New Hyundai i20, Usaha Memperbaiki Kekurangan Generasi Sebelumnya

CaruserMagz.com – Hyundai i20 di pasar Indonesia mungkin kurang begitu sukses. Bahkan bisa kalah telak dari saudara sepupunya sendiri, KIA Rio. Dari sisi desain memang harus diakui KIA Rio lebih atraktif bagi konsumen otomotif tanah air, hal itu terbukti dengan melejitnya Rio menjadi mobil KIA terlaris di Indonesia, sedangkan Hyundai i20 kurang begitu diminati.

 

Hyundai Mobil Indonesia kemudian memilih untuk fokus pada penjualan Grand Avega, dan menghentikan penjualan i20 yang sebetulnya bagi mereka paham mobil, varian bermesin diesel sangat layak untuk diacungi dua jempol dalam hal performa dan konsumsi BBM.

 

Namun mobil itu juga yang tidak berhasil karena masyarakat Indonesia saat itu belum paham mengenai keberadaan mobil compact, tapi bermesin diesel. Selain itu, keharusan menggunakan BBM diesel non-subsidi menjadi penghalang kedua yang membuat orang ragu.

 

Seiring berjalannya waktu, pada gelaran GIIAS 2016 lalu, Hyundai Indonesia memboyong kembali hatchback ini, dengan segudang pembaharuan yang menarik. Dilabeli sebagai All New Hyundai i20, parasnya kemudian berubah jauh dari sebelumnya, dan menjadi lebih modern.

 

Dari sisi desain wajah, lampu depan dibuat seolah menjadi satu dengan grill tipis di atas bumper atau sering juga disebut headlamp yang terintegrasi dengan grill. Grill utamanya disatukan dengan bumper dan berukuran cukup besar, dengan berhias bingkai berbahan chrome.

 

Di sisi samping, garis desainnya terlihat tegas dan menimbulkan karakter mobil yang sporty. Pada pillar C dibuat berwarna hitam seperti sedang menjadi tren, sayangnya bagian tersebut berbahan plastik keras, bukan kaca layaknya Toyota Yaris dan Fortuner. Di bagian belakang, Anda akan suka dengan desain lampu rem yang modern. Hyundai menyebutnya sebagai Clear Strips Lights.

 

Interior Hyundai i20 - Desain Kursi Semi Bucket
Kabin Hyundai New i20 yang Lapang dengan Desain Kursi Semi-bucket
Di bagian kabin, konsumen akan diberikan kabin yang minimalis namun modern. Desain minimalis ini membuat kabin terasa luas, dan panel instrumen bisa dengan mudah dimengerti oleh pengemudi. Jok depannya terlihat sporty berkat desain model semi bucket. Yang disayangkan adalah pengaturan kedua jok depan masih manual.

 

Sementara itu di lingkar kemudi terlihat Hyundai ingin agar tangan pengendaranya fokus di setir. Ini dibuktikan dengan hadirnya pengendali audio di setir (steering audio control). Fitur di dalamnya juga terbilang lengkap. Tercatat ada layar multimedia dengan layar sentuh di dashboard, soket listrik 12 volt, juga tempat menyimpan kacamata di bagian plafon. Sayangnya, pengaturan AC masih konvensional dengan mengandalkan kenop.

 

Dashboard Hyundai i20 - 2016
Dashboard dan Setir Hyundai New i20 – 2016

 

Di balik kap mesinnya, mobil ini dibekali dengan mesin 4-silinder berkapasitas 1,4 liter. Tenaganya mencapai 100 ps, sebuah angka yang sangat masuk akal untuk sebuah mobil yang digunakan sehari-hari. Sedangkan penerus daya, i20 dibekali dengan opsi transmisi 4-speed otomatis dengan teknologi ECT, atau 5 speed manual.

 

Hyundai menjual mobil ini dengan harga Rp 249 juta untuk varian bertransmisi manual, dan Rp 263 juta untuk i20 bertransmisi otomatis. Keduanya adalah harga On The Road wilayah DKI Jakarta. Tidak ada mesin diesel? Hyundai sepertinya masih trauma dengan masa lalunya.

 

Bagi anda yang faham dengan kualitas, kehandalan dan kenyamanan mobil-mobil Hyundai dan KIA, anda akan tertarik meminang compact hatchback elegan yang beraroma mobil Eropa ini. Karena Hyundai i20 dirancang oleh tim desainer kawakan yang dulunya adalah orang-orang terbaik di brand ternama seperti Audi, BMW, Volkswagen dan lain sebagainya.

 
Salam Otomotif!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Profile Photo - Yayan Abdhi - Carusermagz

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar