Kelebihan dan Kekurangan Datsun Go+ Panca Indonesia 2014, Review Detail

CaruserMagz.com – Kehadiran LCGC Nissan Datsun Go+ Panca mendapat sambutan hangat dari konsumen Indonesia, karena harganya yang terjangkau dan tentunya Nama besar Nissan dan brand Legendaris “Datsun” yang meyakinkan.

Datsun Go/Go+ Panca ini ditujukan untuk pembeli pemula yang sebelumnya adalah pengguna sepeda motor, sehingga Datsun memberi istilah penggunanya dengan sebutan “Riser”. Berikut review Datsun Go+ Panca keluaran tahun 2014.

 

Kelebihan Eksterior:

 

1. Tampang depan yang cantik, gril depan dengan crom dan motif sarang tawon biasanya ada di mobil-mobil mewah, sehingga tampang dari depan datsun go/go+ cukup manis dan tidak nampak murahan. Berbicara eksterior, tentunya ini relative tergantung selera masing-masing orang. Namun kebanyakan pengguna membeli mobil ini karena design ekteriornya dianggap lebih cantik disbanding lcgc lainnya.

 

2. Lcgc yang panjangnya hampir 4 meter memberi tampang yang manis baik dari samping maupun dilihat dari belakang. mempunyai space kabin paling besar di antara mobil-mobil lcgc dengan harga di bawah 100jutaan. Walau baris ke-tiga hanya bisa untuk anak-anak kecil, paling tidak jika baris ke-tiga dijadikan bagasi, maka bagasi tersebut adalah yang paling besar di kelas lcgc.

 

3. Ground clearance dan keseluruhan body yang lebih rendah dari low MPV mempunyai nilai positif dari segi kestabilan pada saat dipacu dengan kecepatan yang tinggi.

 

4. Design aerodinamis yang baik membantu aliran udara dan memberikan ground force yang memadai, sehingga menjadikan mobil ini cukup nyaman dikendarai.

 

Kekurangan Eksterior:

 

1. Banyak jarak yang besar antara sekat-sekat seperti perbatasan antara pintu depan dan belakang dan kap mesin, hingga muat satu jari orang dewasa. Hal ini menyebabkan mobil terlihat kurang rapi dan kurang kompak jika dilihat dari dekat. Jarak tersebut juga mengakibatkan karet pintu Nampak tidak rapi pada bagian atas antar pintu depan dan belakang.

 

 

2. Kaca spion (back mirror) masih manual dan tipis memberi kesan murahan dan tidak sedap dipandang mata. Namun bagi anda yang lebih mementingkan fungsinya, tentu ini bukanlah masalah.

 

3. Wiper depan hanya satu memberi kesan murahan. Ada harga ada rupa, namun tampang depan datsun go ini mampu menenggelamkan kesan murah dari si wiper tunggal.

 

4. Tidak ada wiper belakang menyebabkan back mirror dalam mobil tidak berguna saat hujan. Bagi anda yang merasa tidak perlu melihat kondisi dibelakang saat menyetir, ini bukan masalah tentunya.

 

5. Tidak ada penutup spakbor ban bagian belakang meyebabkan body kaleng nampak ringkih dan tipis jika dilihat dari arah samping depan, karena menerawang sampai bagian belakang mobil. Namun ini tidak banyak dikeluhkan oleh pengguna Datsun Go+. Tampilan ini bisa tertutup jika mengganti banda dan velg yg lebih besar ditambah loweing kit. (biaya dibutuhkan sekitar 6jt-an).

 

 

 

6. Velg dan ban kecil dan tipis (155/70-13), sehingga menyebabkan gap yang sangat besar antar ban dan spakbor. Mobil Nampak cingkrang dan tidak proporsional. Ban yang tipis berarti daya cengkram ke jalan kurang dan efek body roll besar saat menikung dikecepatan lebih dari 40 km/jam. (kebanyakan pengguna sudah menyiapkan budget untuk mengganti velg dan ban sebelum membeli mobil ini)

 

7. Tidak ada fog lamp, sehingga pencahayaan saat malam kurang jelas pada jarak dekat dan saat hujan/berkabut. Ini juga membuat tampilan mobil kurang cakep.

 

8. Pintu belakang hanya bisa dibuka dari tempat sopir, sehingga kurang praktis.

 

9. Tidak ada antena luar sehingga signal radio kurang baik. Terutama di daerah pelosok. Banyak keluhan mengenai hal ini.

 

10.Minim Aksesoris. Talang air, door scuff, body side molding , dll adalah aksesoris after market. Sedangkan pada beberapa lcgc lain sudah build in saat mobil dibeli.

 

11.Saat dibuka-tutup suara pintu kurang sedap terdengar (seperti mobil angkot). Hal ini bisa diatas dengan mengganti atau melapisi pengait pintu dengan bahan bukan logam. Masalah ini sudah diperbaiki pada produksi tahun 2015.

 

12.Kaki-kaki mobil yang tidak dilapisi antikarat. Sehingga banyak ditemukan Datsun Go+ keluaran tahun 2014 dengan kaki-kaki yang berkarat. Hal ini bisa diatasi dengan antikarat, bisa di bengkel resmi atau bengkel lainnya yang reputable.

 

 

Kelebihan Interior

 

1.   Kabin 3 baris. Datsun Go+ adalah satu-satunya mobil lcgc yang tempat duduknya tiga baris, walaupun baris ke-3 hanya bisa untuk anak kecil yg tingginya kurang dari 150cm. Mobil ini dipromosikan sebagai mobil dengan kapasitas penumpang 5+2 (Lima orang dewasa dan 2 orang anak-anak).

 

2. Tempat duduk sopir ergonomis di kelasnya sehingga sopir tidak gampang lelah walau berjam-jam duduk dibelakang setir.

 

3. Design dashboard cukup bagus untuk mobil lcgc, dengan two tone color, ada kesan modern walau minim fitur.

 

4. Banyak Fitur. Mobil lcgc yang sudah disematkan fitur-fitur yang dulunya hanya ada pada mobil-mobil mewah, seperti immobilizer, lampu follow me home, MID dengan indikator pemakaian bahan bakar.

 

5. Posisi tuas transmisi cukup ergonomis, sehingga pengemudi bisa dengan mudah memindahkan transmisi.

 

Kekurangan Interior

 

 

1. Space penyimpanan barang di depan penumpang depan tidak ada tutup, sehingga barang-barang di dalamnya akan kelihatan, kesan kurang rapi.

 

2. Posisi tuas transmisi manual di dashboard kurang sedap dipandang karena terlalu tinggi dan kesan kurang rapi. Namun ini tergantung selera, kebanyakan pengguna tidak ambil pusing dengan hal tersebut. bahkan hal ini bisa dianggap kelebihan jika dilihat dari segi fungsionalnya (tergantung selera).

 

3. Tuas Rem tangan di dashboard yang yang memberi kesan interior mobil jadul, namun dari segi fungsional tuas rem tersebut menjadi lebih mudak digunakan (User friendly)

 

4. Posisi Setir terlalu tinggi dan tidak ada fitur tilt steering untuk mengatur ketinggian setir. Sehingga mobil ini nyaman dipakai oleh orang yg tinggi badannya lebih dari 170cm, sedangkan untuk orang yang kurang tinggi harus membiasakan diri dengan visibilitas yang kurang.

 

5. Audio system hanya bisa untuk single din, tidak ada kemungkinan diganti jadi double din. Sehingga head unit mobil ini tidak dapat diganti dengan layar touchscreen aftermarket. Yang bisa dilakukan adalah meletakkan layar tambahan di atas dashboard, namun ada dampak berkurangnya visibilitas.

 

6. Pengaturan AC tidak lengkap. tidak ada pengaturan hembusan ke atas bawah dan sirkulasi internal atau eksternal. Hanya bisa mengatur kecepatan blower. Banyak keluhan ac terlalu dingin karena pengaturan suhu sebenarnya tidak berfungsi karena aslinya ac pada mobil ini tidak ada thermostart.

 

7. Tidak ada ruang tambahan tombol pada dashboard, untuk modifikasi mengganti manual mirror ke electric mirror. Untuk menempatkan tombol pengaturan electric mirror harus dengan melubangi dashboard pada bagaian mana saja yang disukai pemiliknya.

 

8. Head rest pada kursi depan tidak dapat diatur posisinya (tidak adjustable). Namun hal ini juga terjadi pada mobil-mobil lcgc yang lain. Sehingga sebenarnya tidak dapat dianggap sebagai kekurangan jika dibandingkan dengan kompetitornya.

 

9. Kursi depan yang menyambung menyulitkan akses sopir dan penumpang belakang, padahal mobil ini adalah mobil keluarga muda yang pasti punya anak-anak kecil yang ingin ada interaksi yang mudah antara ruang depan dan belakang. Hal ini tidak banyak dikeluhkan oleh pengguna, bahkan banyak juga yang menganggapnya sebagai kelebihan.

 

10. Kursi baris ke-2 kurang praktis. saat akan dilipat harus dilakukan dengan menarik tuas di kedua sisi kursi dan tidak dapat dilipat full, sehingga menyulitkan penumpang untuk memasuki baris ke-3.

 

11.Kursi baris ke-2 tidak dapat diatur kemiringannya, sehingga kurang nyaman untuk tidur-tiduran. Ini hanya bisa dianggap kekurangan jika mobil ini dibandingkan dengan MPV 7 penumpang. Sehingga hal ini adalah wajar mengingat harga yang ditawarkan jauh di bawah MPV.

 

12.Kursi baris ke-2 tidak mempunyai headrest, hanya dibuat cembungan yang nanggung sekali dan tidak bisa difungsikan sebagai headrest. Ada potensi bahaya cidera leher bagi penumpang yang berpostur tinggi, jika mobil ini tertabrak oleh mobil lain dari belakang dengan kecepatan cukup tinggi.

 

13. Bagasi opsional. Apabila semua kursi diisi penumpang, maka mobil ini bisa dibilang tidak punya bagasi. Karena fungsi baris ke-3 adalah optional, untuk penumpang atau bagasi.

 

 

14. Power windows hanya ada pada pintu depan, sedangkan pintu belakang masih manual. Hal ini bisa diatasi dengan memodifikasi ke power windows untuk pintu baris ke-dua.

 

15. Power windows tidak ada central control oleh pengemudi, sehingga tidak aman untuk penumpang anak-anak yg iseng sering buka kaca pintu. Hal ini juga bisa dirubah dengan memodifikasi control power windows.

 

16. Safety belt kursi baris ke-2 dan ke-3 manual, sehingga berserakan dan tidak rapi, menyebabkan tidak sedap dipandang mata. Namun kebanyak orang di Indonesia tidak mau menggunakan safety belt pada baris ke-dua, belt tersebut dapat dirapikan dan cukup jadi pajangan.

 

17. Kursi baris ke-3 hanya bisa untuk anak-anak kecil, sehingga lebih banyak difungsikan sebagai bagasi saja. Karena mobil ini ditujukan untuk keluarga muda, maka dengan kursi belakang yang didesign untuk anak –anak, sudah mencukupi kebutuhan pengguna.

 

18. Tidak ada airbags sehingga untuk fitur keamanan kita tidak bisa berharap banyak. Tentunya tidak adanya fitur tersebut merupakan konsekuensi dari harga yang terjangkau. Dan mobil ini bukanlah mobil dengan performa mesin super untuk kebut-kebutan, sehingga diharapkan penggunanya akan bisa melakukan cara menyetir yang aman dan fitur airbags tidak diperlukan.

 

19. Tidak ada peredam build-in pada lantai dan perbatasan kabin dan mesin, sehingga suara gemuruh ban dan mesin masuk ke kabin. Ini merupakan konsekuensi dari harga yang terjangkau.

 

20. Tidak ada versi matic sehingga tidak menjadi easy handling, terutama di perkotaan yang sering macet.

 

21. Tachometer digital pada MID sangat kecil dan tidak mudah terlihat sambil melihat ke depan seperti yang manual. Panel instrument yang nampak sederhana dan ada space kosong juga menyebabkan kurang sedap dipandang.

 

22. Pada baris ke-3 dinding samping hanya dilapisi karpet sehingga tidak nyaman bagi penumpang jika harus kontak dengan body samping interior. Hal ini akan membuat penumpang belakang akan merasakan suasana yg kurang nyaman, karena suasana bagasi yang kental. Sehingga baris ke-3 cocoknya dijadikan bagasi. Jadi baris ke-3 ini sebenarnya value for money-nya tidak begitu baik.

 

Kelebihan Performa dan Fitur

 

1. Ini adalah mobil lcgc bermesin 1200cc. sehingga lcgc lainnya akan kalah telak jika membahas tentang performa mesin, kecuali Honda brio.

 

2. Suspensi yang empuk,  membuat kenyamanan saat menyetir cukup baik,  bahkan untuk lcgc ini adalah yang terempuk.

 

3. Turning Radius yang kecil, hanya 4.5m menyebabkan mobil ini mudah dihandle di area yang sempit dan di u-turn.

 

4. Tinggi body mobil ini tidak sampai 1500mm, sehingga ground force-nya cukup nyaman untuk dipacu dengan kecepatan tinggi di jalan tol, karena tidak limbung sampai kecepatan 140 km/jam. Namun mobil ini bukan untuk kebut-kebutan karena ada gejala limbung sebagai konsekuensi dari suspense yang empuk.

 

5. Design body yg aerodinamis juga menyebabkan mobil ini cukup fun to drive.

 

Kekurangan Performa dan Fitur

 

1. Tidak adanya teknologi rem ABS (antilock breaking system) menyebabkan mobil ini kurang aman dipacu pada kecepatan tinggi pada jalan yang banyak tikungan dan tanjakan atau turunan.

 

2. Diameter Ban yang kecil menyebabkan efek body roll besar sehinggi tidak nyaman bagi penumpang saat menikung dengan kecepatan 40km/jam ke atas.

 

3. Ground clearance yang cukup rendah 160mm, tidak cocok untuk daerah yg banyak jalan rusak seperti pelosok, mobil ini didesign untuk diperkotaan. Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti ban yang lebih besar.

 

4. Ban yang kecil dan tipis dapat menyebabkan gejala understeering pada kecepatan tinggi (mobil masih ingin melaju lurus walau setir sudah dibelokkan) karena daya cengkram ban yang kecil.

 

5. kurang aman dikendarai pada kecepatan tinggi. Dengan kapasitas dan performa mesin yang besar, namun fitur keamanan dan handling yang kurang baik. berkendaraanlah dengan cara-cara yang aman dan inget lcgc bukan buat relly atau gaya-gayaan ngebut.

 

KESIMPULAN

 

Bagi anda yang punya budget terbatas namun ingin punya mobil baru dengan tampang cantik dan tampilan eksterior yang tidak nampak murahan, mobil ini recomended buat anda.

 

Bagi anda yang tidak begitu mempedulikan fitur keamanan karena anda yakin bisa safety drive dengan cara elegan alias slow slow aja dan tidak akan menggunakan mobil ini untuk kebut-kebutan, mobil ini cocok buat anda.

 

Jika anda mementingkan kenyamanan pengemudi dan penumpang di depan saja, karena kursi di baris ke-2 dan ke-3 jarang digunakan mungkin mobil ini cocok buat anda.

 

Jika anda hobi memodifikasi dan gonta-ganti spare part atau aksesoris, ini lah mobil minim fitur dan seadanya yang punya ruang luas bagi anda untuk berkreasi.

 

Jika anda sangat konsen dengan fitur keamanan dan kurang yakin akan cara anda menyetir, sebaiknya anda tidak membeli mobil ini.

 

Jika anda menyukai fitur-fitur audio visual, mobil ini kurang cocok buat anda.

 

Jika anda menyukai kenyamanan dengan fitur-fitur mewah pada interior mobil, seperti kursi yang tebal dan mewah, kendali yang lengkap dari kursi pengemudi, tampilan eksterior yg elegan dan lain sebagainya, anda tidak akan mendapatkannya dari mobil ini.

 

Jika anda menginginkan kelegaan dan kenyamanan kabin bagi penumpang semisal orang tua anda, sebenarnya mobil ini bisa dibilang nanggung, karena baris ke-2 dan ke-3 tidak begitu nyaman bagi penumpang. Misalnya karena tidak ada headrest, tidak ada cup holder, safety belt yang berserakan akan membuat risih, sandaran kursi baris ke-2 tidak bisa diubah-ubah kemiringannya.

 

Demikian review ini, semoga menjadi sumber informasi bagi anda yang ingin membeli mobil bekas Datsun Go+ Panca keluaran tahun 2014. Sebagai catatan, banyak kekurangan pada Datsun Go+ 2014 ini sudah diperbaiki pada mobil yang diproduksi tahun 2015. Perbaikan tersebut dapat and ketahui dari artikel yang membahas perbedaan dan perbaikan pada Datsun Go+ Panca 2015.

 

 

Salam Otomotif!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan."

5 thoughts on “Kelebihan dan Kekurangan Datsun Go+ Panca Indonesia 2014, Review Detail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *