Pilih Suzuki Ignis Manual atau Matic AGS? Ini Curhat Para Pemilik Ignis

CaruserMagz.com – Sobat yang menemukan artikel ini kemungkinan besar lagi naksir berat sama Suzuki Ignis dan sedang menimbang-nimbang, mau beli varian apa, pilih yang manual atau matic yah? emmm.. emang ada Ignis matic gitu?

 

Pada Suzuki Ignis di Indonesia sebenarnya tidak ada pilihan varian yang murni bertransmisi otomatis, semua varian yang ada dapat dibilang bertransmisi manual, hanya saja pilihannya yang manual dengan kopling atau manual tanpa pedal kopling. Naaah.. bikin bingung kan!

 

Transmisi matic Ignis disebut AGS atau Auto-Gear-Shift, yang sebenarnya adalah transmisi manual konvensional yang dimodifikasi hingga tak memerlukan pedal kopling, karena fungsi kopling digantikan oleh komputer yang disebut Transmision Control Modul (TCM), lebih jelasnya mengenai AGS, dapat sobat baca disini: Pengertian dan Cara Kerja Transmisi AGS pada Ignis.

 

Ternyata oh ternyata.. para pemilik Ignis punya cerita.. mereka yang sudah melakukan test drive sebelum jadi meminang si imut ganteng Ignis ini, juga yang sudah membeli salah ssatu dari kedua varian baik yang manual maupun AGS, sedikit berbagi pendapat mereka tentang yang mana yang lebih mereka sukai, AGS atau manual biasa.

 
 

Apa kata pemilik Suzuki Ignis?

 

Saat kami share artikel mengenai keunikan transmisi AGS di group fans page Ignity, banyak dikomentari oleh para pemilik Ignis. Ternyata rata-rata mereka lebih menyukai Ignis bertransmisi manual biasa, khususnya yang cowok-cowok.

 

Menurut mereka, transmisi AGS pada Ignis kurang responsif atau bahasa gaulnya ‘lemot’.  Apalagi saat di jalan yang bergelombang alias banyak tanjakan. Bahkan ada pemilik Suzuki Ignis yang sudah memiliki varian dengan transmisi AGS mengungkapkan bahwa dia agak menyesal memilik AGS.

 

“Agak sedikit nyesel sih ambil yang AGS, tapi mungkin butuh pembiasaan aja kali” ungkap salah satu pemilik Ignis di group Ignity.

 

Ada juga komentar seperti ini: “Munurut saya, kalau mau automatic, mending sekalian ke AT convensional yang masih pake 5 percepatan, power enak, gak ada lag.. responsive, dan sigap, apalagi kalau diajak nanjak.”

 

Pada intinya banyak pengguna Ignis bertransmisi AGS mengalami mobilnya seperti kehabisan tenaga saat menggunakan mode otomatis pada transmisi AGS. Namun mungkin itu terjadi karena faktor masih baru menggunakan transmisi ini.

 
 

Bagaimana jika sudah terlanjur beli yang AGS?

 

Beberapa pengguna Ignis AGS, sudah mendapatkan trik untuk kondisi jalan banyak tanjakan. Menurut mereka, disarankan menggunakan mode manual saat harus melahap tanjakan, kemudian jika tanjakan cukup curam, gunakan gigi 1. Dengan demikian, mobil tidak kehilangan tenaga.

 

Transmisi AGS memang banyak dikeluhkan kurang responsif, hal ini juga terjadi pada pengguna Karimun Wagon-R yang merupakan mobil pertama menggunakan AGS. Namun sebenarnya fitur berpindah ke mode manual merupakan solusi dari kekurangan mode D (otomatis) tersebut.

 

Bagi sobat yang tetap merasa perlu dengan transmisi otomatis karena kondisi jalan di perkotaan yang kian macet, tentu tetap akan memilih Ignis dengan transmisi AGS. Karena kaki kiri pengemudi tidak perlu sibuk menekan pedal kopling di kondisi stop and go.

 

Bagi sobat wanita, tentu transmisi AGS akan lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari di dalam kota, semisal mengantar anak sekolah dan lain sebagainya. Namun bagi mereka suka berkendara agak agresif, khususnya cowok-cowok yang banyak menggunakan Ignis untuk perjalanan di luar kota, tentu transmisi manual akan lebih menarik.

 
 

The point is …

 

Jadi kembali ke kebutuhan dan siapa yang akan lebih banyak menggunakan mobil. Transmisi manual nyaman untuk berkendara di jalur yang lancar, seperti luar kota, tapi tidak nyaman untuk kondisi perkotaan yang macet. Sedangkan AGS sebaliknya tidak nyaman untuk kondisi di luar kota yang butuh tenaga mobil yang responsif.

 

Cukup disayangkan sebenarnya, karena Ignis ini punya judul SUV, namun tidak disediakan varian bertransmisi otomatis murni seperti AT atau CVT. Padahal Ignis yang dijual di Eropa juga disediakan dengan transmisi CVT. Semoga kedepan Suzuki akan menyediakan Ignis dengan transmisi otomatis sesungguhnya.

 

Salam Otomotif!

 

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

One thought on “Pilih Suzuki Ignis Manual atau Matic AGS? Ini Curhat Para Pemilik Ignis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *