Chevrolet Indonesia Gulung Tikar - GM Hengkang

Chevrolet Angkat Kaki dari Indonesia, Ini Penyebabnya

Berita Chevrolet
CaruserMagz.com – General Motors (GM) sebagai group Perusahaan Multinational yang menjual mobil dengan brand Chevrolet, mengumumkan keputusannya untuk hengkang dari pasar otomotif Indonesia pada akhir Maret 2020.

 
Pengumuman GM gulung tikar ini disampaikan oleh Hector Villarreal selaku Presiden GM Asia Tenggara pada senin, 28 Oktober 2019. Jadi masih ada waktu sekitar 5 bulan lagi sejak pengumuman ini dirilis.

 
GM mengikuti jejak Ford yang telah lebih dulu angkat kaki dari Indonesia, artinya tidak akan ada lagi dealer Chevrolet di Indonesia. Tidak akan ada lagi mobil-mobil keluaran terbaru yang dipasarkan di Indonesia.

 
Sebagaimana kita ketahui bahwa GM bukan tidak pernah menganggap serius pasar Indonesia. GM pernah mendirikan pabrik untuk memproduksi MPV yang merupakan pasar mobil tergemuk di Indonesia.

 
Namun pabrik tersebut akhirnya tutup pada awal Juli 2015, karena ternyata Chevrolet Spin tidak mendapat sambutan positif dari konsumen Indonesia, walau bertabur fitur dan tergolong mobil yang sangat nyaman.

 

Chevrolet Indonesia Tutup - GM Hengkang
Chevrolet Indonesia Tutup – GM Hengkang mulai Maret 2020

 

Penyebab Chevrolet Angkat Kaki dari Indonesia

Menurut Hector Villareal, keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi global GM dalam melakukan bisnis yang lebih berkesinambungan, agar lebih fokus pada pasar-pasar dimana brand Chevrolet memiliki basis konsumen yang signifikan.

Secara global, GM telah mengambil langkah-langkah sulit guna memfokuskan aset dan sumberdaya yang dimilikinya. Keputusan sulit ini konsisten dengan strategi global GM agar tetap fokus pada pasar (dimana GM) memiliki jalur yang jelas untuk mencapai keuntungan berkesinambungan,” ujar Presiden GM Asia Tenggara tersebut.

Hal tersebut menjadi jelas bahwa alasan hengkangnya GM dari Indonesia berarti karena pasar otomotif Indonesia bukanlah pasar yang menjanjikan masa depan yang cerah bagi brand Chevrolet yang diusungnya. Hal itu diungkapkan oleh Hector melalui pernyataannya.

Di Indonesia, kami tidak memiliki segmen pasar otomotif yang dapat memberi keuntungan berkesinambungan,” ungkap Hector.

Selain itu, beberapa faktor lain terkait persaingan global juga menjadi sebab hengkangnya GM dari Indonesia. Tekanan mata uang asing dan harga komoditas yang melemah. Artinya sulit bagi GM bersaingan dengan brand-brand lain yang makin efisien dan inovatif, yang menyebabkan sambutan konsumen Indonesia pada mobil-mobil Chevrolet makin tak bergairah.

 

Bagaimana dengan Pemilik Mobil Chevrolet di Indonesia?

Dalam pernyataannya GM memastikan bahwa pihaknya akan tetap melakukan pelayanan purna jual dan menjamin garansi tetap akan berjalan. Outlet resmi akan tetap berfungsi dalam hal pelayanan service, hanya saja tidak akan lagi menjual mobil-mobil terbaru.

Para pemilik mobil Chevrolet dapat memastikan bahwa kami akan tetap mengakui seluruh garansi kendaraan dan memberikan layanan purna jual. Kami akan tetap melayani setiap pelanggan untuk perawatan dan perbaikan mobil Chevrolet mereka di outlet resmi kami di seluruh Indonesia,” kata Villareal.

Untuk itu, GM menyediakan saluran komunikasi bagi pemilik mobil Chevrolet, yaitu melalui telpon hot-line 1500-951 atau dengan mengunjungi situs website www.chevrolet.co.id.

Sayangnya tidak diinformasikan, akan sampai kapan layanan purna jual itu tetap ada, karena tentunya dengan tidak lagi dijual secara resmi, populasi mobil Chevrolet tentu akan terus berkurang dan hal itu bukan bisnis yang bagus buat jaringan bengkel resmi.

 

Pengalihan Pelayanan Purna Jual

Dalam 5 bulan ke depan, pihak GM akan mengalihkan kegiatan purna jual ke perusahaan lokal Indonesia dan mengurus kewajiban-kewajibannya pada karyawannya sesuai aturan di Indonesia.

Dengan berat hati, perlu kami sampaikan bahwa keputusan ini akan berdampak pada beberapa karyawan kami. Dalam hal ini, GM akan memberikan pesangon yang sesuai dalam proses peralihan. Kami juga berkomitmen untuk membantu para pihak dalam proses peralihan ini,” ujar Hector Villareal.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Tulis Komentar