Tips Posisi Kaca Spion untuk Visibilitas Maksimum

CaruserMagz.com – Posisi kaca spion yang tepat sangat diperlukan untuk mendapatkan visibilitas maksimum pada mobil.

 
Sedangkan visibilitas merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi keselamatan berkendara. Kita perlu mengatur posisi kaca spion mobil secara optimal untuk mendapatkan visibilitas terbaik.

 
Dengan posisi spion yang tepat, kita yang mengemudikan mobil dapat melihat kondisi di belakang kendaraan kita dengan optimal. Beberapa kondisi berbahaya dapat terjadi dengan tidak maksimumnya visibilitas, karena posisi kaca spion yang tidak meminimalkan blind-spot.

 

Cara Menyesuaikan Spion Mobil untuk Visibilitas Optimal

Beberapa mobil terbaru, khususnya mobil pada kelas premium (mewah) sudah memiliki fitur sistem deteksi blind spot. Namun faktanya di Negara kita fitur tersebut belum lazim ada pada mobil-mobil yang banyak beredar. Sehingga blind-spot pada bagian belakang mobil hanya akan terdeteksi dari kaca spion, baik spion di pintu maupun di dalam kabin depan.

 

1. Spion Dalam – Rear View Mirror

Spion di dalam kabin memberi visibilitas ke bagian belakang mobil, seperti kondisi jalan dan kendaraan lain yang berada di belakang mobil kita. Posisi yang tepat akan menampilkan seluruh kaca belakang mobil tanpa kita harus memindahkan kepala terlalu banyak. Tidak ada tips yang terlalu canggih untuk ini, kita harus mengatur posisinya secara manual.

 
Namun demikian, jika Sobat punya tinggi badan 180 cm atau lebih, ada tips yang mungkin sobat ingin coba. Posisikanlah spion tersebut secara terbalik seluruhnya. Mengapa dibalik? pada beberapa mobil, posisi terbalik menyebabkan cermin jadi lebih jauh hingga sekitar 2 inci. Kondisi tersebut akan memperluas visibilitas cermin.

 

2. Bagaimana Posisi Spion Samping yang Ideal?

Akan lebih mudah mendapatkan pengaturan posisi kaca spion jika mobil sobat sudah dilengkapi electric-mirror. Jika tidak, maka sobat membutuhkan bantuan orang lain untuk mengatur posisi kaca tersebut.

 
Berikut cara mengatur posisi kaca spion samping untuk mendapatkan visibilitas maksimum:

Kaca spion sisi pengemudi (kanan) – Bersandarlah ke sisi kanan Sobat dan cukup istirahat kepala di jendela sisi pengemudi. Lihatlah bahwa hanya sepotong sisi mobil yang terlihat di kaca spion sisi pengemudi.

Kaca spion sisi penumpang (kiri) – Bersandar sedikit ke kiri sehingga Sobat dekat dengan konsol tengah. Atur posisi kaca spion sisi penumpang hingga Sobat hampir tidak melihat sisi mobil dari tempat posisi duduk tersebut.

 
Banyak cara lain untuk mengatur tampilan dari cermin spion samping, misalnya dengan menyesuaikan tepi cermin dan sisi mobil dalam satu garis. Namun percaya atau tidak, cara tersebut akan membuat blind spot yang besar pada visibilitas sisi samping mobil.

 

Tips Mengemudi lain Terkait Kaca Spion

Setelah mengetahui bagaimana cara menyesuaikan spion mobil, ada beberapa hal penting lain yang perlu kita ingat. Antara lain:

 
Pastikan posisi spion tepat – Sebelum mulai mengemudi, pastikan visibilitas pada setiap kaca spion sudah pas. Hal ini biasanya terlewatkan, sering kita dapati kondisi kaca spion tidak tepat saat sudah dalam perjalanan, itu pun saat kita butuh melihat kondisi di belakang mobil.

Pastikan kondisi aman – Setiap akan mendahului kendaraan lain atau berpinda jalur, biasakan untuk melihat kondisi di belakang mobil melalui kaca spion dalam dan samping. Hal itu untuk memastikan kondisi aman dan kita terhindari dari tabrakan.

Mamfaatkan fitur Night-View-Mirror – Untuk menghilangkan efek silau saat berkendara di malam hari. Pada mobil-mobil terbaru rata-rata udah dilengkapi fitur Day-Night-View Mirror untuk menghilangkan efek silau dari lampu kendaraan lain di belakang. Pengaturan dengan manual biasanya ada tuas kecil di belakang spion dalam untuk merubah ke mode siang atau malam.

 
Demikian tips mengenai cara mengatur posisi kaca spion yang tepat untuk mendapatkan visibilitas maksimum. Semoga informasi ini berguna bagi sobat pembaca.

 
Salam Otomotif!

 

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *