4 Penyebab Bunyi Brisik pada Rem Mobil

CaruserMagz.com – Rem merupakan bagian sangat penting pada mobil. Sehingga harus diperhatikan dan dijaga kondisinya dalam performa yang baik. Sekecil apapun gejala pada rem, harus diperiksa. Misalnya suara atau bunyi brisik rem mobil saat kita berkendara.

Suara berisik rem merupakan sinyal bahwa ada yang tidak beres pada fitur keselamatan terpenting ini. Sebagian orang mengabaikannya dan menunda pengecekan/perbaikan. Sebaiknya jangan ambil risiko, karena rem punya peran besar pada keselamatan.

 

Risiko Membiarkan Suara Brisik pada Rem

Suara pada komponen rem bisa saja normal dan tidak membahayakan. Namun selayaknya jangan anggap remeh bunyi-bunyian pada rem, jika sobat tidak mau membahayakan diri sendiri.

 
Bunyi-bunyian yang tidak keras mungkin tidak berpengaruh dalam waktu dekat, namun jika dibiarkan dalam waktu lama, gesekan yang terus-menerus akan mengakibatkan kerusakan komponen penting pada rem. Seperti bantalan rem jadi lebih cepat aus atau kerusakan pada rotor dan kaliper, yang semuanya berujung pada rem yang tidak berfungsi.

 
Membiarkan kondisi rem yang tidak normal dalam waktu lama berpotensi mengakibatkan kecelakaan berat jika gagal fungsi rem saat dalam perjalanan.

 
Baca: 5 Ciri Rem Mobil Mulai Bermasalah

 

Apa penyebab bunyi brisik pada rem mobil?

Bunyi-bunyi yang tidak normal atau bahkan brisik saat pengereman sebaiknya dicek dan diperbaiki. Jika kita tidak bisa melakukannya sendiri, sebaiknya bawa mobil sobat ke bengkel terpercaya. Namun jika berani mencoba mengecek sendiri, berikut 4 kemungkinan yang paling sering menyebabkan suara brisik rem mobil.

 

1. Benda Keras (Asing) di antara Rotor dan Kaliper

 
Ada kalanya benda-benda keras seperti kerikil kecil terperangkap di antara piringan rotor dan caliper rem. Walau sebenarnya itu normal terjadi dan komponen tersebut sudah dirancang agar benda asing tidak terperangkap disana. Benda tersebut akan menyebabkan suara brisik walau anda tidak menekan pedal rem sekalipun.

 
Jika benda tersebut hanyalah batu kerikil yang lunak, kemungkinan akan hancur sendiri oleh gesekan dengan rotor dan rontok hingga habis. Namun jika benda yang terselip tersebut adalah logam atau baru keras, hal itu berisiko menyebabkan kerusakan pada piringan rotor atau komponen kaliper. Sehingga mau tidak mau harus disingkirkan.

 

2. Bantalan Rem Berkualitas Buruk

 
Harga yang murah memang selalu menggoda. Namun untuk komponen keselamatan terpenting seperti rem, sebaiknya sobat tidak berjudi dengan harga murah. Belilah produk bagus saat mengganti bantalan rem demi keselamatan anda sendiri.

 
Bantalan mobil yang murah biasanya dibuat dari bahan berkualitas rendah, sehingga lebih cepat aus atau sebaliknya terlalu keras, hingga mengikis piringan rotor. Beberapa bantalan berkualitas rendah memiliki komponen logam yang bisa mengikis bagian tertentu dari rotor.

 

3. Saatnya Ganti Bantalan Rem

 
Bantalan rem punya usia pakai terbatas, yaitu hingga jarak tempuh rata-rata 30.000 km. Jika kita tidak menperhatikan saat penggantian komponen tersebut, lalu menggunakannya hingga menipis dan habis, itu bisa berakibat buruk pada komponen lain seperti rotor dan komponen caliper.

 
Untuk menghindari hal ini, sebaiknya sobat lakukan pengecekan dan pembersihan rutin pada rem. Sehingga kondisi bantalan rem bisa diketahui lebih dini saat sudah mendekati masa penggantian.

 

4. Mobil Lama Menganggur

 
Alasan yang mungkin selain masalah pada komponen rem itu sendiri adalah karena mobil sobat lama dibiarkan menganggur, misalnya hingga hitungan beberapa minggu. Apalagi dengan kondisi rem parkir aktif dan mobil tidak disimpan di ruang tertutup.

 
Cuaca dan udara lembab mudah mengakibatkan korosi atau karat pada komponen rem, khususnya rotor. Dalam waktu lama, karat tersebut menyebar ke komponen-komponen penting dan merusaknya.

 
Sebaiknya kendarai mobil sobat secara teratur, setidaknya hanya berkeliling perumahan untuk mencegah kerusakan lebih dini pada komponen rem dan kaki-kaki mobil.

 
Baca juga: Penyebab Rem Mobil Terkunci dan Cara Mengatasinya

 
Itulah beberapa penyebab rem mobil bersuara brisik yang paling sering terjadi. Semoga informasi ini bermamfaat. Jika sobat ada informasi lain yang berkenaan dengan topik ini, silahkan berbagi melalui kolom komentar.

 
Salam Otomotif!

 

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.
Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *