Suzuki Indonesia Berniat Produksi Ignis di Dalam Negeri (CKD)

CaruserMagz.com – Setelah resmi diluncurkan pada 17 April 2017, ternyata Suzuki Ignis cukup menarik minat banyak konsumen Indonesia.

 

Dalam waktu kurang dari setengah bulan, Hingga tanggal 30 April 2017, jumlah pemesanan Ignis yang terkumpul sudah 2.289 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan). Seperti diungkapkan oleh Sales Head Suzuki Indonesia, Susanto Winarto (kamis 4/5/2017).

 

Suzuki Ignis punya ciri khas sehingga menjadi pilihan baru yang benar-benar segar pada konsumen otomotif Tanah air. Suzuki Indonesia Sales (SIS) menyebut ignis punya segmen sendiri, sehingga tidak punya saingan, yaitu segmen baru yang mereka sebut sebagai “Urban SUV” atau SUV perkotaan.

 

Dari segi desain dan spesifikasi, Ignis memang menghadirkan hal-hal yang benar-benar baru dan unik. Ukurannya seperti citycar, bentunya berdesain model retro modern, namun tongkrongannya beraroma SUV berkat ground clearance yang tinggi dan ciri khas SUV lainnya seperti over-fender dan roofrail.

 

Melihat tanggapan yang menggembirakan dari konsumen Indonesia, Suzuki Indonesia berniat merakit SUV mungil ini di dalam negeri, alias membuat mobil ini berlabel CKD. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu petinggi PT SIS, yaitu 4W Marketing Director, Dony Saputra.

 

Menurut Dony Saputra, faktor utama yang penting untuk merakit sendiri mobil yang dijual di dalam negeri adalah jumlah penjualan. Jika penjualan Ignis terus meningkat, maka besar kemungkinan Ignis akan ber-KTP Indonesia alias CKD.

 

Jika (penjualan) bisa 10% lebih baik dari sekarang, maka itu sudah bisa sangat dipertimbangkan untuk CKD,” ungkap Dony Saputra.

 

Baca juga:

 

Menurut Dony juga, prioritas mereka saat ini adalah untuk membuat Suzuki Ignis CKD, ketimbang menambah varian lain seperti Ignis bermesin Diesel yang dijual di Eropa dan India. Karena varian bermesin diesel ditakutkan akan terganjal oleh regulasi standar emisi Euro4 yang tidak lama lagi akan diberlakukan pemerintah Indonesia. SIS akan meninjau terlebih dahulu, akan seperti apa pelaksanaan peraturan tersebut.

 

Ya pertama kali kami harus studi dulu bagaimana cara melokalisasi Ignis ini,” Ujar Dony Saputra pada wartawan pada ajang IIMS 2017 (6/5/2017). Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Suzuki Indonesia lebih memprioritaskan untuk membuat Ignis di dalam Negeri.

 

Dengan penjualan yang banyak, tentu lebih menguntungkan bagi SIS menjual Ignis CKD, karena ongkos produksi dan transportasi tentu akan lebih murah. Namun penambahan fasilitas pabrik tentu membutuhkan investasi yang tidak sedikit, sehingga diperlukan jumlah penjualan yang signifikan dan terus meningkat.

 

Jika Suzuki Ignis jadi diproduksi di dalam negeri, ada harapan baik bagi peminat mobil cantik ini untuk mendapatkan harga yang lebih murah, atau jika harnyanya tetap sama, mungkin ada penambahan fitur yang lebih banyak.

 

Salam Otomotif!

 

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *