Lagi! Honda Recall 1,6 Juta Mobil di Amerika Terkait Airbag Takata

CaruserMagz.com – Honda Amerika masih berkutat dengan recall mobilnya terkait masalah airbag Takata. Sebagaimana diberitakan Ney York Post pada Jumat, 28 Juni 2019, Honda telah mengumumkan kampanye recall atau penarikan kembali mobilnya sebanyak 1,6 juta unit.

 
Hingga pertengahan 2019 ini, Honda menyatakan dalam pengumumannya total 12,9 juta unit kendaraan harus diganti airbagnya, dengan total jumlah airbag sebanyak 22,6 juta.

 
Kasus meledaknya airbag Takata telah membunuh total 24 orang di seluruh dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka dari luka ringan hingga sangat parah. Celakanya, Honda adalah brand yang mobilnya paling banyak terlibat dengan kecelakaan tersebut.

 
Pada recall tahap awal, mobil Honda keluaran tahun 2003 hingga 2015 mendapat penggantian airbag dari brand Takata juga yang diproduksi hingga akhir Januari 2017. Kemudian mobil-mobil tersebut akan direcall untuk kedua kalinya, untuk penggantian inflator airbag dari brand lain.

 
Daftar mobil Honda dan Acura yang direcall tersebut antara lain meliputi: Accord 2001-2012, Crosstour 2010-2015, Civic 2001-2011, CR-V 2002-2011, CR-Z 2011-2015, Element 2003-2011, Fit (Jazz) 2007-2014, Insight 2010-2014, Odyssey 2002-2004, Pilot 2003-2015 dan Ridgeline 2006-2014. Acura CL 2003 3.2, ILX 2013, MDX 2003-2006, RDX 2015, RL 2005-2012, TL 2002-2003 3.2, TL 2009-2014, TSX 2009-2014, dan ZDX 2010-2013.

 
Baca juga:
Mengapa Airbag Takata Berbahaya? Ini Penjelasannya
Empat Orang Malaysia Menjadi Korban Tewas akibat Airbag Maut Takata
Cek Mobil Nissan-mu, Jangan Remehkan Recall Airbag!

 
Airbag Takata telah menjadi momok menakutkan sejak kecelakaan pertama yang merengut nyawa penggunanya pada tahun 2003. Hal itu disebabkan inovasi kebablasan yang dilakukan Takata demi menghemat ongkos produksi, yaitu menggunakan bahan kimia Amonium Nitrat sebagai pemicu ledakan inflator airbag.

 
Amonium Nitrat lebih murah dari Tetrazole (CH2N4) yang sebelumnya lazim digunakan produsen Airbag. Seiring waktu dan peruahan suhu serta kelembaban, Amonium Nitrat berubah menjadi lebih eksplosif hingga menghancurkan tabung inflator yang berbahan logam. Alhasil, airbag jadi seperti granat yang menghamburkan serpihan logam ke arah pengemudi dan penumpang jika airbag Takata terpicu aktif.

 
Sehingga banyak kejadian airbag Takata meledak berlebihan yang hingga menyebabkan kematian dengan kondisi tragis, pada kasus tabrakan yang tidak signifikan dan seharusnya penumpangnya tidak cidera karena benturan yang kecil. Bahkan ada seorang montir di Amerika yang kehilangan nyawa saat sedang memperbaiki Honda Accord.(YAB)

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Loading...

Yayan Abdhi

Simply an Automotive Enthusiast who loves to express everything by texting.  Karyawan swasta yang menjadikan menulis sebagai hobby dan keseharian.  Semoga blog ini banyak membantu netizen yang membutuhkan informasi seputar otomotif.

Tulis Komentar