Lamborghini Asterion, Jet Darat Bertenaga 910 HP dengan Teknologi Kombinasi Hybrid

CaruserMagz.com – Lamborghini memperkenalkan mobil konsep yang direncanakan rilis pada tahun 2019, Lamborghini Asterion LPI 910-4. Nama Asterion berasal dari mitologi Yunani, yaitu nama minotaur yang merupakan makhluk setengah manusia dan setengah kerbau (Bull). Nama dan pilosofi mitos tersebut dirasa sangat cocok disematkan pada supercar masa depan Lamborghini ini, karena terdengar lebih cerdas dibanding memberi nama LaLamborghini untuk menyaingi LaFerrari.

Lamborghini Asterion, SuperCar Konsep bertenaga 910 HP
Lamborghini Asterion, SuperCar Konsep bertenaga 910 HP
Lamborghini Asterion akan bersaing dengan LaFerrari, Porsche 918 Spyder dan McLaren P1, yang sama-sama mengusung teknologi perpaduan antara combustion engine dan hybrid (tenaga listrik). Tampaknya efisiensi bahan bakar dengan mengecilkan volume mesin dan pengembangan teknologi hybrid akan menjadi tren mobil-mobil super masa depan.

Platform

Sasis monocoque Lamborghini Asterion ini menggunakan bahan carbon fiber seperti pada Lamborghini Aventador, dengan tambahan frame substructure berbahan aluminium pada bagian depan dan belakang. Sedangkan plat body menggunakan kombinasi bahan carbon fiber dan aluminium. Sehingga bobot mobil ini menjadi ringan, namun mempunyai daya tahan terhadap benturan yang sangat kuat.
Bahan Platform kobinasi antara Aluminium Alloy dan Carbon Fiber

Mesin dan Performa

Dapurpacu dari supercar ini menggendong mesin bertipe Plug-in-Hybrid (PHEV), yaitu mesin V10 aspirated engine 90° dengan IDS (Iniezione Diretta Stratificata), ditambah 3 motor elektrik. Combustion engine menyemburkan tenaga hingga 610HP (449kW) pada 8.250RPM. Sedangkan mesin elektrik menghasilkan 300HP (221kW). Sehingga total tenaga maksimum yang bisa menggerakkan mobil ini adalah 910HP. Tenaga yang cukup mengerikan, karena Lambhorgini Huracan yang hanya bertenaga maksimum 602HP saja sudah sebegitu cepatnya.
Kecepatan maksimum atau top speed yang bisa dicapai mobil ini adalah 320 km/jam, akselerasi untuk menuntaskan 0 – 100 km/jam membutuhkan waktu hanya 3 detik dari posisi berhenti, mungkin akan terasa seperti menunggangi roket di darat. Jika hanya menggunakan mesin elektrik, kecepatan maksimum yang bisa dicapai hanya 125 km/jam, dengan jarak tempuh 50 km saja.
Walau dengan tenaga yang menyeramkan tersebut, jangan dikira mobil ini akan sangat boros bahan bakar. Berkat perkawinan mesin bakar dan teknologi hybrid, mobil ini hanya mengkonsumsi 4,1 liter bahan bakar untuk menempuh jarak 100 km. Artinya konsumsi bahan bakarnya sangat hemat, yaitu 24,4 km/liter bahan bakar.

Design

Tampilan eksterior Lamborghini Asterion ini nampak lebih kalem dibanding Aventador, warna yang dipilih untuk mobil konsep yang ditampilkan adalah biru elektrik (blue elektra), Bentuk yang lebih simple dibanding Aventador atau Huracan yang garang, menyiratkan mobil ini diperuntukan bagi orang-orang yang menyukai nuansa elegan.

Lamborghini Asterion Eksterior Design yang Elegan
Lamborghini Asterion Eksterior Design yang Elegan

Design interior lebih minimalis dan stylis modern merefleksikan karakter eksterior. Warna basis interior dibalur dengan kulit berwarna Bianco Celaeno (Ivory) dan warna Marrone Attis (Coklat) pada beberapa bagian seperti lingkar kemudi, dashboard, doortrim dan kursi. Sentuhan bahan-bahan titanium dan aluminium juga menghiasi beberapa bagian detail. Sehingga interior mobil ini memberikan kemewahan yang elegan.

Posisi kursi dibuat lebih tinggi dari lazimnya mobil-mobil super sport Lamborghini lainnya, namun posisi duduk tersebut diklaim memberikan kenyamanan dan kenikmatan mengemudi yang baik pada kecepatan dan handling yang ekstrim.

Berikut resume spesifikasi teknis dari Lamborghini Asterion yang dirilis pada laman resmi Lamborghini:

Spesifikasi Teknis Lamboghini Asterion

Kemungkinan Perubahan

Ada kemungkinan Lamborghini melakukan down-market untuk Asterion ini untuk bersaing pada segment yang lebih di bawah seperti Ferrari California, dengan menghilangkan teknologi hybrid dan menggunakan mesin V-6 atau V-8 berteknologi turbo guna mempertahankan performa 900HP.

Atau bahkan Asterion ini hanya akan menjadi mobil konsep yang dimuseumkan, karena ada pernyataan dari CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, yang mengatakan bahwa perusahaannya tidak akan membuat Asterion untuk dipasarkan. Namun banyak petinggi Lamborghini lain menyanggah pernyataan tersebut. Salah satunya adalah Maurizio Reggiani, Kepala R&D yang mengatakan bahwa teknologi hybrid adalah alternatif terbaik dibanding mesin turbo atau silinder yang diperbanyak.

Terlepas dari kemungkinan-kemungkinan tersebut, Lamborghini Asterion ini telah diperkenalkan secara resmi dan ada pernyataan tentang kemungkinan rilis pada tahun 2019. Sehingga patut ditunggu oleh Sobat yang menyukai derasnya adrenalin saat memacu jet darat dan punya uang berlimpah tentunya.

Kemungkinan Harga

Kemungkinan harga Lamboghini Asterion ini adalah sekitar 500 ribu dollar amerika, atau 6,5 hingga 6.7 Milyar Rupiah. Bagi Sobat konglomerat, uang sejumlah itu bukanlah masalah dan di Indonesia pecinta mobil sport Italia ini sudah cukup banyak.

 Salam Otomotif! 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *