CaruserMagz.com

Blog Otomotif Mobil & Motor Indonesia

Mengenal Wuling Indonesia dan Group InduknyaDecember 2, 2020

Mengenal Wuling dan Group SGMW, Raksasa Otomotif China yang Menjadi Induknya

CaruserMagz.com – Wuling adalah brand otomotif asal China yang memulai kiprahnya di pasar Indonesia sejak tahun 2017. Tak sekedar coba-coba, sebelum benar-benar meluncurkan mobil pertamanya untuk Indonesia, pabrikan mobil dari Raksasa otomotif terbesar di China ini berinvestasi besar-besaran dengan membangun fasilitas pabrik perakitan mobil terintegrasi di lahan seluas 60 hektar di Jawa Barat.

Berbeda dari brand lain yang memasuki pasar Indonesia dengan menjual mobil CBU, Wuling sangat serius untuk berbisnis di pasar otomotif Indonesia yang saat ini dikuasai brand mainstream dari Jepang. Hal itu dibuktikan dengan menghadirkan mobil-mobil berkualitas tinggi dan berlimpah fitur, tapi dengan banderol harga yang jauh lebih murah dari brand Jepang. Perusahaan ini juga secara agresif membangun jaringan dealernya di seluruh Indonesia sehingga dengan cepat produknya tersebar di jalanan hingga ke pelosok kota-kota kecil.

Lalu siapakah Wuling yang fenomenal ini? Di bawah grup apa Ia bernaung? Sebesar apa brand asal China ini? Sehingga dengan sangat cepat mendapat kepercayaan dari konsumen Indonesia. bahkan penjualan beberapa modelnya sudah bisa mengalahkan mobil dari brand mainstream untuk beberapa saat. Mari kita telisik lebih dalam mengenai sejarah dan sepak terjangnya.

Wuling Indonesia

Di Indonesia, brand Wuling dipegang oleh PT SGMW Motor Indonesia, anak perusahaan yang berafiliasi langsung dengan induk perusahaanya di China, yaitu SAIC-GM-Wuling Automobile Co., Ltd. Perusahaan ini mulai membangun pabriknya di Indonesia pada tahun 2015, peletakan batu pertama tepatnya pada tanggal 20 Agustus 2015.

Prosesi Peletakan Batu Pertama Pabrik Wuling Indonesia - 20 Agustus 2015
Prosesi Peletakan Batu Pertama Pabrik Wuling Indonesia – 20 Agustus 2015

Investasi yang dikucurkan SGMW untuk pembangunan fasilitas ini adalah sekitar 700 juta dolar Amerika, atau sekitar Rp 10,1 Triliun dengan kurs Rp 14.500/US$. Indonesia dipilih sebagai lokasi pabriknya karena dinilai sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Pabrik di Indonesia direncanakan bukan hanya untuk memasok pasar domestik, tapi juga menjadi basis ekspor untuk wilayah Asia Tenggara.

Pabrik yang berlokasi di Greenland International Industrial Center, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kota Deltamas, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat tersebut didirikan di atas lahan seluas 60 hektar (600,000 meter persegi). Fasilitas ini bukan hanya untuk pabrik perakitan mobilnya saja, tapi sekaligus merupakan kawasan terintegrasi dimana beberapa pemasoknya juga beroperasi di area tersebut. Kapasitas produksi pada awal pembangunan ini adalah 150.000 unit kendaraan per tahun.

Perkenalan Brand Wuling dan Maket Pabriknya di Ajang GIIAS 2016
Perkenalan Brand Wuling dan Maket Pabriknya di Ajang GIIAS 2016

Brand Tiongkok ini pertama kali memperkenalkan produknya pada Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Model yang diperkenalkan saat itu adalah Wuling Confero. Wuling juga memajang maket pabrik dan Supplier Park-nya pada pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut.

Pabrik Wuling diresmikan pada 11 Juli 2017. Pabrik ini memperkerjakan 3.000 pekerja lokal dan membawa 15 supplier komponen internasional ternama yang menempati Supplier Park di kawasan pabrik yang disediakan. Selain itu, Wuling juga bekerjasama dengan 20 supplier lokal yang diklaim memasok 56% komponen produknya. Ke depan, Wuling berkomitmen untuk meningkatkan persentase komponen lokal sebagai kontribusi pada ekonomi Indonesia.

Jaringan Dealer Wuling di Indonesia - 121 Dealer pada Akhir 2020
Jaringan Dealer Wuling di Indonesia – 121 Dealer pada Akhir 2020

Hingga artikel ini kami rilis, jaringan dealer Wuling di Indonesia sudah berjumlah 121 dealer yang tersebar dari Aceh hingga ke Sulawesi. Model pertamanya adalah Confero dan Confero S yang diluncurkan pada 2 Agustus 2017. Kemudian pada 8 Februari 2018 Cortez diluncurkan sebagai model kedua. Pada 7 November 2018, Wuling meluncurkan mobil komersial yang merupakan varian dari Confero, yaitu Formo. Model ketiga hadir di segmen Medium SUV, yaitu Almaz yang diluncurkan pada 27 Februari 2019. Wuling meluncurkan Almaz Limited Edition pada 24 November 2020.

Group Induk Wuling

Perusahaan induk dari Wuling adalah SAIC-GM-Wuling Automobile Co., Ltd. Ini adalah perusahaan hasil join-venture berskala besar antara SAIC Motor, General Motors (China) dan Liuzhou Wuling Automobile Co., Ltd. Itulah mengapa nama raksasa otomotif ini disingkat menjadi SGMW. Group ini didirikan pada tahun 2002, tanggal peresmian tepatnya pada 18 November 2002.

Unsur Group SGMW - SAIC-GM-W
Unsur Group SGMW – SAIC-GM-Wuling

Wuling

Nama Wuling sebenarnya diambil dari Liuzhou Wuling Automobile Co., Ltd yang awalnya bernama Liuzhou Automobile Power Machinery Plant yang didirikan pada 1958. Perusahaan ini memproduksi mesin, kendaraan khusus, yaitu antara lain mobil listrik mini, truk dan bus, serta suku cadang mobil.

Eksistensi brand Wuling sudah cukup lama, model microvan pertamanya hadir pada tahun 1982. Perusahaan ini pernah bekerjasama dengan Mitsubishi untuk memproduksi L100 Minicab pada tahun 1986. Model tersebut dijual sebagai Liuzhou Wuling LZ 110. Ekspor pertama mobil Wuling terjadi pada tahun 1992 dengan tujuan Thailand.

Model-model Wuling asli China berfokus pada kendaraan penumpang, antara lain ada Hongguang, Rongguang, Sunshine, Hongtu, Weiwei dan Dragon. Di Indonesia, Confero sebenarnya adalah model Hongguang S1. Ada banyak varian dari tiap model mobil tersebut.

SAIC Motor

SAIC Motor merupakan salah satu dari tiga produsen mobil terbesar di China. SAIC sendiri merupakan singkatan dari ‘Shanghai Automotive Industry Corporation‘. SAIC berpartner dengan General Motors (Raksasa Otomotif Amerika Serikat) untuk membentuk GM Shanghai dan Pan-Asia Technical Automotive Center.

SAIC juga berpartner dengan Grup Volkswagen untuk membentuk Grup Volkswagen China. Perusahaan ini juga memiliki 20% saham Chery, produsen mobil lainnya yang terkenal di pasar domestik China. SAIC juga telah menjadi pemilik saham mayoritas dari Morris Garage (MG) yang merupakan brand otomotif legendaris dari Inggris.

Line-up produk mobil yang dipasarkan SAIC sangat banyak, ada sekitar 24 Model dengan total hingga ratusan varian. Nama-nama modelnya antara lain: Marvel, Roewe, Maxus, dan MG.

General Motors (GM) China

Sebagaimana kita ketahui bahwa General Motors adalah raksasa otomotif asal Amerika Serikat. Di China, perusahaan ini membangun banyak perusahaan join-venture (patungan) dengan group SAIC Motor dan lebih lekat dengan nama GM China. Total karyawan yang bekerja di bawah group GM China ini diklaim mencapai 58.000 orang. Brand otomotif yang dipasarkannya antara lain ada Chevrolet, Buick, GMC, Cadillac, Holden, dan Baojun.

Nama-nama perusahaan patungan yang melibatkan GM China antara lain:

  • SAIC General Motors Co., Ltd. (SAIC-GM)
  • Pan Asia Technical Automotive Center Co., Ltd. (PATAC)
  • SAIC-GM (Shenyang) Norsom Motors Co., Ltd.
  • SAIC-GM Dong Yue Motors Co., Ltd.
  • SAIC-GM Dong Yue Powertrain Co., Ltd.
  • SAIC-GM-Wuling Automobile Co., Ltd. (SAIC-GM-Wuling)
  • Shanghai OnStar Telematics Co., Ltd. (Shanghai OnStar)
  • SAIC-GMAC Automotive Finance Co., Ltd. (SAIC-GMAC)
  • SAIC General Motors Sales Co., Ltd.
  • SAIC-GMF Leasing Co., Ltd.

Selain itu, GM China juga memiliki fasilitas Riset dan Pengembangan, yaitu:
– GM China Advanced Technical Center (ATC)
– SAIC-GM/PATAC Guangde Proving Ground

Lebih detail mengenai masing-masing Perusahaan Joint-Venture dan fasilitas R&D tersebut dapat dibaca dengan mengunjungi link ini: Website resmi GM China.

Peresmian Pabrik PT SGMW Motor Indonesia - Dihadiri Wakil Presiden, Gubernur Jabar dan Menteri Perindustrian
Peresmian Pabrik PT SGMW Motor Indonesia – Dihadiri Wakil Presiden, Gubernur Jabar dan Menteri Perindustrian

Itulah sekelumit tentang Wuling dan Grup Induknya. Cukup rumit untuk memahami struktur perusahaan dan histori perusahaan otomotif China ini. Karena ada terlalu banyak perusahaan cabang, anak perusahaan, joint-venture dan kepemilikan saham grup induknya.

Perusahaan-perusahaan raksasa otomotif China memiliki jaringan bisnis dan kerjasama dengan berbagai brand ternama di dunia. Sehingga cengkeramannya pada berbagai merek otomotif di dunia sangat kuat. Hal tersebut juga didukung oleh ukuran pasar otomotif China yang sangat besar, sehingga membuat brand-brand besar harus bertekuk lutut pada perusahaan China demi mendapat jatah kue di pasar terbesar dunia tersebut.

Yayan Abdhi

Tulis Komentar