Akibat Merokok di Mobil, Toyota Agya Ludes Terbakar

CaruserMagz.com – Merokok memang aktifitas berbahaya, sudah jelas membahayakan kesehatan perokok dan orang lain di sekitarnya yang terpapar asap rokok. Namun ternyata merokok juga mengandung risiko yang lebih mengerikan, yaitu kebakaran. Tidak sedikit kasus kebakaran besar yang terjadi karena rokok. Misalnya pabrik ludes karena karyawan yang merokok di gudang, atau sering juga terjadi pada mobil.

 
Kali ini nasib nahas terjadi pada Deni (19), pemilik Toyota Agya bernomor polisi BN 1973 PB di Pulau Bangka, karena kebiasaannya merokok di dalam mobil. Tepatnya terjadi di SPBU 24.331.152 Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, pada pukul 15:30 Sore, Rabu 12 Desember 2018.

 
Deni tetap menyalakan rokoknya saat mengisi bensin di SPBU. Pengendara Toyota Agya tersebut sempat ditegur warga yang berada di dekatnya agar tidak merokok, namun belum sempat mematikan rokoknya, tiba-tiba api sudah langsung menyambar bagian dalam mobil.

 
Api tersebut langsung membakar semua bagian interior, termasuk pemiliknya yang masih berada di dalam mobil. Kabin mobil tersebut ludes dilalap api, plastik-plastik interior seperti dashboard dan doortrim meleleh dan seluruh cat mobil mengelupas. Sedangkan Deni kritis karena mengalami luka bakar hingga 60%.

 
Warga terpaksa memecahkan kaca mobil untuk menyelamatkan pengemudi Toyota Agya tersebut. Hardianto, warga yang menegur agar Deni mematikan rokok juga terkena hawa panas dan mengalami luka bakar pada wajah, karena berada di dekat mobil itu.

 

Korban luka bakar - Toyota Agya terbakar di SPBU - lubuk Besar Bangka
Korban luka bakar – Toyota Agya terbakar di SPBU – Lubuk Besar Bangka

Baca juga: Bahaya Merokok di dalam Mobil, ini Akibat-akibat yang Mengerikan!

 
Atas kejadian tersebut, Kapolsek Lubuk Besar, Ipda Bayumi menghimbau agar warga mematuhi aturan saat berada di area SPBU. Khususnya saat mengisi bahan bakar kendaraan.

 
Himbauan kepada warga yang mengisi bbm di SPBU, agar mematuhi aturan saat mengisi (bbm), mesin harus dalam keadaan mati, tidak boleh main hp, apalagi menyalakan rokok, supaya tidak terjadi kejadian seperti ini lagi,” himbau Ipda Bayumi.

 
Maka sebaiknya jangan anggap remeh semua aturan di SPBU jika tidak ingin mengalami nasib yang sama dengan pengendara Agya tersebut. Sebaiknya memang menghilangkan kebiasaan merokok dalam mobil, karena itu juga sangat berbahaya bagi penumpang lain dari segi kesehatan, dan faktor lupa mematikan rokok saat mengisi bbm lebih berbahaya.

 

Sumber: Bangka Pos – Tribunnews

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar