Kelebihan Nitrogen untuk Ban dibanding Udara Biasa

CaruserMagz.com – Penggunaan gas Nitrogen untuk ban baik mobil maupun motor sudah cukup marak. Sekarang sudah mudah kita jumpai pom bensin, bengkel atau depot ban yang menyediakan nitrogen untuk mengisi tekanan ban kendaraan.

 

Memang harganya lebih mahal dibanding mengisi ban dengan udara biasa dari kompresor udara, namun ternyata mamfaatnya jauh lebih baik. Bahkan mengisi ban dengan udara biasa mempunyai beberapa kelemahan atau efek negatif pada ban.

 

Apa saja mamfaat nitrogen bagi ban kendaraan sobat? mari kita simak satu persatu:

 

1. Gas Nitrogen Lebih Kering

 

Karena gas nitrogen sudah dipisah dari kandungan udara lainnya, maka dia bersifat lebih kering, atau mengandung sangat sedikit kandungan air (H2O). Sedangkan kandungan air di udara yang berada di dalam ban bisa berakibat buruk, seperti membuat bagian dalam ban cepat rusak dan volumenya sangat terpengaruh oleh temperatur hingga kurang stabil.

 

2. Nitrogen Bersifat Inert (Tidak Bereaksi)

 

Nitrogen merupakan kandungan gas terbesar (sekitar 70%) dari kandungan udara bebas. gas ini bersifat inert atau tidak mudah bereaksi dengan gas maupun zat lainnya. Sehingga dia tidak akan mendegradari bahan ban di bagian dalam.

 

Sedangkan udara biasa juga mengandung oksigen, kandungan uap air dan gas-gas lainnya sesuai kondisi lingkungan sekitar, dimana udara tersebut diambil. Gas Oksigen bersifat oksidator yang dalam waktu lama akan mengurangi kualitas bagian dalam ban.

 

4. Tekanan Ban jadi Lebih Stabil

 

Karena ukuran molekul gas nitrogen lebih besar dan kandungan gas yang ada di dalam ban hanya satu jenis gas (homogen), maka tekanan ban akan lebih stabil dan tahan lama. Sifat gas nitrogen yang stabil juga menyebabkannya tidak mudah memuai saat panas atau mengembun saat dingin, sehingga volumenya tidak berkurang atau bertambah dengan rentang perubahan temperatur yang cukup luas.

 

4. Membuat Ban Lebih Awet

 

Karena Nitrogen bersifat lebih kering, inert dan membuat ban jadi lebih stabil, akan menyebabkan usia pemakaian ban lebih lama dibanding jika ban diisi udara biasa. Jika tidak ada kejadian luar biasa pada ban tersebut, Nitrogen akan berkontribusi menjaga kondisi ban khususnya di bagian dalam dari degradasi.

 

5. Membantu Konsumsi bbm yang Lebih Irit

 

Dengan pengukuran tekanan ban yang lebih akurat dari alat pengisian gas nitrogen dan tekanan ban yang lebih stabil, akan berkontribusi pada konsumsi bahan bakar yang lebih hemat. Karena jika tekanan ban timpang, akan berakibat buruk pada pengendalian mobil dan konsumsi bbm.

 

 

Itulah beberapa keuntungan menggunakan nitrogen untuk mengisi tekanan ban, dibanding menggunakan udara biasa. Sebaiknya sobat pengguna mobil juga mengecek tekanan ban secara berkala, tidak harus menunggu ban terasa timpang. Jika perlu, ganti nitrogen juga secara berkala walau tidak terasa ada masalah, demi melakukan tindakan pencegahan dari masalah secara dini.

 

Salam Otomotif!

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

One thought on “Kelebihan Nitrogen untuk Ban dibanding Udara Biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *