Kelebihan dan Kekurangan Toyota Agya Facelift 2017, Ini Review Detailnya

CaruserMagz.com – Toyota Agya 2017 dapat dikatakan sebagai generasi kedua yang hadir dengan tampilan yang cukup signifikan perbedaannya dari generasi pertama.

 
Citycar LCGC terlaris ini merupakan impian yang terwujud bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah di Indonesia, untuk memiliki mobil, berkat harganya yang terjangkau dan berbagai kelebihan sebagai mobil perkotaan masa kini.

 
Toyota Agya facelift 2017 kini hadir dengan kapasitas mesin yang lebih besar dan teknologi yang lebih baik. Sebagai konsekuensi dari peningkatan tersebut, harganya kini bertambah mahal dan sudah mendekati harga hatchback non-LCGC.

 
Tidak lama dari prosesi peluncurannya, mobil mungil baru ini sudah terlihat berkeliaran di jalanan  kota-kota provinsi di Indonesia. Hal itu menunjukkan seberapa laris mobil ini. Bagi sobat yang sekarang sedang bersiap-siap membeli Agya terbaru atau sedang menunggu kehadirannya di garasi rumah, tentu ingin mengetahui apa saja plus-minus atau kelebihan kekurangannya.

 
Untuk itu, berikut kami sajikan ulasan mengenai apa saja keunggulan dan kelemahan Toyota Agya 2017.

 

KELEBIHAN

 

Mesin dan Tenaga

Kelebihan utama dari versi sebelumnya adalah teknologi mesin dan output tenaga yang dihasilkan. Toyota Agya 2017 kini sudah menggunakan mesin 3NR-VE 4-silinder berkapasitas 1.197cc (1.2L) dan sudah mengusung teknologi dual VVT-i seperti pada hatchback non-LCGC Toyota Etios Valco dan Toyota Calya.

 
Tenaga maksimum yang bisa dihasilkan oleh mesin Agya baru tersebut adalah 88 PS pada 6.000 rpm dan torsi 108 Nm pada 4.200 rpm. Tenaga dan torsi tersebut jauh lebih besar dari versi lama yang hanya 67 PS dan torsi 86 Nm, sehingga Toyota Agya 1.2 akan terasa lebih bertenaga.

 
Mesin 4-silinder dual VVTi-nya juga memberikan perubahan signifikan pada impresi berkendaraan, karena getaran mesin yang lebih halus dan raungan suaran yang tidak lagi terdengar kasar seperti generasi sebelumnya.

 

Desain Eksterior

Tampilan Toyota Agya 2017 dapat dikatakan cukup membaik, kini Agya sudah berkurang aura LCGC-nya, walau sebenarnya masih ada, tapi lumayan ada perubahan. Wajah Agya terbaru ini terlihat lebih cantik dengan nuansa fascia Toyota Calya, terutama pada bagian lampu dan trapezoidal grill. Hal-hal menarik dari tampilan luar Agya 2017 ini antara lain:

 
Velg Multispoke dual-tone color yang sporty, memberi kesan mewah layaknya hatchback non-LCGC. Tapi velg keren itu hanya untuk tipe TRD yang merupakan varian termahal.
Lampu utama dengan Projector dan LED juga pada tipe tertinggi, sehingga memberi nuansa kekinian yang makin mewah.
Desain Bumper Belakang yang lebih sporty dengan reflector yang cantik.

 

Fitur Keselamatan Lebih Baik

Dibanding versi sebelumnya, peningkatan fitur keselamatan dilakukan pada beberapa bagian seperti:

 
Tiga Head rest di kursi belakang – Kemungkinan cidera leher jika terjadi tabrakan atau jika di tabrak dari belakang pada penumpang tengah kabin kedua, kini telah dipikirkan oleh para engineer Toyota. Sandaran kursi kabin belakang kini telah memiliki head restrain untuk semua penumpang.
Seatbelt 3-titik – Selain head rest, penumpang tengah baris kedua juga kini lebih aman dengan disediakannya sabuk pengaman 3-titik.
Rem ABS – Sama seperti Toyota Calya, kini tipe tertinggi Agya 2017 sudah dilengkapi rem ABS, walau tanpa EBD. Untuk ukuran mobil LCGC, itu adalah hal yang luas biasa.
Side impact beam – Fitur keamanan pasif yang baru pada LCGC terlaris ini adalah penahan benturan dari samping, yaitu side impact beam pada semua pintu samping.
Dual Airbags – Tidak seperti kembarannya dari Daihatsu, Agya 2017 telah dilengkapi dual-airbags untuk semua tipe yang ada.
Sensor Parkir – Semua tipe Toyota Agya 2017 sudah dilengkapi sensor parkir di bagian belakang, kecuali tipe 1.0 MT yang merupakan tipe terendah.

 

Kabin Lapang

Salah satu kelebihan Toyota Agya dari para kompetitornya adalah mengenai kabinnya yang terasa lapang. Walau terlihat mungil dari luar, saat di dalam Toyota Agya penumpang akan merasakan ruang kaki dan kepala yang lega. Tidak seperti Honda Brio atau Bahkan Mitsubishi Mirage yang jauh lebih mahal, tapi kabin baris kedua terasa sempit.

 

Bagasi Luas

Bagasi Toyota Agya tergolong luas untuk ukuran citycar, bahkan lebih luas dari beberapa hatchback non-LCGC seperti Honda Brio, Mitsubishi Mirage dan KIA All New Picanto. Kapasitas bagasi tersebut cukup memadai untuk barang bawaan belanja, sehingga Agya 2017 ini juga cocok dijadikan mobil keluarga, khususnya bagi pasangan muda dengan anak-anak yang masih kecil.

 

Konektifitas

Head unit mobil LCGC ini sudah dilengkapi konektifitas Bluetooth untuk terhubung dengan gadget smartphone, sehingga pengguna bias mendengarkan lagu dari playlist di gadgetnya.

 

Steering Switch Control

Untuk tipe tertinggi, palang setir Toyota Agya sudah dilengkapi tombol-tombol audio steering switch, sehingga pengemudi tidak perlu memindahkan tangan dari setir saat ingin mengganti lagu, channel radio atau volume suara.

 

Kunci Immobilizer

Hal baru selanjutnya adalah teknologi immobilizer pada kunci kontak, sehingga mobil ini tidak lagi mudah dicuri dengan sekedar kunci T yang destruktif atau kunci duplikasi yang tidak resmi. Sebelumnya fitur ini hanya ada pada Datsun Go Panca untuk level LCGC. Namun kini Agya pun sudah mengadopsi fitur keamanan ini.

 

Hemat bbm (Bahan Bakar)

Dimensi dan bobot yang ringan serta tenaga yang bertambah menyebabkan rasio power to weight meningkat. Sebagai hasilnya konsumsi bbm Toyota Agya akan lebih hemat. Apalagi dengan teknologi dual-VVTi, efisiensi bahan bakar akan lebih baik dari versi sebelumnya.

 

Kursi Semi Bucket

Berbeda dari generasi sebelumnya yang kursinya plat, Toyota Agya 2017 kini diberi kursi dengan desain semi-bucket dan lebih tebal, sehingga terasa lebih nyaman untuk pengemudi dan penumpang. Karena kursi tersebut akan meminimalisir rasa cepat lelah dengan daya topang yang ergonomis

 

Kepraktisan Memadai

Toyota Agya adalah small hatchback dengan kepraktisan paling baik, bahkan mengalahkan hatchbsck non-LCGC seperti Mitsubishi Mirage, KIA All New Picanto dan Nissan March. Karena Agya dilengkapi dengan cup holder hingga di pintu kabin baris kedua, total ada 7 cup holder ditambah globe box di dashboard dan ruang penyimpanan terbuka di konsol tengah. Sedangkan mobil lain pada umumnya tidak mempunyai cup holder di pintu baris kedua.

 

Spare Part Mudah Didapat dan Murah

Kelebihan yang tidak terbantahkan pada brand Toyota adalah ketersediaan sparepart yang mudah hingga ke pelosok, hamper semua toko peralatan mobil menjual berbagai sparepart mobil-mobil Toyota. Begitupun dengan harga, dibanding brand lain, spare part tergolong lebih murah. Sehingga konsumen menjadi lebih aman dalam hal ketersediaan dan biaya pemeliharaan yang lebih bersahabat dengan kantong.

 

Ada pilihan Varian Matic dan Manual

Jika pada LCGC lain atau mobil-mobil lain, tidak tersedia varian matic maka untuk masyarakat perkotaan yang harus bergulat dengan kemacetan, Toyota menyediakan Agya dengan transmisi otomatis.

 

Harga Jual Kembali Relatif Tinggi

Kelebihan lainnya tentunya harga jual kembali yang relative lebih tinggi dari brand lain, sehingga penurunan harga tidak terlalu bikin kecewa saat ingin menjual kembali mobil ini sebagai mobil bekas. Juga relative mudah terjual karena peminatnya cukup tinggi.

 

KEKURANGAN

 

Head Unit 2DIN

Berbeda dari Daihatsu Ayla 2017 tipe tertinggi yang sudah memiliki head unit dengan monitor layar sentuh, Toyota Agya pada tipe menengah dan tertinggi hanya dibekali head unit audio system 2DIN. Mungkin Toyota menilai pengguna Agya tidak memerlukan HU touchscreen tersebut di dashboard mobilnya. Namun hal tersebut menjadi kekurangan Agya dibanding Ayla 2017.

 

Kualitas Bahan Interior

Jangan berharap mendapatkan kualitas bahan interior sebaik mobil non-LCGC pada Toyota Agya, karena ini mobil murah walau sebenarnya tidak murah-murah amat. Dalam hal kualitas bahan, pemilik Agya atau Ayla harus berlapang dada, karena harga yang terjangkau tentu punya konsekuensi.

 
Namun dalam hal tampilan, sebenarnya sudah ada peningkatan, seperti sudah ada bahan pabric pada doortrim yang membuatnya terasa tidak murahan amat dan ada kombinasi warna piano black pada beberapa bagian.

 

Desain Interior masih Cheap Look

Tidak ada perubahan bentuk pada desain interior, kesan mobil murah masih cukup kental. Apalagi dengan bahan plastic keras yang terbentang pada dashboard memberi kesan yang kental bahwa ini adalah mobil LCGC. Jangan bandingkan desainnya dengan hatchback non-LCGC seperti Nissan March atau KIA All New Picanto.

 

Plat Body Tipis

Sama halnya dengan bahan interior, bahan eksterior juga menjadi salah satu sasaran penghematan biaya produksi. Jadi, bagi pemilik mobil ini, harap ekstra hati-hati jangan sampai kena benturan dengan mobil lain atau benda-benda keras. Namun tidak perlu terlalu rishi, karena ketebalan plat body bukanlah hal yang nampak jelas. Kualitas plat body akan terasa ketika diketuk.

 

Bobot yang Ringan bikin Limbung

Bobot Toyota Agya tergolong ringan, hal itu karena beberapa bagian dari body dan frame dibuat dari campuran logam aluminium. Bobot yang ringan tersebut bukan tanpa tujuan, namun demi mengejar efisiensi bahan bakar yang menjadi nilai jual utama dari citycar ini.

 
Namun bobot yang ringan tersebut memberi efek yang kurang baik pada pengendalian, yaitu mobil jadi kurang stabil pada kecepatan tinggi alias mudah limbung. Saat berpapasan dengan mobil lain yang lebih besar, juga akan terasa hempasan angin yang membuat mobil terasa tidak stabil. Namun mobil ini memang dibuat bukan untuk kebut-kebutan, melainkan lebih kepada fungsionalitas dan akomodasi juga mungkin style untuk kalangan menengah ke bawah.

 

Suspensi Keras

Dalam hal kenyamanan, jangan berharap Toyota Agya akan sebaik Nissan March atau KIA All New Picanto, karena suspensinya lumayan keras sehingga terasa kurang nyaman saat melewati jalan yang kurang rata. Tapi ada nilai positif dari suspensi yang keras tersebut, yaitu mengurangi efek limbung yang berlebihan. Pada intinya kekerasan suspense sudah diukur dengan presisi oleh para insinyur Toyota agar memberikan keamanan dan kenyaman bagi penumpang.

 

Peredaman Suara Kurang Baik

Konsumen juga tidak bias berharap banyak pada kesenyapan kabin mobil-mobil LCGC. Jangankan Toyota Agya, low MPV sekelas Avanza pun masih tergolong sangat brisik jika dipacu dengan kecepatan sedang dan tinggi. Karena Peredaman suara pada pintu dan pembatas ruang mesin tidak semaksimal mobil-mobil Eropa atau Korea.

 

Value for Money Rendah

Sebenarnya sudah banyak peningkatan pada fitur dan kelengkapan Toyota Agya 2017 ini. Namun tetap saja ini adalah LCGC. Dalam hal kualitas bahan eksterior dan interior serta kenyamanan, dapat dikatakan value for money mobil ini masih rendah. Tapi tidak dapat dipungkiri, berbagai improvement pada fitur keselamatan sudah meningkatkan value for money New Agya 2017 ini.

 
Baca Juga:
Perbandingan Toyota New Agya vs Daihatsu Ayla 2017 
Kelebihan Kekurangan Daihatsu Ayla 2017

 
Demikianlah ulasan mengenai Keunggulan dan Kelemahan Toyota Agya 2017. Semoga informasi ini berguna bagi sobat yang sedang ingin membeli hatchback LCGC ini. Dengan mengetahui plus-minus mobil yang akan kita beli, kita jadi tahu hal-hal yang menyenangkan kita dan apa saja kondisi yang kita harus legowo dengannya. Jika sobat punya informasi tambahan mengenai kelebihan dan kekurangan citycar Toyota ini, silahkan sampaikan di kolom komentar.

 
Salam Otomotif!

 

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.

2 thoughts on “Kelebihan dan Kekurangan Toyota Agya Facelift 2017, Ini Review Detailnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *