Perbandingan Lengkap Toyota Sienta vs Honda Freed di Indonesia. Fitur, Design dan Spesifikasi

CaruserMagz.com – Toyota Sienta diluncurkan ke pasar otomotif Indonesia di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) yang digelar pada bulan April 2016 di Jakarta. Itu artinya Honda Freed tidak lagi sendirian di segmen small MPV mewah ini.

 

Persaingan ini sepertinya tidak akan begitu sengit, karena Sienta adalah jualan Toyota yang notabene merupakan raksasa otomotif Jepang di Indonesia, hingga seolah-olah apapun yang dijualnya akan laku keras dan menggusur pesaingnya. Jaringan dealer dan bengkel resmi yang lebih luas hingga ke pelosok merupakan faktor utama yang membuat produk-produk Toyota lebih mudah dijual. Selain itu, sudah terkenal bahwa Honda merupakan produsen mobil-mobil mewah yang harga mobilnya, sparepart, aksesoris dan biaya servis yang lebih mahal dibanding Toyota.

 

Namun tidak dapat dipungkiri bahwa Honda lebih dulu merambah segmen mini MPV mewah di Indonesia dan mobil jenis ini dapat digolongkan mobil kalangan ekonomi menengah ke atas. Artinya Honda Freed mempunyai selling point yang lebih bergengsi bagi kalangan ekonomi menengah ke atas yang merupakan target pembeli mobil jenis ini.

 

Terlepas dari kemungkinan-kemungkinan tersebut, kami ingin menyuguhkan apa saja perbedaan dari kedua mobil ini. Sehingga pembaca bisa menyimpulkan sendiri, yang mana yang lebih mereka sukai berdasarkan kebutuhan atau keinginan mereka masing-masing.

 

1. Dimensi

 

Perbandingan dimensi Toyota Sienta vs Honda Freed dapat dilihat pada tabel berikut:

 

Dimensi
Toyota Sienta
Honda Freed
   Panjang
mm
4.235
4.215
   Lebar
mm
1.695
1.700
   Tinggi
mm
1.675
1.740
   Jarak Poros Roda
m
2.75
2.74
   Radius Putar
m
5.2
5.2
   Jarak Pijak Depan
mm
1.530
1.478
   Jarak Pijak Belakang
mm
1.520
1.466
   Jarak Terendah
Cm
170
170
   Ukuran Ban & Velg
Inch
195/55 – R15
185/65 – R15
   Bobot
Kg
1.320
1.330

 

Dari perbandingan dimensi tersebut, dapat kita ketahui bahwa Sienta secara keseluruhan hanya lebih panjang 2 cm, sedangkan Freed lebih lebar 0,5 cm dan lebih tinggi 6,5 cm dari Sienta. Artinya tidak ada perbedaan signifikan antara dimensi kedua mobil ini, hanya saja karena Freed lebih tinggi dari Sienta, kemungkinan headroom di kabinnya akan lebih lega. Hal yang penting adalah seberapa besar perbedaan luas kabin yang akan berpengaruh pada kelegaan ruang penumpang.
 

Perbandingan Dimensi Toyota Sienta vs Honda Freed
Perbandingan Dimensi Toyota Sienta vs Honda Freed

 

Ground clearance yang sama menunjukkan daya jelajah yang sama terhadap kontur jalan. Toyota Sienta tipe Q dan V diberi velg yang lebih besar besar 1 inchi yaitu R16, sehingga Sienta tipe tertinggi terlihat lebih kokoh dengan roda yang lebih besar. Radius putar yang sama artinya kedua mobil ini akan mempunyai karakter yang sama dalam bermanufer saat harus berbalik arah atau menjelajahi jalan-jalan yang sempit.

 

2. Fitur

 

Hal yang paling menarik untuk dibandingkan dari kedua mobil ini adalah fitur, karena merupakan faktor penting yang banyak mempengaruhi keputusan pembeli mobil. Toyota Sienta jauh lebih muda usianya di pasar otomotif Indonesia dibandingkan dengan Honda Freed. Oleh karena itu, tentunya fitur-fitur Toyota Sienta akan lebih uptodate dibanding Honda Freed yang baru saja mendapat minor facelift pada tahun 2015 yang lalu.

 

Agar artikel ini tidak terlalu panjang, kami membahas secara khusus dan rinci mengenai perbandingan fitur tersebut di artikel kami selanjutnya. Untuk membacanya silahkan Sobat buka dari link ini: Komparasi Detail Fitur Toyota Avanza vs Honda Freed.

 

Sedikit kami ulas disini, dari segi fitur menurut kami Toyota Sienta mempunyai value for money yang lebih baik dibanding Honda Freed. Mungkin akan lain ceritanya jika Honda Freed Facelift terbaru sudah keluar, karena tentunya Honda akan menambah fitur Freed agar dapat bersaing dengan Sienta yang lebih belakangan memasuki pasar otomotif Tanah air.

 

Kelebihan fitur-fitur Toyota Sienta yang belum ada pada Honda Freed, yaitu:

 

1. Airbags tambahan, yaitu Knee-Airbags yang berfungsi melindungi kaki pengemudi.
2. Pada Sienta tipe tertinggi, keempat bannya sudah dilengkapi rem cakram, sedangkan pada Honda Freed, pada ban belakang masih menggunakan rem tromol.
3. “Hill Start Asist Control” (HSA) yang berfungsi mencegah mobil mundur saat berhenti di tanjakan.
4. “Vehicle Stability Control” yang mengurangi efek limbung saat menikung pada kecepatan tinggi.
5. “Automatic Head Lamp Levelling” Pengaturan otomatis pada levelling lampu utama, dimana fitur ini sebelumnya ada pada sedan mewah Toyota yang dijual di Amerika dan Eropa, yaitu Toyota Corolla.
6. Pada bagian interior, fitur unik yang sudah ada pada Toyota Sienta namun tidak ada pada Honda Freed adalah fitur-fitur yang sebelumnya kita temukan pada KIA Carens dan KIA Rio, yaitu globe box dengan fungsi chiller untuk mendinginkan minuman dan adanya seat under tray, atau tempat penyimpanan di bawah kursi penumpang depan.
7. Cara pelipatan kursi baris ke tiga pada Sienta juga cukup unik dan membuat kepraktisan ruang bagasi menjadi maksimal, yaitu dapat dilipat secara penuh di bawah kursi baris kedua.

 

Sepertinya para engineer Toyota memaksimalkan kreatifitas mereka di produk Toyota terkini dan sedikit meniru mobil-mobil KIA dalam hal fitur.

 

3. Mesin dan Tenaga

 
Berikut perbandingan spesifikasi mesin Toyota Sienta dan Honda Freed:

Perbandingan Spesifikasi Toyota Sienta vs Honda Freed
Perbandingan Spesifikasi Toyota Sienta vs Honda Freed

 

Komparasi tenaga dan torsi mesin Toyota Sienta vs Honda Freed ini menunjukkan Toyota lebih mengutamakan efisiensi bahan bakar ketimbang tenaga yang besar. Cukup masuk akal dan pilihan yang tepat, karena mobil ini merupakan mobil keluarga yang digunakan bukan untuk kebut-kebutan atau mengangkut beban yang berat seperti mobil kargo. Transmisi manual 6 percepatan dan otomatis 7 percepatan cukup baru pada produk Toyota di Indonesia, hal ini akan menghemat bahan bakar untuk perjalanan jauh. Maka jangan berharap banyak akan tenaga dan torsi pada Toyota Sienta.

 

Bagi sobat yang suka dengan tenaga yang besar dan kenikmatan mengemudi, mobil-mobil Honda selalu unggul dalam hal ini, maka Freed adalah pilihan yang tepat karena lebih fun to drive. Namun bagi yang menyukai mobil dengan tiga pedal, Sobat tidak akan mendapatkan Honda Freed dengan transmisi manual.

 

4. Tampilan Eksterior

 

Pada dasarnya bentuk kedua mobil ini dapat dibilang mirip. Kental dengan nuansa nyentrik khas Jepang. Mungkin design ini tidak bisa disukai semua orang Indonesia, karena cukup aneh, tapi bagi sebagian orang design tersebut unik. Keunikan tersebut akan sangat disukai mereka yang ingin tampil beda. Berikut visualisasi jika wajah Toyota Sienta disandingkan dengan Honda Freed.

 

Sebenarnya tampilan eksterior tergantung selera masing-masing orang. Namun kami kira akan banyak yang setuju jika dikatakan bahwa wajah Honda Freed terlihat lebih elegan, lebih tajam dan lebih seperti mobil dibanding Toyota Sienta. Memang design depan Freed masih mainstream mobil masa kini, namun nuansa modern membuat mobil ini sedap dipandang dari depan.

 

Sedangkan Toyota Sienta didesign cukup nyentrik dengan grill trapesium dan lekukan-lekukan body dan headlamp yang agak membulat. Sehingga meskipun bentuk keselurahan agak mirip dengan Freed, tampilan aneh wajah Sienta dengan garis-garis hitam seperti kumis ikan lele, seolah menjadi antitesis dari Honda Freed yang tajam. Pada video review oleh Motomobi Channel di Youtube, bentuk Toyota Sienta ini disebut mirip dengan bentuk Sepatu bekel (cukup sadis).

 

Perbandingan Belakang Toyota Sienta vs Honda Freed
Perbandingan Belakang Toyota Sienta vs Honda Freed

 

Berbeda dengan tampilan wajah, menurut kami tampang belakang Toyota Sienta lebih sedap dipandang dibanding bokong Honda Freed yang terlalu mengotak dan terkesan seperti bokong mobil kargo zaman tahun 2000an. Lampu belakang Toyota Sienta yang sudah dihiasi LED dan lebih lebar sampai ada di pintu membuat Sienta terkesan lebih modern dibanding Honda Freed.

 

Kita nantikan saja, mungkin akan ada perubahan signifikan pada Freed facelift yang katanya akan diluncurkan pada pertengahan atau akhir 2016. Menurut kami, Honda Freed akan lebih anggun dan futuristik jika diberi bokong yang melengkung seperti bokong Honda Jade. Design belakang Honda Jade seirama dengan wajah Honda Freed yang tajam.

 

Dari samping, garis-garis yang tidak sealur, alias nabrak-nabrak membuat Sienta kian aneh. Tapi mungkin ini akan lebih menarik bagi yang ingin tampil beda. Toyota cukup layak kita berikan standing aplaus dan salut, karena keluar dari zona main-stream yang sederhana.

 

Sepertinya desain ini akan menjadi awal revolusi desain Toyota pada mobil keluarga di Indonesia. Sedangkan Honda Freed, kita bisa membayangkan kepala kereta cepat yang dipotong rata di tengah, sehingga seperti kehilangan ekor. Pada intinya, kedua mobil ini sama-sama aneh design eksteriornya.

 

5. Design Interior

 

Dashboard

 

Dashboard Toyota Sienta yang keluar dari design mainstream simetris jika dibandingkan dengan dashboard Honda Freed yang designnya cukup aneh seperti berundak, menurut kami membuat interior Toyota Sienta lebih dinamis dan modern. Tuas transmisi Freed yang berada di dashboard mungkin memang praktis karena lebih mudah dijangkau tangan pengemudi dan membuat lebih banyak ruang di konsol tengah, namun tuas pada dashboard tersebut cukup mengganggu pemandangan.

 

Perbandingan Dashboard Toyota Sienta vs Honda Freed
Perbandingan Dashboard Toyota Sienta vs Honda Freed

 

Namun mengenai design sekali lagi kembali ke selera orang masing-masing. Menurut sebagian orang yang menyukai interior Honda Freed, design dashboard Freed yang rendah dan seperti berlapis layaknya meja cafe membuat kabin terasa lapang. Hal itu ada benarnya karena Freed didesign untuk kenyamanan, kelegaan dan akses yang mudah antara kabin depan, tengah dan belakang.

 

Build Quality

 

Mengenai build quality dari interior kedua mobil ini sudah cukup baik, jika pada produk-produk sebelum tahun 2016, Toyota cukup mengenyampingkan build quality karena menekan biaya produksi dan keterjangkauan daya beli konsumen, maka mulai tahun 2016 terlihat perubahan cukup signifikan pada interior mobil-mobil Toyota baik dari segi design maupun kualitas bahannya. Sedangkan Honda Freed, build quality-nya tidak diragukan lagi, karena mobil ini termasuk produk premium, bukan mobil yang mengincar konsumen menengah ke bawah seperti Honda Mobilio.

 

Design Kursi dan Akses ke Baris Ketiga

 

Posisi duduk pada kursi pengemudi Toyota Sienta kurang lebih sama dengan rasa duduk di kursi Honda Freed. Hanya saja karena Honda Freed lebih tinggi dari Sienta sedangkan ground clearance-nya sama persis, maka kaca depan dan samping Honda Freed lebih lebar dari Sienta. Sehingga hal tersebut berpengaruh pada visibilitas yang lebih baik pada Honda Freed.

 

Perbedaan cukup signifikan pada interior Sienta dan Freed adalah pada kursi baris kedua. Honda Freed memiliki kursi “Captain Seat“, sedangkan berada di kursi baris kedua Toyota Sienta serasa duduk di kursi Toyota Avanza, datar tanpa “arm rest” di tengah dan di doortrim. Mungkin captain seat memang berkesan mewah, namun mempunyai keterbatasan daya tampung jika dibandingkan kursi kabin kedua Toyota Sienta yang mampu menampung 3 penumpang. Sedangkan kabin baris ketiga kedua mobil ini sama-sama sempit untuk orang dewasa, sehingga lebih cocok untuk dua penumpang saja.

 

Perbandingan Kabin Toyota Sienta vs Honda Freed
Perbandingan Kabin Toyota Sienta vs Honda Freed

 

Akses memasuki baris ketiga Toyota Sienta sama halnya dengan apa yang ada pada Avanza. Pelipatan kursi baris kedua hingga terangkat penuh dengan menarik hanya satu tuas, memberi kemudahan yang menyenangkan bagi penumpang.

 
Sedangkan pada Honda Freed, akses ke baris ketiga ada dua pilihan, yaitu melalui ruang kosong di tengah, antara dua captain seat atau dengan men-sliding kursi baris kedua secara penuh ke depan sehingga bisa langsung masuk ke baris ketiga.

 
Honda Freed mengusung kemudahan penumpang berpindah-pindah dari satu baris kursi ke baris lainnya dengan istilah “walk through cabin“, kemudahan tersebut diwujudkan dengan design captain seat pada kursi baris pertama dan kedua. Dapat dikatakan, hal ini adalah kelebihan Honda Freed dibanding Toyota Sienta.

 
Ada yang menarik dari pelipatan kursi baris ketiga pada Toyota Sienta, yaitu pelipatan yang sepenuhnya menempatkan kursi baris ketiga di bawah kursi baris kedua. sehingga saat memerlukan bagasi yang luas, ruang baris ketiga bisa benar-benar bebas dari kursi dengan lantai yang rata secara penuh.

 
Sedangkan pada Honda Freed, pelipatan kursi baris ketiga yaitu dengan menggantung kursi di samping seperti yang ada pada Toyota Innova dan Rush. Sehingga keberadaan kursi di kiri dan kanan ruang kabin mengurangi lebar bagasi jika akan digunakan untuk memuat barang yang tinggi dan lebar.

 

Pelipatan Kursi Sienta vs Freed
Perbedaan cara Pelipatan Kursi Baris ke-tiga pada Toyota Sienta dan Honda Freed

 

Kepraktisan

 

Kepraktisan kedua mobil ini pada dasarnya sudah cukup baik. Keduanya dibekali dengan cup holder di sisi kiri dan kanan dashboard, disetiap doortrim dan di kabin baris ke tiga. Jika Toyota Sienta memiliki satu cupholder tambahan di konsol tengah, maka Honda Freed dibekali cupholder tambahan di dashboar bagian tengah yang seperti laci, bisa disembunyikan jika tidak digunakan.

 
Untuk ruang penyimpanan, Toyota Sienta mempunyai ruang yang lebih banyak dibanding Honda Freed. Pada dashboard di depan penumpang, terdapat dua globebox dan satu ruang penyimpanan terbuka diantara keduanya. Globebox bagian atas sudah dilengkapi dengan exhaust dari AC untuk menyimpan minuman agar tetap dingin. Satu ruang penyimpanan di depan tuas transmisi cukup lega untuk meletakkan gadget maupun barang-barang lainnya. Hal briliant lainnya ada pada Toyota Sienta adalah laci penyimpanan di bawah kursi penumpang depan. Hal ini mengingatkan kita kepada KIA Picanto dan Rio yang lebih dulu memiliki laci rahasia tersebut.

 

Fitur ruang penyimpanan dengan pendingin dan laci di bawah kursi penumpang depan pada Toyota Sienta
Fitur ruang penyimpanan dengan pendingin dan laci di bawah kursi penumpang depan pada Toyota Sienta

 

Sedangkan pada Honda Freed, karena dashboardnya seperti meja cafe, maka tersedia ruang terbuka yang luas di sepanjang dashboard untuk meletakkan barang jika saja pemiliknya tidak merasa risih dengan berbagai barang yang diletakkan sembarangan di dashboard. Sama seperti pada Sienta, Freed mempunyai ruang penyimpanan di bawah bagian tengah dashboard untuk meletakkan barang seperti gadget.

 
Namun ada hal yang menurut kami cukup aneh pada design ruang penyimpanan di bawah head unit Honda Freed. space tersebut mungkin bisa digunakan untuk menaruh koin atau kartu parkir dan benda-benda kecil lainnya. namun karena berada tepat dibawah head unit menyebabkan akses tangan pengemudi akan kesulitan menjangkau barang-barang disana, selain karena ruang yang sempit untuk tangan orang dewasa, juga terhalang tuas transmisi yang ada tepat dihadapannya.

 

6. Harga

 
Berikut perbandingan harga Toyota Sienta vs Honda Freed di tahun 2016.
 

Tipe
Harga (Rupiah)
Toyota Sienta
E-MT (Terendah)
230 Juta
E-AT
240 Juta
G-MT
245 Juta
G-AT
255 Juta
V-MT
260 Juta
V-MT
275 Juta
Q (Tipe Termewah)
295 Juta
Honda Freed
Tipe S
273 Juta
Tipe E
294 Juta

 

Dari perbandingan harga tersebut, Honda Freed masih lebih mahal dari Toyota Sienta, khususnya untuk tipe standar dan menengah. Jika dilihat dari perbandingan fitur dan spesifikasi, maka dengan harga yang lebih murah untuk tipe yang sekelas, Toyota Sienta mempunyai value for money yang lebih baik dari Honda Freed. Apalagi jika dihubungkan dengan mudahnya akses pada dealer dan bengkel resmi, maka Sienta sepertinya akan memenangkan persaingan penjualan di segmen mini MPV mewah ini.

 
Namun itu hanya perkiraan kami, tentunya akan dibuktikan apakah perkiraan tersebut tepat atau tidak dari hasil penjualan dan kepuasan konsumen. Bisa saja suatu mobil laris manis, namun karena banyak keluhan penggunanya, maka pada tahun berikutnya calon pembeli banyak yang mengurungkan niatnya. Seperti yang terjadi pada Honda HRV yang sering mengalami recall di Jepang, dan termasuk di Indonesia banyak dikeluhkan para pemiliknya.

 

Opini Publik

 

Pada saat diluncurkan di IIMS 2016, di Kebayoran Indonesian Expo, cukup gempar pemberitaan tentang Toyota Sienta baik di Televisi maupun Media Online. Berbagai tanggapan masyarakat dan netizen sepertinya cukup positif terhadap kehadiran MPV mewah untuk kalangan kelas menengah racikan Toyota ini.

 
Pengunjung IIMS-2016 saat di interview oleh wartawan KompasTV, banyak yang mengungkapkan ketertarikan mereka pada Toyota Sienta. Karena mereka menilai, Sienta sudah dilengkapi berbagai fitur kekinian dan kualitas interior dan eksterior yang tidak lagi bernuansa murah seperti mobil-mobil Toyota sebelum tahun 2016.

 
Namun Honda tidak akan tinggal diam dengan dengan kehadiran kompetitor produk andalannya. Gaung akan adanya Honda Freed Facelift yang cukup signifikan sudah berhembus kencang di akhir tahun 2015, walau banyak disebutkan kemungkinan facelift tersebut akan dirilis pada tahun 2017. Dengan hadirnya Toyota Sienta, bisa saja Honda mempercepat peluncuran Freed facelift, dengan meningkatkan penampilan, fitur dan teknologi yang lebih banyak. Kemungkinan terdekat peluncuran mobil-mobil baru akan ada di event GIIAS pada bulan Agustus 2016, kita tunggu saja kabar dari ATPM Honda di Indonesia.

 
Sobat dapat membaca berita mengenai Honda Freed Facelift pada artikel kami sebelumnya melalui link ini: Penampakan Honda Freed Facelift

 
Demikianlah perbandingan dan perbedaan Toyota Sienta vs Honda Freed yang dapat kami ulas. Jika Sobat menemukan ada data yang kurang akurat pada ulasan kami ini, silahkan sampaikan di kolom komentar di bawah artikel ini, dengan menyebutkan sumber data yang menurut Sobat lebih tepat. Terimakasih sudah membaca review kami.

 
Salam Otomotif!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

24 thoughts on “Perbandingan Lengkap Toyota Sienta vs Honda Freed di Indonesia. Fitur, Design dan Spesifikasi

  • March 21, 2018 at 7:51 am
    Permalink

    Nice site, nice and easy on the eyes and great content too.
    jarang saya menemukan blog yang benar-benar menghibur dan menarik seperti blog ini. tampilan halaman blog kamu enak dilihat, grafisnya keren dan terlebih lagi, writing style kamu relevan dengan segala usia pembaca. You are certainly one in a million, well done!

    Reply
  • May 23, 2017 at 11:13 am
    Permalink

    Makasih buat tambahan infonya mas Path. Fungsi chiller, iya maksudnya pendingin untuk minuman. Itu cuma exhaust AC yang dibikin di dalam globe box.

    Reply
  • May 23, 2017 at 11:09 am
    Permalink

    mo Tanya pak…fungsi ciller tuh maksudnya gimana..apa jadi pendingin gitu? how..?
    Sy baru ngambil Sienta type Q…sebelum nya pake mobil mobil gede..baru kali ini pake mobil yg ground cleareancenya mepet aspal..ha.ha.ha.
    asli emang kagok dengan transmisi maticnya yang gak respon, apalagi kalo mundur..masih harus diinjak lebih dalam tuh pedal gas. Audio lumayan lah, kekedapan kabin..mantap, bantingan shock absorber dipolisi tidur lebih baik dari pajero, tapi Mobilio lebih enak. Kursi baris kedua..sayang sekali tanpa arm rest, dibanding mobil mobil yg lain…apakah karena memaksa biar muat 3 orang.? kursi baris belakang….bakalan sedih liat orang yg duduk dibelakang biar hanya 2 orang. display pada dashboard bagus..generally not bad lah….soalnya kalo compare ke mobil gede ya lain kelas ..he.he.he

    Reply
  • May 15, 2017 at 1:47 pm
    Permalink

    Terimakasih tambahan infonya mas Ansley. Semoga berguna bagi pembaca lainnya.

    Reply
  • May 15, 2017 at 1:45 pm
    Permalink

    Semoga mas Rangga puas dengan pilihannya. Selamat atas mobil barunya mas.

    Reply
  • May 15, 2017 at 1:41 pm
    Permalink

    saya user sienta dan freed. mau memberi sedikit pengalaman menggunakan kedua mobil ini. dari segi interior (lebih tepatnya jok tengah dan belakang) freed lebih nyaman karena model captain sit dan ada armrest sedangkan sienta walau bangku tengah bisa muat 3orang tapi kurang nyaman karena disudut pintu pun tidak ada armrest nya. dan pada bangku paling belakang sienta terlihat sangat murahan karena bentuk/ukurannya sangat kecil-tipis (mungkin) supaya bisa muat saat dilipat masuk kebawah kursi tengah sehingga dari segi bagasi sienta lebih luas. untuk respon slideing dor menurut saya freed lebih oke karena kecepatan buka-tutup sedang, dan respon cepat kalau ada orang/benda yg terkena pintu pada saat ditutup(pintu langsung berhenti/buka kembali) sedangkan sienta buka-tutup sliding dor nya lelet dan kurang respon kalau ada benda/orang yg terkena pintu saat ditutup(sedikit ditahan dulu baru pintu berhenti)
    kalau dari perfoma mesin kurang lebih sama, sama2 agak berat ditarikan pertama

    Reply
  • January 11, 2017 at 11:30 am
    Permalink

    Kalo saya pilih Sienta Kang Yayan, kebetulan kemarin sudah SPK 🙂
    Setelah riset sana-sini ternyata Sienta made in Indonesia memang dibuat berbeda dari Sienta made in Japan seperti ground clearance yang lebih tinggi, tuas tranmisi yang "grounded", penggunaan motif jahitan palsu, emblem Sienta yang berada di sisi kiri bawah pada bagian belakang mobil, tersedia tipe manual dengan 6 percepatan dengan rasio gigi yang rapat seperti pada mobil sport (yang ternyata lebih boros ketika digunakan di jalan tol dibanding tipe otomatis) serta varian warna yang lebih kalem dibanding produksi Japan.
    Tentunya semua perubahan diatas sudah diperhitungkan secara matang oleh para engineers Toyota Indonesia, well sekarang saya sedang rajin berdoa semoga di-acc bwahahahaha…

    Reply
  • January 5, 2017 at 1:01 pm
    Permalink

    Hati sya tk mengelak pda freed naikan jauh beda enk freed, body sienta n interiornya terlalu main lekukan dan toyota selalu berbahan tipis tdk menarik sm sekali kalo pasaran toyota jago

    Reply
  • December 23, 2016 at 1:09 pm
    Permalink

    mas Bordiran,
    AFAIK penjualan Honda BR-V (dan HR-V) turun karena banyak berita negatif mengenai build quality mobil tersebut.

    Reply
  • October 18, 2016 at 6:22 am
    Permalink

    udah ada review dari user belum gan? kalo udah boleh dong di share. jadi tau pengalaman real dari pengguna. kan lebeh JOSS… 😀

    Reply
  • October 7, 2016 at 9:02 am
    Permalink

    Itu relatif bro.. karena desain itu terkait selera. Pinter-pinter desainernya aja bikin riset, gimana yang lebih disukai kebayakan orang.
    Kalo saya pribadi suka terkesima liat desain Honda pada pandangan pertama, setelah sering liat, saya lekas bosan karena desain Honda itu membosankan. (itu menurut saya, yang lain boleh beda).. hehehehe..

    Reply
  • October 5, 2016 at 2:09 am
    Permalink

    Udeh, Sienta aja.. Freed udah mau disuntik mati di pasar otomotif Indosesia, jangankan yang baru, yang lama aja udah diputus penjualannya. Honda lebih focus ke BRV dan Mobilio sekarang.

    Reply
  • October 5, 2016 at 2:03 am
    Permalink

    pengen kebeli toyota sienta tapi dilema takutnya honda freed lebih ok.. dan harga sienta yg kemungkinan naik. jadi bingung beli sienta sekarang atau nunggu freed muncul

    Reply
  • October 3, 2016 at 10:56 pm
    Permalink

    Menurut gue sih kerenan freed walaupun gue pengguna toyota… Sienta dari samping mirip freed dari belakang mirip livina, depannya kurang bagus, aneh.

    Reply
  • August 24, 2016 at 2:32 am
    Permalink

    freed terbaru sudah mengaspal di jepang. entah kapan akan masuk ke Indonesia. Harusnya gk lama lagi jika Honda tak mau Freed gak laku digusur Sienta.

    Reply
  • August 23, 2016 at 3:43 pm
    Permalink

    nunggu freed trbaru biar gak penasaran ah tapi pengalaman psikologis pasar dmari. spertinya tetap toyota sienta, segmentasi ini ttp mencari aman tuk 3S n spareparts dan sudah rahasia umum grafik honda slalu di awal lienup naek trs mandek n menurun.. sprt Honda BRV baru2 ini.
    salam gasseso http://www.bordiranku.com

    Reply
  • August 21, 2016 at 1:08 pm
    Permalink

    Sepertinya desain Calya harus ikut daihatsu Sigra gan. KaRena sebenarnya konsep Calya Sigra adalah mobil konsep UFC-3 yg dibuat desainer Daihatsu. Lagian ITU mobil LCGC, jadi sah2 saja gk ikut standar Toyota.. hehe

    Reply
  • August 21, 2016 at 1:02 pm
    Permalink

    yang saya heran alasan yang dikemukakan toyota untuk tuas transmisi yang tidak di dashboard karena untuk menyesuaikan kebiasaan orang indonesia.. tetapi ketika release cayla kok malah kembali di dashboard..

    Reply
  • May 10, 2016 at 8:53 am
    Permalink

    ya.. mari kita tunggu kehadirannya sekitar bulan Juli 2016 ini. hanya saja, biasanya Toyota itu naikin harga gila-gilaan. lihat saja Innova, setelah banyak improvement, harga tertingginya sudah sama dengan fortuner.

    Reply
  • May 10, 2016 at 8:50 am
    Permalink

    "…..kualitas interior dan eksterior yang tidak lagi bernuansa murah seperti mobil-mobil Toyota sebelum tahun 2016." Ini yang membuat saya penasaran….

    Reply

Tulis Komentar