Model Renault Kwid Untuk Tantang LCGC

CaruserMagz.com – Renault dengan percaya diri menghadirkan produk baru di di segmen city car pada Oktober 2016 lalu. Mobil itu diberi nama Kwid dan hanya hadir dengan menggunakan transmisi manual. Tidak hanya sampai disitu, Renault juga berencana menghadirkan Kwid dengan menggunakan transmisi matik di pasar otomotif tanah air.

 

Renauld Kwid yang dijual dengan harga terjangkau diharapkan akan dapat bersaing dengan produk Low Cost Green Car (LCGC) yang dimiliki Toyota, Daihatsu dan Honda. Renault berani menetapkan hal itu karena benderol Kwid yang dijual di kisaran Rp 117 jutaan.

 

Hadirnya Kwid dengan kisaran harga yang rendah tentunya mempertaruhkan image brand mobil asal Prancis di Indonesia. Meski aslinya Renault memang bukan merek mahal, namun di mata masyarakat Indonesia, merek Eropa pasti premium dan mahal. Namun Renault Indonesia yakin Kwid memiliki value yang baik bagi penumpang, dengan beragam kemampuan dan fitur yang dimilikinya.

 

Kwid dibekali jantung mekanis berkonfigurasi 3-silinder 1.0-liter 12-valve. Mesin ini bertenaga 67 hp/5.500 rpm dan torsi 91 Nm/4.250 rpm. Dikombinasikan dengan transmisi manual 5-percepatan, Kwid digadang mampu menghasilkan konsumsi bahan bakar paling efisien di kelasnya.

 

Di bagian kaki SUV mungil ini menganut suspensi independen. Suspensi depan berbekal model MacPherson strut, sementara di belakang Kwid dibekali twist beam dengan per keong. Untuk menghentikan lajunya, rem depan dibekali cakram seperti kebanyakan mobil saat ini, sedangkan di belakang menggunakan teromol.

 

Mobil ini Renault diimpor secara utuh dari India ini memiliki postur jangkung berkat ground clearance setinggi 180 mm. Hal ini membuat Kwid cocok untuk kondisi jalan di tanah air tidak bisa dibilang mulus. Velg yang digunakan berukuran 13-inci dengan ban 155/80, dan sayangnya, velg ini terbuat dari material baja, atau lebih dikenal sebagai velg kaleng.

 

Di kabin, fiturnya terbilang lumayan lengkap. Kwid dilengkapi headunit touchscreen MediaNAV 7-inci, dengan koneksi bluetooth, bisa menampilkan sistem navigasi, USB, aux-in port, dan iPod. Sistem electric power steering membuat pergerakan kemudi ringan, dan di lingkar kemudinya sudah ada airbag.

 

 

Saat diluncurkan Kwid bertransmisi manual Oktober silam, Renault Indonesia mematok target penjualan Kwid dapat mencapai 1.000 unit. Lantas bagaimana dengan kehadiran mobil ini menggunakan transmisi matik? Nampaknya patut di tunggu.

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *