Kelebihan Kekurangan Mitsubishi Xpander, Review Detail Expander!

CaruserMagz.com – Bagi peminat low MPV dari Mitsubishi yang diisukan bernama Expander dan belakangan terungkap ternyata namanya XPANDER, tentu sudah sangat ingin tahu apa saja kelebihan dan kekurangan MPV baru ini.

 
Kami ingin menyajikan poin-poin apa saja yang terdeteksi mengenai keunggulan dan kekurangan MPV pendatang baru dari Mitsubishi ini. Sebagai mobil low MPV tentu kita tidak bisa berharap mobil ini semewah dan secanggih mobil premium.

 
Namun melihat keseriusan Mitsubishi dalam membangun mobil ini, rasanya kelebihan mobil ini sangat worth dan value for money-nya tergolong yang tinggi. Karena fitur berlimpah, desain modern dan unik dan kelegaan kabin yang sangat generous untuk mobil keluarga.

 

KELEBIHAN XPANDER

MPV Bernuansa SUV : Tampilan eksterior gagah bahkan mirip Pajero Sport. Dalam hal style, ini adalah MPV termacho di kelasnya.

Desain Eksterior Menawan :  desain dynamic Shield yang unik dengan layout lampu tidak mainstream.

Interior Mewah: Interior mewah didukung desain dashboard yang terlihat modern, luas dan head unit 2DIN atau touch screen yang mewah.

Dimensi Terbesar di kelasnya : dimensi Expander paling besar di kelasnya, hingga lebih panjang 28,5 cm dan lebih lebar 9 cm dibanding Avanza. Lebih lengkap baca disini: Perbandingan Dimensi Xpander vs Para Kompetitor.

Kabin Lapang: Dengan dimensi yang paling besar, Expander punya kabin paling luas, bahkan kursi baris kedua bisa di-sliding ke samping.

Kursi Empuk dan Nyaman: Kursi berdesain semi-bucket, tebal dan empuk, tidak seperti MPV mainstream yang flat atau Mobilio yang tipis kursinya.

Seat Belt 3-Titik untuk semua Kursi – termasuk untuk penumpang tengah baris kedua yang seatbeltnya dapat ditarik dari atap.

Ground Clearance Tinggi: GC Xpander tertinggi di kelasnya, yaitu 205 mm, apalagi tidak ada benjolan gardan di bagian bawah, membuat daya jelajahnya lebih baik dari Avanza.

Suspensi Sport Mitsubishi: Stabil tapi Tetap nyaman, mengeras saat jalan rata, dan menjadi empuk di jalan tidak rata.

Mesin 1.5-Liter: Tenaga maksimum Xpander adalah 104 PS (77 kw) pada 6.000 rpm dan torsi besar hingga 141 Nm pada 4.000 rpm. Tenaga ini sama dengan Avanza, tapi lebih besar dari Ertiga.

Hemat bbm (karena FWD): Secara teoritis mobil FWD lebih hemat dari mobil RWD seperti Avanza, karena tidak ada power loss untuk penyaluran tenaga ke banyak komponen RWD.

Dual Airbags pada semua tipe: Tidak ada Xpander yang tidak memiliki Airbag, sehingga mobil ini tergolong aman.

Kunci Immobilizer pada semua Tipe : kunci anti maling ini sudah ada pada semua tipe.

AC Double Blower pada semua tipe : Tidak seperti Xenia dan Ertiga yang tidak dilengkapi AC double blower pada varian terendah.

Fitur Rem lengkap (kecuali varian terendah) : Fitur rem Expander sudah ada ABS+EBD+BA, sedangkan Avanza hanya ABS, Ertiga dan Mobilio hanya ABS+EBD.

Hill Start Assist Control (HSA / HAC) – Mencegah mobil mundur saat harus berhenti ditanjakan. fitur ini belum lazim di low MPV, tapi masih di mobil mewah seperti Honda HR-V, CR-V dan Toyota Sienta.

Velg Alloy 16 inci pada tipe Sport dan Ultimate: Sehingga tampilannya lebih gagah.

Fitur Bluetooth telephony Steering Swithch: Ada fitur pengaturan koneksi Bluetooth ke gadget pada tombol di palang setir.

Keyless Operating System – Varian Ultimate dan Sport sudah pake engine start stop button, Xpander terlihat mewah dengan fitur ini.

 

KEKURANGAN XPANDER

Penggerak Roda Depan (FWD) : Mindset orang Indonesia, FWD hanya cocok untuk mobil perkotaan. Namun ini hanya mindset, buktinya Honda BR-V cukup tangguh walau berpenggerak roda depan.

Varian tertinggi Mahal : Varian tertinggi akan lebih bersaing di kelas low SUV, sehingga tidak terjangkau oleh konsumen low MPV. Jadi bagi sobat yang cuma punya 200 jutaan, hanya bisa gigit jari melihat mewah dan gagahnya Xpander varian tertinggi.

Transmisi Otomatis 4-percepatan: Ini teknologi transmisi yang sudah agak ketinggalan, dimana sekarang mobil-mobil sudah banyak menggunakan transmisi otomatis 6-percepatan sehingga perpindahan gear terasa lebih halus, atau CVT yang lebih halus lagi seperti pada Honda Mobilio.

Tidak ada Varian Manual pada Tipe Tertinggi: Para pecinta mobil manual hanya bisa gigit jari, karena tidak ada Expander berpedal tiga pada tipe tertinggi.

Tidak ada Varian Matic pada Tipe Terendah: Bagi yang minat beli Xpander dengan budget harga termurah, tapi memerlukan varian bertransmisi matic, tidak bisa memiliki mobil ini, sebaiknya bersabar lebih lama untuk menabung agar bisa membeli tipe Exceed A/T.

Warna Interior Cerah – Semua varian Xpander punya warna interior dominan beige, kecuali tipe Sport yang full hitam. Sehingga perlu perawatan extra karena mudah terlihat kotor.

Jaringan Bengkel Resmi tidak seluas Toyota: Tentu Toyota sulit dikalahkan untuk urusan satu ini.

Demikian update sementara mengenai plus-minus Mitsubishi Expander, jika sobat ada informasi terbaru, silahkan disampaikan pada kolom komentar. Nanti kami tampung dan jika valid kami masukkan dalam artikel ini.

Salam Otomotif!

 

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.
Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

21 thoughts on “Kelebihan Kekurangan Mitsubishi Xpander, Review Detail Expander!

  • July 28, 2017 at 9:17 am
    Permalink

    Mantab review nya…dari sekian poin kelemahan, mungkin yang perlu saya jadikan pertimbangan adalah point transmisi otomatis 4 percepatan. Harus di coba dengan test drive.

    Reply
  • July 28, 2017 at 9:20 am
    Permalink

    Iya mas Hadi, sebaiknya test drive. Siapa tahu banyak improvement dari mitsubishi. Hanya saja, kalo mobil baru, biasanya belum ketauan masalah dan keluhan terkait transmisi.

    Reply
  • July 29, 2017 at 3:40 am
    Permalink

    maaf mas.. bukan maindset orang ind. tapi secara fisika, gaya dorong akan lebih baik dari gaya tarik, apalagi untuk mobil 7 seat.
    expander memang bukan pesaing toyota, tetapi pesaing honda dan suzuki sepertinya..(salam)

    Reply
  • July 29, 2017 at 3:44 am
    Permalink

    Masing2 punya kelebihan dan kekurangan. Tergantung pengennya yang mana, kalo masalah power buat segala medan kayanya memang lebih cocok RWD. tapi buat pengendalian dan kenyamanan, saya kira FWD lebih enak. Bener, sepertinya Expander akan menjadi lawan bagi mobilio dan ertiga.

    Reply
  • July 31, 2017 at 4:28 am
    Permalink

    Kalo udah kadung ngebet.. gak perlu lagi membandingkan dengan kompetitor yah mas Arif. Kalo gak cocok, kan tinggal dijual lagi, pasti banyak yang mau ambil.. hehe. Selamat menanti mobil barunya mas.. semoga puas.

    Reply
  • August 23, 2017 at 11:48 am
    Permalink

    klo pendapat saya maindset seh..,. karena menanjak atau pun melaju yang di butuhkan kendaraan itu adalah torsi dan power, dimana pun posisi pengeraknya selama torsi dan power'y tercapai tidak ada masalah… contohnya kereta api posisi lokomotif banyak'y di depan dan dia harus menarik lebih dari 6 gerbong, hasilnya kuat-kuat aja.,.,
    engineer yang design mobil pasti memilih kelebiahn yang paling banyak antara RWD dan FWD.

    Reply
  • August 24, 2017 at 5:17 am
    Permalink

    ia itu karena kereta api d buat untuk jalan lurus makanya gunung pun d belah. kalo jalanannya ngelibas tanjakan gunung kaga bisa. kalo menurut saya rwd d masukin barang 500kg d baris belakang jg jalan walaupun tanjakan.tapi kalo fwd bukan masalah mesinnya tapi daya cengkram ban depan yang kadang nyelip.

    Reply
  • August 24, 2017 at 6:09 am
    Permalink

    kalo expandernya awd dengan harga terendahnya bersaing dengan velos kemunkinan avanza akan tergeser

    Reply
  • August 24, 2017 at 6:09 am
    Permalink

    kalo menurut saya fwd expander bukan masalah mesin yang nggak kuat tapi cengraman bannya yang sering nyelip ketika bawa muatan lebih. jadi ada baiknya pihak expander membuat mesin agak lebih berat seperti crv.

    Reply
    • September 28, 2017 at 8:34 am
      Permalink

      Wktu saya liat dan TD di trans bdg, mesinnnya agak landai tanpa cover, mudah2an stabil dan ok grip ban depannya.

      Reply
      • October 28, 2017 at 3:57 am
        Permalink

        Sy jugha sdh indent Nich pak…..bagus g ya kira” XPAnDEr

        Reply
  • September 4, 2017 at 9:55 am
    Permalink

    Kenapa expander tarik depan kalau di tanjakan gak tarik

    Reply
  • Pingback: Booking Fee Rp. 5 Juta, Mitsubishi Xpander Sudah Dipesan 200an Unit di Palembang - CaruserMagz.com

  • September 30, 2017 at 5:54 am
    Permalink

    masing2 merek ada plus minus nya balik lagi konsumen yang di untungkan yah pak 🙂 btw kalo mau cari suzuki bisa hubungi saya hhehehe

    Reply
  • October 2, 2017 at 4:39 am
    Permalink

    excellent points altogether, you simply received brand new reader.

    Reply
  • October 4, 2017 at 3:16 am
    Permalink

    I went over this website and I conceive you have a lot of excellent information, saved to my bookmarks (:.

    Reply
  • November 6, 2017 at 3:07 pm
    Permalink

    Rencana mau beli mau buat rental travel.. spertinya masih banyak yang nyari..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *