Toyota Corolla Cross - Tampak Belakang

Toyota Corolla Cross, Dampak Badai SUV-isasi yang Melanda Dunia

AutoWorld SUV Toyota

CaruserMagz.com – Meningkatnya minat konsumen dunia pada mobil bergenre SUV atau Crossover, telah memicu munculnya versi SUV dari mobil segmen non-SUV semisal MPV, Hatchback hingga Sedan. Pabrikan otomotif berlomba-lomba menghadirkan SUV baru atau memunculkan versi Crossover dari mobil non-SUV mereka. Kami menyebut fenomena ini sebagai SUV-isasi.

Sebenarnya SUV-isasi dari lineup mobil-mobil Jepang sudah lama ada, yaitu dibuatnya mobil bersegmen SUV dengan basis platform dan mesin yang sama dengan model-model non-SUV. Contohnya ada Toyota Rush yang menggunakan spesifikasi mesin yang sama dengan Avanza, Terios vs Xenia, Honda Mobilio vs BR-V, dan baru-baru ini muncul versi Cross dari Mitsubishi Xpander dan Suzuki XL7 sebagai versi SUV dari Ertiga.

Makin ke sini, SUV-isasi tersebut makin ekstrim, hingga merambah model-model sedan setelah sebelumnya badai kekacauan segmen mobil ini melanda segmen hatcback. Bahkan pabrikan terkesan tidak ingin menjaga heritage nama-nama mobil legendarisnya yang lekat dengan segmen sedan yang prestisius. Contoh terakhir adalah dicomotnya nama Corolla menjadi model Compact SUV terbaru dari brand triple elips.

Dulunya banyak kita dengar pabrikan sesumbar untuk tetap konsisten mempertahankan segmen mobilnya, semisal pabrikan supercar yang enggan latah membuat model SUV. Tapi pada akhirnya semua luluh dan tidak berdaya menghadapi badai SUV-isasi ini. Alhasil, kini kita jumpai model Super SUV, seperti Lamborghini Urus, Bentley Bentayga, Rolls-Royce Cullinant, Porsche Cayenne dan santer kabarnya Ferrari pun sedang menyiapkan Super SUV-nya.

Toyota Corolla Cross - Tampak Depan Samping
Toyota Corolla Cross – Tampak Depan Samping

Baca juga:
Beda SUV dan Crossover, Ini Penjelasan Detailnya
Apakah Sistem Penggerak 4WD dan AWD Sama? Ini Jawabannya!

Raksasa otomotif Jepang yang merupakan penjual mobil terbanyak di dunia tak mau ketinggalan mengikuti arus SUV-isasi ini. Bahkan sepertinya Toyota ingin menciptakan arus badai SUV-isasi baru yang ekstrim dengan memunculkan versi Crossover dari model-model sedan globalnya yang telah terkenal.

Jika sebelumnya kita saksikan model semi SUV dari hatchback, seperti Yaris  Heykers dan Honda WR-V, kini pabrikan makin ekstrim dengan membuat model yang benar-benar berbeda hingga menghilangkan heritage sedan legendaris mereka. Apa yang terjadi pada Corolla Cross dan Yaris Cross adalah buah dari inovasi ini. Dari desainnya yang berbasis TNGA, kita melihat Crossover tersebut lebih dekat ke Toyota RAV4 ketimbang model sedannya.

Bukan tanpa alasan, tren SUV-sasi ini disebabkan minat yang tinggi pada segmen SUV yang terus meningkat. Sebaliknya segmen sedan makin kurang diminati karena terbatasannya dalam hal daya jelajah, serta akomodasi penumpang dan barang. Sedangkan SUV memenuhi semua kebutuhan itu dengan berlimpah, namun tidak menghilangkan pretise akan tampilan mobil yang sedap dipandang, bahkan SUV kini memberi kebanggaan yang lebih berkat tampilan gagah.

Bisa jadi akan ada model Toyota Camry Cross, Crown Cross, atau jangan-jangan menular ke pabrikan lain semisal hadirnya versi Cross dari Honda Civic, City dan Accord. Who knows? Jangan-jangan model-model Crossover dari sedan yang kita kenal telah ada dalam kotak rencana para CarMaker tersebut.

Bagaimana menurut teman-teman mengenai fenomena ini? Sampaikan pendapat kalian di kolom komentar! Whether you like it or not, atau bahkan You’ll love this phenomenon.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Tulis Komentar