LA Show 2016: Lamborghini Perkenalkan Huracan Spyder Beratap bahan Fabric yang dapat Dibuka

CaruserMagz.com – Lamborghini All New Huracan Spyder dibuat versi convertible dengan atap berbahan fabric lembut (soft-top) yang dapat dibuka tutup. Ini adalah line-up baru setelah Lamborghini mengeluarkan Huracan Rear-Wheel-Drive. Soft-top Lambo huracan ini ditujukan memberi impresi udara terbuka dan pengalaman mengemudi yang menyenangkan dengan pengerak roda belakang.
Lamborghini Huracan Spyder dengan Atap soft
Dibandingkan dengan Huracan dengan atap tertutup, Lamborghini menyatakan bahwa soft-top Huracan ini didesain ulang bagian depan dan belakangnya. Bagian depan diberikan air-intake (ventilasi udara) yang lebih lebar untuk menghsailkan downforce yang lebih baik pada bagian depan mobil. Hal yang baru juga ada pada alloy wheel 19 inchi 5-spoke yang dibalut ban Pirelli PZero.
Inti dari Huracan Spyder baru ini mau tidak mau adalah atap dari kain soft-nya, karena memberi kesan yang lebih berkelas. Atap soft ini dapat diaktifkan/ditutup dari keadaan terbuka, saat mobil melaju dengan kecepatan maksimal 50 km/jam. Proses membuka atau menutupnya memerlukan waktu kurang lebih 17 detik.
Interior Lamborghini Huracan Soft-top
Penggerak Loamborghini Huracan Spyder adalah mesin V10 5.2-liter naturally-aspirated, bertenaga 580 Ps pada 8000 rpm, dan torsi 540 Nm pada 6500 rpm. Tenaga buas tersebut dihubungkan ke ban belakang dengan transmisi 7 percepatan dual clutch gearbox. Dari posisi diam ke 100 km/jam dituntaskan selama 3,6 detik saja dan top speed ada pada angka 319 km/jam. Huracan Spyder RWD ini lebih ringan  dari versi AWD, berat kosongnya hanya 1500kg dengan distribusi berat 60:40 dari belakang ke depan.
Berbagai teknologi pengendalian tentunya sudah ada pada supercar ini, antara lain vehicle stability dan traction control. Sistem pengereman juga ditingkatkan dengan bahan berkontur baja dan disc aluminium yang berkontribusi pada keseluruhan bobot yang lebih ringan.
Salam Otomotif!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *