Volkswagen Kena Denda 32 Juta Dollar karena Bikin Iklan Palsu di Korea Selatan

CaruserMagz.com – Lagi-lagi Volkswagen terkait skandal berkenaan dengan emisi. Kali ini pabrikan mobil asal Jerman tersebut didenda sebesar 32 Juta dollar Amerika Serikat, atau sekitar 428 Milyar Rupiah oleh pemerintah Korea Selatan, karena membuat iklan palsu tentang emisi mobil produknya.

 

Cover mesin Diesel VW TDI, yang terkait skandal software curang pada uji emisi
Pada iklan yang dituduh melakukan pembohongan publik tersebut, VW Korea mengklaim bahwa mobilnya telah memenuhi standar emisi Eropa yang ketat  sejak 2008 hingga 2015. Selain itu mobil diesel VW disebut sangat efisien dan ramah lingkungan.

 

Pemerintah Korea Selatan melalui Fair Trade Commission (FTC) langsung bereaksi pada iklan tersebut, karena seperti telah masif diketahui bahwa Volkswagen telah menggunakan software yang mencurangi hasil uji emisi dan sedang menghadapi banyak tuntutan hukum di berbagai negara. Klaim pada iklan tersebut tidak sesuai dengan fakta bahwa emisi kendaraan VW tidak memenuhi standar emisi yang seharusnya.

 

FTC menyatakan bahwa iklan palsu VW tersebut tidak hanya akan menyebabkan denda finansial, tetapi juga tuntutan pidana pada 5 petinggi VW di Korea. Investigasi dan geledah kantor VW akan dilakukan oleh pihak berwenang, bukan hanya Volkswagen namun juga Audi sebagai brand mobil mewah di bawah grup VW.

 

Pernyataan FTC: “Volkswagen Korea membuat iklan palsu tentang mobilnya, mereka mengklaim memenuhi standar emisi dan angka konsumsi bbm. FTC mengenakan denda 37,3 miliar won ($32 Juta) dan akan mengajukan tuntutan pidana terhadap lima pejabat dan bekas eksekutif perusahaannya.”

 

Beberapa mobil VW menggunakan Mesin diesel TDI dilengkapi software yang memalsukan data hasil uji emisi. software tersebut tidak menampilkan data emisi sebenarnya saat dilakukan uji laboratorium. Ketika software tersebut dicopot, mobil VW tersebut ternyata mengeluarkan emisi gas berbahaya (NOx) 40% lebih banyak dari standar yang diizinkan.

 

Ini adalah denda terbesar yang pernah dikenakan oleh FTC Korea Selatan pada suatu perusahaan, namun ini bukanlah denda dan kasus pertama yang menimpa Volkswagen di Korea. Sebelumnya, pada bulan Agustus 2016 yang lalu, Regulator Emisi negara tersebut telah melarang penjualanan 80 model mobil Eropa, termasuk VW, Bentley dan Audi.

 

VW dikenakan denda sekitar 16 juta dollar atas kasus tersebut. Sehingga total denda yang dikenakan pemerintah Korea Selatan pada VW adalah sekitar 48 Juta US Dollar (629 milyar Rupiah). Namun menurut FTC itu bukanlah jumlah yang besar, karena iklan palsu yang mereka buat, melibatkan 120 ribu unit mobil VW senilai 4 Triliun Won, atau sekitar 4,68 Milyar US Dollar.

 

Sejak mencuatnya skandal emisi Volkswagen ini pada Agustus 2016 yang lalu, penjualan mobil-mobil VW di Korea Selatan menurun drastis. Dalam semester kedua tahun 2016, penjualan menurun 33% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

 

Skandal emisi merupakan hal fatal bagi automaker, karena terkait polusi udara dan pemanasan global. VW global harus berurusan dengan banyak tuntutan hukum, denda dan pelarangan penjualan mobil dieselnya di berbagai negara.

 

 Kasus uji emisi VW ini berbeda dengan kasus yang menimpa Mitsubishi terkait uji efisiensi bahan bakar. Kasus Mitsubishi tidak banyak mendapat tanggapan serius di Negara selain Jepang, tempat kasus tersebut muncul.

 

 

Salam Otomotif!

 

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *