Formula 1 akan dijual ke Perusahaan Amerika Liberty Media, senilai 8,4 Milyar Dollar

CaruserMagz.com – Dilansir  oleh berbagai media internasional seperti bbc, the guardian dan lain-lain,  bahwa media otomotif Jerman, Auto Motor und Sport, mendapat pengakuan eksklusif dari CEO Formula 1, Bernie Ecclestone, pada gelaran F1 GP Italia di Monza, bahwa CVC Capital Partners sebagai pemilik mayoritas (35.5%) saham F1 sedang dalam proses lanjutan untuk menjual Formula 1 ke Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat, Liberty Media Corporation.
Mayoritas Saham Kepemilikan F1 akan dijual ke Liberty Media
Nilai penjualan yang dikabarkan adalah sebesar 8,4 Milyar Dollar AS, atau sekitar 110,04 Triliun Rupiah ($1 = Rp.13.100). Keterangan dari Ecclestone, jika transaksi tersebut behasil, Liberty Media akan melakukan pembayan dalam dua tahap. Tahap pertama akan dilakukan dalam Bulan September 2016 ini juga.
Namun Liberty Media tidak sendiri dalam perebutan kepemilikan F1 ini. Beberapa pihak lain juga memberikan penawaran antara lain Qatar Sports Investments dan Stephen Ross, pemilik tim sepak bola Miami Dolphins Amerika. Karena prosesnya belum final, masih ada peluang F1 jatuh ke tangan pihak lain tersebut.
Kondisi terakhir, pemegang saham terbesar Formula 1 adalah CVC Capital Partners sebanyak 35,5%, US Fund Manager Waddell and Reed memegang 20,9% saham. Ecclestone menguasai 5,3%, dan Bambino Trust memegang 8,5% lain.

 

Isu yang beredar, penyebab dijualnya saham F1 yang dimiliki oleh CVC Partners adalah turunnya rating F1 di penyiaran TV. Hal itu dinilai karena balapan F1 menjadi kurang menarik bagi pemirsa, karena dominasi team Mercedes dan RedBulls yang menyebabkan balapan menjadi terlalu mudah di prediksi.
Jika transaksi Liberty Media ini terjadi, diperkirakan Perusahaan Amerika tersebut akan memiliki 10 hingga 15% saham F1. Namun ini hanya awal, karena Liberty menginginkan F1 100% menjadi miliknya. Dengan rencana tersebut, akan membuat F1 terdaftar di bursa efek New York (NY Stock Exchange).
Isu selanjutnya jika transaksi ini berhasil adalah hengkangnya Bernie Ecclestone dari kursi CEO Formula 1, dengan kepemilikan 5,3% saham senilai 400 Juta Dollar (5,24 Triliun Rupiah). Posisinya kemungkinan besar akan digantikan oleh Chase Carey, Executive Vice-Chairman dari Fox Media.
Kepala tim Mercedes Toto Wolff memberikan pernyataannya terkait isu penjualan F1 ini: “Jika ada investor yang ingin membeli saham F1, hal itu adalah berita baik untuk Formula 1. Mungkin itu adalah kabar baik bahwa perusahaan media Amerika membeli Formula Satu. Ada hal-hal yang dapat kita pelajari dari cara Amerika, terutama di area digital.
Salam AutoSport!

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai kesehariannya yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *