Hyundai i30N SportCar mulai Dijual 2017, akan Ada Versi Balap dan Jalan Raya, Berminat?

CaruserMagz.com – Hyundai memberi sinyal untuk masuk ke pasar sport car dengan memamerkan mobil N-Concept yang berbasis i30 bernama RN30 pada Paris Motor Show 2016. Namun ini hanya konsep yang belum akan dikeluarkan versi produksinya, mobil berforma tinggi yang lebih dulu akan dilaunching adalah Hyundai i30N.
Konsep Hyundai RN30 – Sportcar Hyundai berbasis i30
Sebelum dipajang di Paris Motor Show (29/09/2016), Hyundai telah mengumumkan siluet RN30 konsep di situs Hyundai Eropa, sehingga membuat penasaran para pecinta adrenaline di mobil berperforma tinggi.
Ada bocoran informasi dari big boss Divisi High Performance (N Division), Albert Biermann, bahwa divisinya akan mulai meluncurkan mobil bertenaga ekstrim i30N, ke pasar otomotif Eropa, pada tahun 2017 mendatang.
Hyundai i30N adalah versi high performance dari i30 yang sudah diluncurkan, dengan tenaga yang lebih garang untuk pecinta kecepatan dan kenikmatan mengemudi. high Performance car tersebut akan dibuat dalam 2 versi, yaitu versi racing untuk beraksi di trek reli dan versi jalan raya layaknya sport car mewah.
Perbedaan i30N dan Hyundai i30 hatchback adalah pada bagian depan yang benar-benar baru, mesin yang berbeda, sistem stability control dua tingkat untuk pengendalian yang lebih mantap dan tentunya desain eksterior yang lebih sporty dan berotot.
Namun Biermann meyakinkan bahwa Hyundai i30N tetap akan lebih murah dibanding kompetitornya di segmen yang sama, karena Hyundai tetap mengedepankan value for money yang tinggi. Versi jalan raya dari i30N ini akan menjadi kompetitor bagi Volkswagen Golf GTI dan Ford Focus ST.
Mobil kami akan sangat terjangkau” ungkap mantan petinggi BMW Performance tersebut. “ini adalah mobil Hyundai – sehingga ia harus memiliki nilai uang yang tinggi (value for money)” tambahnya. Diharapkan Hyundai i30N akan berharga tidak lebih dari 30.000 Euro (sekitar 450 juta rupiah).
Biermann mengatakan: “Bagi saya, sangat penting adanya versi trek i30N, mobil yang tidak tewas setelah 2 laps, mobil yang bisa konsisten ketika dikemudikan dengan kencang“.
Boss Hyundai tersebut tidak menjelaskan apa saja perbedaan antara versi balap dan versi jalan raya. Namun dia menjelaskan bahwa tipe balap tidak akan berguna di jalan raya, karena mempunyai suspensi yang kaku untuk melahap sirkuit balap.
Biermann mengatakan: “Saya tidak pernah mempedulikan Nurburgring lap time, saya masih belum, ketika saya menyetir disana, saya hanya ingin bersenang-senang
Pemimpin Hyundai N Division tersebut menjelaskan bahwa dia menugaskan para teknisinya selama pengembangan i30N di Korea dan Nurburgring-Jerman, untuk membuat Hyundai i30N menjadi sangat fun to drive, dibanding berfokus pada lap time (kecepatan).
Mungkin tidak akan sempurna pada awalnya, tapi saya tidak peduli. Memang mobil ini harus cepat, tapi yang utama adalah fun (menyenangkan)” ungkapnya.
Mengenai akan seperti apa spesifikasi dan tenaga mesin yang dibenamkan pada Hyundai i30N ini, belum ada pernyataan apapun dari sang boss N Division tersebut. Namun jika melirik pengenalan konsep RN30, kemungkinan tidak akan begitu berbeda, yaitu mesin 2.0 liter dengan turbocharger bertenaga 280 KW atau sekitar 375 HP dan torsi 451 Nm, cukup buas untuk sebuah hatchback.
Namun Biermann mengatakan, “kita tidak dapat memulai dari 0 kemudian langsung 100% secara instant, kita butuh melakukannya secara bertahap.”
Saya fikir kami butuh mengembangkan basis performance dengan i30N, itulah mengapa kami akan menawarkan dua versi, versi jalan raya dan model yang lebih berorientasi pada trek balap. Kemudian kami akan melihat bagaimana minat konsumen pada mobil N ini, Jika permintaan bertumbuh, lalu kami bisa menyediakan lebih banyak.” Biermann menambahkan.
Salam Otomotif!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *