Inden Xpander Makin Lama, Konsumen Cancel SPK

CaruserMagz.com – Kehadiran Mitsubishi Xpander cukup fenomenal, karena memberikan standar baru dan desain yang sangat menarik. Dalam waktu cepat Low MPV ini melibas hampir semua kompetitor, kecuali sang raja MPV Toyota Avanza. Hingga akhir Januari 2018, Xpander berhasil membuntuti angka penjualan Avanza, yaitu sebanyak 7.079 unit selama bulan Januari 2018.

 
Meskipun sudah 2 kali naik harga, pemesanan Xpander tetap meningkat. Namun angka SPK Xpander yang terus meningkat memberikan dampak negatif berupa waktu inden yang kian lama. Karena tentunya pabrik punya kapasitas maksimal yang menjadi limit bagi pengiriman unit ke konsumen.

 
Kehadiran pesaingan seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios dan Wuling Cortez, banyak disinyalir menjadi pemicu pembatalan SPK Xpander tersebut. Karena mobil-mobil tersebut dijual pada rentang harga yang sama dengan Xpander.

 
Imam Choeru Cahya, selaku Head of Sales & Marketing PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengakui bahwa ada konsumen yang membatalkan pemesanan. Namun dia membantah jika cancel SPK Xpander lebih disebabkan karena hadirnya pesaing.

 
“Tidak dapat dipungkiri memang ada beberapa konsumen yang cancel. Tapi setelah diperdalam lagi, cancel itu karena terlalu lama indennya. Bukan karena faktor dari (hadirnya kompetitor) brand lain,” kata Imam saat berada di Solo (4/2).

 
Menurut Imam, penyebab utama konsumen membatalkan pemesanan Xpander adalah karena konsumen yang bersangkutan pada awalnya berharap mendapatkan unit dalam waktu cepat. Contoh kasusnya adalah konsumen yang menjual mobil sebelumnya padahal itu adalah satu-satunya mobil miliknya, sehingga dia tidak dapat menunggu dalam waktu lama karena kebutuhan pada kendaraan.

 
“Jadi ada beberapa konsumen yang menjual lebih dulu mobilnya lalu membeli Xpander dengan harapan Xpandernya segera datang. Normalnya Xpander kan dua hingga tiga bulan inden, nah berhubung mobil yang dia jual cuma satu-satunya, jadi mereka tidak bisa menunggu lebih lama lagi,” jelas Imam Choeru.

 
Mengenai pengaruh kehadiran kompetitor dari brand lain, Imam mengklaim hal itu tidak berpengaruh besar pada penjualan Xpander. Meskipun demikian Iman tidak membantah bahwa ada pengaruh kehadiran pesaing, tapi menurutnya pengaruh tersebut sangat kecil.

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar