Peluang Rio Haryanto ke Tim Sauber F1 Menipis setelah Pascal jadi Kandidat Kuat

CaruserMagz.com – Rio Haryanto sebelumnya sudah masuk radar Tim F1 Sauber, untuk menempati kursi pembalap kedua, menggantikan Pelipe Nasr yang kehilangan sponsor utama ‘Banco do Brasil’ pada musim balapan 2017. Hal tersebut memberikan harapan besar pada Rio, untuk kembali menggeber jet darat di ajang balapan paling bergengsi ini.
Pascal Wehrlein dan Rio Haryanto bersaing masuk ke F1 Sauber Team
Sedangkan rekan Rio di Manor Racing Team, Pascal Wehrlein mengajukan dirinya untuk bergabung dengan tim Force India. Tapi dia harus kecewa karena Force India menolaknya. Menyakitkan bagi Pascal, ternyata Force India lebih memilih rekannya di Manor yang lebih junior, yaitu Esteban Ocon, pembalap Prancis pengganti Rio Haryanto di pertengahan musim 2016.
Ini bukan akhir dunia, itu adalah kesempatan yang terlewatkan, tapi bukan akhir dunia,” Ungkap Wehrlein menyatakan kekecewaannya.
Namun Pascal boleh berlega hati, karena kemungkinan besar dia akan tetap membalap di Formula-1 tahun depan. Adalah tim Sauber yang tiba-tiba memasukkan nama Pascal menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Marcus Ericsson, sebagai pembalap kedua di Sauber Team.
Autosport.com merilis berita bahwa big boss Sauber Monisha Kaltenborn yang juga merupakan petinggi Mercedes, Toto Wolff, telah mendiskusikan dengan timnya mengenai kemungkinan Pascal Wehrlein bergabung dengan Sauber di musim 2017 mendatang.
Sauber dapat menjadi batu loncatan selanjutnya bagi Pascal untuk mengembangkan karirnya di balapan Formula-1, setelah harapan bergabung di tim papan tengah Force India kandas, karena Force lebih memilih darah segar dari Prancis, Esteban Ocon yang mereka anggap lebih menjanjikan.
Kembali ke Rio Haryanto, dengan masuknya Pascal menjadi kandidat terkuat menggantikan Pelipe Nasr di Sauber, agaknya peluang Rio menipis. Karena akan sulit bagi Rio untuk bersaing dengan Pascal dalam perebutan kursi jet darat di Sauber.
Dengan dipastikannya Ocon pindah ke Force India dan kemungkinan besar Pascal menjadi pembalap Sauber, maka semua kursi pembalap di Manor Racing menjadi kosong. Tentunya manor akan mulai berusaha keras mendapatkan pembalap dengan kantong tebal untuk tetap menjadi peserta F1 tahun depan. Apakah Rio akan kembali ke Manor? Itu mungkin saja terjadi, asalkan Rio Haryanto dan manajemennya bisa mengisi dompet Manor sebanyak 15 juta Euro.
Hmm.. ekonomi Indonesia sedang sekarat dan para pengusaha besar dalam negeri sedang berjuang menghadapi badai krisis yang merayap, sulit agaknya bagi Rio untuk mendapatkan sponsor dari dalam negeri. Kecuali manajemen Rio bisa meyakinkan sponsor dari Korporasi Multi Nasional luar negeri untuk memodali balapannya.
Salam AutoSport!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan."

One thought on “Peluang Rio Haryanto ke Tim Sauber F1 Menipis setelah Pascal jadi Kandidat Kuat

  • November 26, 2016 at 7:53 am
    Permalink

    Menurut saya, selama Sauber tidak memakai power unit Mercedes, kecil kemungkinan Pascal masuk Sauber…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *