Toyota Etios Valco Akhirnya Benar-benar Disuntik Mati

CaruserMagz.com – Toyota Etios Valco pernah diisukan akan dihentikan produksinya pada akhir tahun 2016. Namun kemudian hal itu dianggap hoax setelah ada klarifikasi dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), bahwa Citycar tersebut akan tetap dijual di Indonesia.

 
Namun akhirnya waktu menjawab bahwa itu bukan sekedar rumor. Terungkap kabar yang lebih mutakhir, bahwa produksi Etios Valco sebenarnya sudah dihentikan oleh TMMIM pada Oktober 2017.

 
Kabar tersebut dibenarkan oleh Teguh Trihono, selaku General Manager of External Affairs Division TMMIN. Dia mengakui bahwa pihak TMMIN sudah memutuskan untuk stop produksi Etios Valco.

 
“Iya betul, produksi Etios di TMMIN sudah selesai pada Oktober 2017 lalu,” ungkap Teguh.

 
City car Toyota ini tercatat hanya sekitar 4 tahun diproduksi di Indonesia, tepatnya di fasilitas kedua milik TMMIN Karawang, Jawa Barat. Sama seperti isu yang beredar sebelumnya, sebab berhentinya produksi Etios adalah karena kinerja penjualan yang terus menukik tajam.

 
Data penjualan wholesales Etios yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan awalnya mobil ini cukup diminati konsumen Indonesia. Namun makin kesini, makin ditinggalkan.

 
Pada awal kehadirannya di tahun 2013, Toyota Etios Valco terjual sebanyak 12.747 unit, lalu turun ke angka 10.041 unit pada 2014. Tahun 2015 turun lagi ke 5.633 unit. Pada 2016 berkurang hingga 3.444 unit. Setelah isu stop produksi pada tahun 2016, penjualan Etios makin terjun bebas hingga hanya terjual 665 unit pada 2017. Total penjualan dari awal hingga akhir 2017 adalah 32.530 unit.

 
Toyota sepertinya tidak begitu serius mengembangkan segmen citycar non-LCGC di Indonesia. Etios Valco tidak mendapat update signifikan, bahkan desainnya nampak ketinggalan dari sejak kehadirannya hingga tutup usia. Toyota juga tidak menyediakan varian matic, padahal untuk citycar, mobil matic sangat penting. Mengingat mobil ini kebanyakan digunakan di kota dengan tingkat kemacetan tinggi.

 
Di sisi lain, kompetitor berinovasi lebih cepat, dalam hal fitur, desain dan varian. Pemenang di segmen ini adalah Honda Brio, karena desainnya lebih cocok dengan selera orang Indonesia. Nissan March dan Kia Picanto juga menunjukkan tren yang lebih baik dari Etios Valco.

 
Karena sudah tidak produksi sejak Oktober 2017, hingga Januari 2018 total stok di diler tinggal puluhan unit saja. Hal tersebut diperkuat pernyataan dari Fransiscus Soerjopranoto, selaku Excecutive General Manager of Toyota Astra Motor (TAM).

 
“Saat ini stoknya hanya tinggal 30-an unit,” ujar Soerjopranoto. Dia memperkirakan stok tersebut akan habis terjual dalam waktu sebulan ke depan.

 
Baca juga: Toyota Suntik Mati Etios Valco karena Kurang Laku

 
Cukup disayangkan Toyota tidak ambil bagian dalam segmen citycar non-LCGC ini. Harusnya tim desain Toyota mengambil peluang untuk menghadirkan Etios Valco generasi baru untuk tetap bersaing dengan Honda Brio, Nissan March dan Mitsubishi Mirage. Misalnya menjadikan Etios generasi kedua sebagai kembaran Daihatsu Sirion yang sudah ada generasi baru.

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

One thought on “Toyota Etios Valco Akhirnya Benar-benar Disuntik Mati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *