Rio Haryanto Jalani Tes Pramusim Formula E (FE) di Spanyol, Welcome Back Rio!

CaruserMagz.com – Pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto jalani tes pramusim di ajang Formula E (FE) di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.

 
Formula E merupakan balapan yang menggunakan mobil balap bertenaga listrik. Huruf E merupakan inisial untuk Electric. Jadi balapan ini tidak sebising Formula 1 yang menggunakan mesin bakar.

 
FIA Formula E Championship mulai digelar pada tahun 2014 dan kejuaraan ini tumbuh pesat dengan semakin banyaknya venue dan brand automaker ternama yang tertarik bergabung. Ajang prestisius ini akan memasuki musim keempat pada awal Desember 2018 mendatang.

 
Pembalap berusia 24 tahun asal Surakarta, Jawa Tengah tersebut sempat mengaspal di ajang F1 musim 2016. Meskipun karirnya di F1 tidak berjalan mulus karena terhambat masalah pendanaan, setidaknya Rio sudah mencapai rekor sebagai orang Indonesia pertama yang menjadi driver F1, balapan mobil paling bergengsi di dunia.

 
Lama tak terdengar kabar mengenai kelanjutan karir Rio di dunia autosport. Bahkan dikabarkan bahwa Rio telah mulai bekerja di pabrik milik ayahnya, Kiky. Melanjutkan bisnis keluarga di bidang kertas dan produksi peralatan kantor.

 
Akhirnya kita mendapat kabar mengenai kemungkinan karir Rio selanjutnya di dunia balap. Pihak managemen Rio Haryanto mengeluarkan siaran pers, bahwa Rio akan kembali duduk di belakang kemudi mobil balap, yaitu free praktis Formula E (FE) di Valencia, Spanyol.

 
Rio Haryanto menjajal mobil balap bertenaga listrik selama tiga hari mulai Senin (2/10) hingga Rabu (4/10/2017).

 
“Saya sangat senang mendapatkan kesempatan bagus ini di Formula E. Dari apa yang saya lihat di TV, pertarungan antar para pembalap sangat menegangkan dan kompetitif. Tampaknya balapan seperti ini akan terus berkembang di seluruh dunia,” ungkap Rio.

 
Rio berharap suatu saat balapan Formula E bisa digelar di  Indonesia. menurutnya Indonesia memiliki fans autosport yang banyak dan merupakan pasar yang bagus untuk race seperti Formula E.

 
“Sangat luar biasa jika Formula E menggelar balapan di jalanan Jakarta pada suatu hari untuk menunjukkan masa depan motorsport dan otomotif pada umumnya kepada masyarakat,” ujar Rio.

“Indonesia adalah bangsa besar dengan populasi terbesar ke-4 di dunia. Melihat besarnya antusiasme dari para penggemar di Tanah Air, bukan tidak mungkin jika ada seorang pembalap Formula E dari Indonesia yang selalu mendapat Fanboost di setiap ePrix,” tambahnya.

 
Alejandro Agag, Founder dan CEO Formula E sangat menantikan kehadiran Rio Haryanto untuk duduk di kursi mobil balap Formula E. “Rio memiliki potensi untuk menambahkan namanya ke dalam daftar para pembalap yang fantastis ini di masa depan,”  ujar Agag.

 
Formula E musim 2017 sudah selesai dengan juara dari tim ABT Schaeffler Audi Sport, yaitu pembalap yang bernama L. Di Grassi. Musim balapan tahun depan akan dimulai pada 2 Desember 2016 di Hong Kong.

 
Saat ini ada 10 tim konstruktor di Formula E. Rumor yang beredar adalah bahwa Rio Haryanto berkemungkinan bergabung dengan tim NextEV Nio yang masih mencari pembalap kedua untuk musim 2018 mendatang.

 
Salam AutoSport!

 

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai kesehariannya yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *