Produksi Mitsubishi Xpander Dipercepat karena Laris Manis, Target Dikirim Oktober 2017

CaruserMagz.com – Mitsubishi Xpander (baca: Expander) menjadi bintang di ajang GIIAS 2017 dan jagat dunia maya. Low MPV baru ini menarik perhatian pengunjung event otomotif terbesar di Indonesia tersebut, Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pun dipanen Mitsubishi baik di pameran maupun di seluruh Indonesia.

 

Hingga hari ke-6, PT MMKI mencatat 1.674 SPK di ajang GIIAS saja dan secara nasional low MPV ini susah dipesan sekitar 6.000an unit. Ini adalah rekor pertama bagi Mitsubishi untuk mendapatkan pemesanan kendaraan sebanyak itu dalam waktu singkat setelah model baru diluncurkan.

 

“Ini adalah rekor, karena biasanya pada pameran-pameran di Indonesia, Mitsubishi membukukan 1.500 SPK untuk seluruh unit. Dan ini hanya 6 hari sudah membukukan 1.600 hanya untuk 1 unit saja,” kata Intan Vidiasari selaku Head of PR & CSR Departement PT MMKSI, di acara GIIAS 2017 (15/8).

 

Pemesanan yang meledak tersebut membuat PT MMKSI harus mengambil langkah strategis, untuk memenuhi permintaan konsumen. Respon positif dari pasar tersebut membuat Mitsubishi Indonesia mempercepat jadwal produksi Xpander, agar bisa dilakukan pengiriman unit ke konsumen lebih cepat pula.

 

Jika semula direncanakan produksi dimulai pada Oktober, dimajukan sebulan jadi September 2017, sehingga pengiriman pertama ditargetkan pada Oktober 2017. Jadwal produksi dan delivery dimajukan satu bulan.

 

Hal itu diungkapkan oleh Irwan Kuncoro, selaku Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI.
“Rencana awal produksi di Oktober, tetapi kita majukan karena respon positif, produksi akan dimajukan bulan September. Sedangkan untuk penyerahan ke konsumen direncanakan akan dimulai pada awal Oktober,” kata Irwan.

 

Sedangkan mengenai unit yang dipesan oleh konsumen pada ajang GIIAS 2017, Irwan Kuncoro menjelaskan bahwa varian tertinggi, yaitu Xpander Ultimate adalah yang paling banyak dipesan. Dari 1.674 SPK hingga hari ke-6, 60% nya adalah Ultimate.

 

Dilihat dari pilihan transmisi, ternyata Xpander matic lebih banyak diminati, yaitu hingga 80% dari total jumlah SPK. Hal ini mungkin dipicu kondisi perkotaan yang kian macet sehingga mobil matic dirasa lebih tepat.

 

Selain itu, tidak tersedianya pilihan transmisi manual pada tipe tertinggi, yaitu Ultimate dan Sport mungkin juga menjadi salah satu penyebabnya.

 

Mitsubishi Xpander tidak hanya menggerus penjualan kompetitornya di segmen low MPV, tapi juga mengambil jatah kue pasar milik segmen low SUV. Hal tersebut dibuktikan dengan menurunnya pembelian untuk Honda BR-V dan Toyota Rush.

 

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Loading...

Yayan Abdhi

Simply an Automotive Enthusiast who loves to express everything by texting.  Karyawan swasta yang menjadikan menulis sebagai hobby dan keseharian.  Semoga blog ini banyak membantu netizen yang membutuhkan informasi seputar otomotif.

Tulis Komentar