Walau Anda Super Kaya, Belum Tentu Bisa Beli Mobil Ferrari!

CaruserMagz.com – Jika sobat berfikir bahwa asal ada uang dollar segudang, akan mudah membeli seekor Ferrari yang termahal sekalipun, maka sobat salah besar! Membeli mobil Ferrari tidak sama dengan membeli mobil brand lainnya.

 

Bayangkan, bahkan untuk membuang uang puluhan milyar rupiah agar mendapatkan sebuah supercar Ferrari, sang pembeli harus bersusah payah dan mungkin harus sedikit mengemis pada sang produsen mobil eksotis asal Italia tersebut.

 

Adalah Enrico Galliera, yang mendapat julukan “Dr No” atau “Doktor Tidak!”. Karena lelaki yang menjabat Ferrari Chief Marketing and Commercial Officer tersebut adalah orang yang menyampaikan berita buruk dengan kata ‘Tidak!’ pada orang-orang kaya peminat mobil Ferrari.

 

Galliera adalah orang yang memutuskan siapa yang boleh dan tidak boleh membeli mobil Ferrari. Namun Dia lebih banyak menolak proposal pembelian ketimbang menyetujuinya. Walau calon pembeli tersebut adalah orang-orang yang sangat kaya.
“Bagian paling sulit dari pekerjaan saya adalah mengatakan tidak,” kata Galliera sambil tertawa.

 

Boss Ferrari tersebut mungkin terkesan sombong, namun itu harus dia lakukan sebagai kesehariannya. Hal itu terjadi karena permintaan terhadap mobil Ferrari jauh melebihi kemampuan produksi dari pabrikan Italia tersebut.

 

“Kami memiliki permintaan yang jauh lebih tinggi daripada ketersediaan. Jadi, yang kami lakukan adalah mengidentifikasi kriteria yang menguntungkan pelanggan yang baik. Mobil edisi terbatas kami anggap sebagai hadiah untuk pelanggan terbaik kami.” Ujar Galliera.

 

Dia mengatakan bahwa terkadang tekanan dari beberapa calon pembeli bisa ekstrem. Peminat tersebut memaksa dengan berbagai argumentasi, bahwa mereka adalah orang super kaya bahkan raja.

 

“Pada awalnya Anda menerima aplikasi dari orang-orang yang tidak pantas mendapatkannya, mereka hanya punya uang. Mereka mengatakan ‘Saya adalah raja dari ini dan itu, jadi saya pantas mendapatkan mobilnya’. Saya bilang, Ya, tapi Anda bukan pelanggan Ferrari.” Jelas Boss Penjualan Ferrari tersebut.

 

Menurutnya, itu adalah pekerjaan yang harus dia lakukan sehari-hari, itu menjadi mudah jika itu adalah pelanggan yang baik dan mau mengerti. Misalnya untuk mobil Limited Edition yang hanya dibuat 200 unit, hanya ditawarkan pada 200 pelanggan terbaik, dan pelanggan yang baik namun tidak termasuk 200 teratas kebanyakan bisa mengerti.

 

Namun beberapa dari mereka yang tidak terbiasa mendengar kata ‘tidak’. Hal yang tidak menyenangkan bagi Galliera adalah ketika harus bertemu dengan orang-orang yang keras kepala tersebut di suatu acara.

 

“Bagian yang paling sulit dari pekerjaan saya adalah ketika saya bergabung dalam sebuah acara dan orang itu ada di sana, dan dia menjadi orang yang sulit, dia mengunci saya dan terus bertanya dan bertanya.” Ujarnya.

 

Hal yang menyakitkan adalah Boss Ferrari tersebut melarang karyawannya untuk membeli Mobil Ferrari. Ini unik, karena pabrikan lain justru menyarankan karyawannya hanya membeli mobil buatan perusahaan tempat mereka bekerja.

 

Lagi-lagi itu karena membludaknya permintaan Ferrari dari para multi-billioner dunia, sehingga pelanggan menjadi prioritas utama, dan karyawan Ferrari sendiri harus bersabar.

 

“Dengan produksi yang terbatas, dan pelanggan menunggu sangat lama untuk mendapatkan mobil mereka, itu tidak baik jika mobil (Ferrari) diperuntukkan bagi karyawan,” Tegas Galliera.

 

Namun ada yang mendapat pengecualian, satu-satunya profesi karyawan Ferrari yang disetujui oleh Enrico Galliera untuk membeli mobil Ferrari adalah Pembalap Formula-1 dari Team Ferrari.

 

Jadi jangan sombong bahwa sobat akan membeli mobil Ferrari limited edition! jika belum masuk daftar pelanggan elit Ferrari. Karena ternyata boss Ferrari tersebut jauh lebih sombong. Dia akan mengatakan “Anda Siapa?” walau sobat membawa uang 5 truk!

 

Salam Uediaaan!

 

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

One thought on “Walau Anda Super Kaya, Belum Tentu Bisa Beli Mobil Ferrari!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *