Tips Mengemudi Malam Hari, agar Tetap Aman

CaruserMagz.com – Mengemudi mobil di malam hari sangat berbeda dengan siang hari, terutama karena jarak pandang yang lebih pendek. Padahal keterampilan mengemudi sangat bergantung pada pengamatan mata pengemudi, yang mempengaruhi kemampuan merespon dengan cepat berbagai situasi jalan.

 
Tingkat bahaya dari mengemudi dalam kegelapan malam lebih tinggi. Berdasarkan penelitian, hampir 49% kecelakaan mobil fatal terjadi setelah matahari terbenam atau malam hari.

 
Namun menyetir pada malam hari terkadang tidak dapat dihindari. Banyak kondisi yang mengharuskan kita menyetir mobil di malam hari. Sehingga keterampilan mengemudi dalam kegelapan harus kita kuasai, agar tidak membuat kita ketergantungan dengan cahaya matahari.

 
Bagaimana agar tetap aman jika harus mengemudikan mobil di kegelapan? Berikut beberapa tips mengemudi malam hari:

 

Tajamkan Indera Penglihatan dan Pendengaran

Tingkatkan kewaspadaan dan berkonsentrasilah pada kondisi jalan. Jarak pandang yang pendek memerlukan tingkat konsentrasi pada penglihatan dan pendengaran yang lebih tajam. Kita tidak dapat memperkirakan kecepatan dan ukuran kendaraan lain yang jauh di depan baik searah maupun berlawan arah dengan kita. Maka kita perlu berasumsi kondisi paling buruk jika kita ngebut, sehingga kita mengambil tindakan paling aman terhadap kondisi jalan.

 
Sebaiknya kita tidak mengemudi di malam hari jika kita baru saja minum obat yang menyebabkan kantuk atau merasa lelah. Pastikan kondisi badan segar dan mampu berkonsentrasi dengan penuh.

 

Hindari Serangan Kantuk

Kita tidak boleh merasa ngantuk saat berada di belakang kemudi. Lebih baik tidak memulai perjalanan setelah beraktifitas semalaman atau dengan kondisi kurang tidur. Orang yang memaksakan diri kebanyakan menyangka dia kehilangan konsentrasi hanya sekejap karena kantuk, padahal dia telah tertidur sambil menyetir beberapa detik, saat sadar kecelakaan telah terjadi.

 
Apabila rasa kantuk tidak begitu kuat, minum kopi atau minuman berkafein lainnya dapat mencegah rasa kantuk. Namun jika tidak tertahankan, lebih baik tidur terlebih dahulu sekitar 15 hingga 30 menit, baru memulai perjalanan.

 
Jika ada teman seperjalanan yang juga bisa menyetir, alangkah baiknya bertukar posisi, sehingga bisa bergantian untuk istirahat. Berbagi tugas mengemudi dan jika keduanya tidak mengantuk. lakukan percakapan agar tetap terjaga. Jika sobat mengemudi sendirian, dengarkan radio agar pikiran tetap sibuk.

 
Baca juga: Tips Hindari Keributan di Jalan Raya

 

Matikan Lampu Interior

Lampu-lampu interior yang menyala dapat mengurangi konsentrasi pengemudi pada jalan dan kondisi di luar mobil. Padahal saat malam hari, sopir butuh mengetahui lebih banyak tentang kondisi jalan karena pendeknya jarak pandang. Jadi, sebaiknya matikan lampu interior dan pastikan lampu-lampu instrument di dashboard dalam kondisi redup agar tidak mengganggu dan membahayakan visibilitas ke depan mobil.

 

Jaga Kebersihan Kaca Depan

Kaca depan yang kotor menghalangi penglihatan dan goresan di atasnya dapat menyebabkan silau saat mengemudi malam hari. Kedua kondisi tersebut berbahaya dan bisa mengakibatkan kecelakaan. Pastikan kondisi kaca depan bersih sebelum perjalanan, baik di bagian luar maupun dalamnya. Selalu usahakan menyimpan dua atau tiga handuk microfiber di dalam mobil untuk membersihkan kaca.

 

Pastikan Posisi Lampu Utama Sejajar

Kasus lampu yang tidak sejajar mungkin jarang terjadi. Namun jika terjadi, lampu depan yang tidak sejajar dapat menyebabkan dua masalah, yaitu membuat cahaya redup sehingga kita tidak bisa melihat jalan dengan jelas atau membuat silau pengemudi mobil lain dari arah berlawanan. Kedua kondisi tersebut berbahaya dan kita bisa menghindarinya dengan memeriksa kesejajaran lampu sebelum melakukan perjalanan.

 

Waspada terhadap Hewan Liar atau Ternak

Ini penting bagi mereka yang berkendara di jalan pedesaan atau harus melintasi hutan. Banyak kecelakaan terjadi saat pengemudi kaget karena tiba-tiba melihat seekor binatang di jalan padahal jaraknya sudah terlalu dekat. Akibatnya terjadi kepanikan untuk menghidari menabrak hewan seperti sapi atau hewan liar lainnya yang besar.

 
Ingatlah bahwa mata binatang memantulkan cahaya dari lampu mobil. Jadi, berhati-hati lah dan kurangi kecepatan saat melihat sepasang titik kecil yang terang di tengah jalan.

 
Baca juga: Tips Mengatur Kaca Spion untuk Visibilitas Terbaik

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *