapi projektor. Ciri lainnya ada panel chrom yang mengelilingi headlamp dan grill. tipe GX juga telah dilengkapi fog lamp. Sedangkan tipe GL, lampu utamanya hanya lampu halogen biasa dengan reflector, tidak dilengkapi foglamp dan tanpa panel krom.

 

Suzuki Ignis tipe GX hadir dengan tambahan overfender dan velg alloy berwarna hitam dengan ukuran 14 inci. Sedangkan tipe GL tidak memiliki overfender, tapi tetap dengan sepatu velg alloy.

 

Desain bagian belakang cukup jadi perdebatan di dunia maya, karena ternyata tidak semua orang menyukai desain bokong Ignis ini. Ada yang suka dengan nuansa retro-nya, tapi ada juga yang merasa desain itu kurang serasi dengan bagian depan yang tampak modern. Tapi itu selera orang yang sah-sah saja berbeda. Kami pribadi mungkin termasuk yang kurang suka melihat bagian belakang Ignis, tapi itu lumrah pada mobil-mobil Jepang, jika bagus di depan, belakangnya kurang sedap di pandang, atau sebaliknya.

 

Interior

 

Masuk ke dalam kabin, kita akan disuguhi desain interior yang eye-catching, seperti center cluster dengan audio head unit seperti perangkat pintar yang ditempel di dashboard, AC digital dengan tombol-tombol pengaturan yang berkesan modern dan cluster-meter di balik lingkar kemudi yang sedap dipandang karena angka-angka yang terang dan MID yang tidak lagi seperti layar kalkulator.

 

Lingkar kemudi pada Ignis tipe GX juga sudah dilengkapi tombol pengaturan audio serta fitur Bluetooth. Untuk menghidupkan mesin mobil mungil ini juga sudah menggunakan tombol start-stop engine, sama seperti pada Mitsubishi Mirage Exceed, walau harga Ignis GX jauh lebih murah dari Mirage Exceed.

 

Sedangkan Ignis tipe GL, hal yang dikurangi adalah panel AC digital, karena masih menggunakan AC manual dan palang setir tidak dilengkapi audio steering switch. Namun itu worth untuk harga yang ditawarkan.

 

Hal yang menarik hadirnya warna eksterior pada interiornya, yaitu pada bagian konsol tengah dan pengangan pintu pada door trim, sehingga ada kesan modern dari warna warni interior tersebut. Kursi dengan desain semi-bucket menjanjikan kenyaman bagi pengemudi dan penumpangannya, sehingga tidak mudah lelah untuk perjalanan jauh.

 

Kabin Suzuki Ignis yang cukup lega
Kabin hatchback mungil ini ternyata cukup lega, berkat dimensinya yang cukup panjang hingga 3700mm. Begitupun bagasinya, ternyata cukup memadai untuk ukuran small hatchback. Tingginya yang mencapai 1595mm juga memberi kelegaan pada ruang kepala.

 

Mengenai kualitas interior, Suzuki terlihat begitu niat membangun mobil ini. Memang tidak sebagus interior Picanto, tapi sudah jauh lebih bagus dibandingkan Honda Brio atau Nissan March. Suzuki memang punya nilai yang tinggi dalam hal bahan interior, layaknya Ertiga yang jauh lebih berkualitas dibanding Avanza dan Mobilio.

 

Fitur

 

Untuk fitur keselamatan, Suzuki Ignis sudah dilengkapi rem ABS+EBD, dual Airbags, side beam impact dan sensor parkir di belakang. Fitur menarik lainnya adalah audio head unit touchscreen dan pengaturan AC digital untuk tipe GX.

 

Fitur standar mobil kekinian juga telah ada seperti power windows pada semua pintu, auto door lock, keyless entry, alarm system, konektifitas USB dan Bluetooth. Hal yang menarik bagi mereka yang menikmati menyetir adalah fitur pilihan mode menyetir manual pada tipe matic, berkat tramsmisi berteknologi Auto Gear Shift (AGS) layaknya pada Suzuki Karimum Wagon-R.

 

 

Bagaimana menurut sobat pembaca, menarik kah mobil baru Suzuki ini? Sampaikan pendapat dan uneg-uneg sobat di kolom komentar artikel ini.

 

Salam Otomotif!

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *