BMW Seri-5 2017 Indonesia Resmi Diluncurkan, Berikut Daftar Harga, Spesifikasi dan Fiturnya

CaruserMagz.com – PT BMW Group Indonesia resmi meluncurkan sedan mewahnya pada Rabu, 12 Juli 2017, yaitu BMW Seri-5 generasi baru. Luxury sedan yang sudah dinanti-nantikan para pebisnis berdompet tebal ini sudah dibekali berbagai teknologi canggih milik sedan flagship BMW Seri-7.

 

Dari 7 Tipe yang dijual di Eropa, ternyata hanya tipe 530i yang dibawa ke Indonesia. Sedan mewah ini disediakan dengan dua pilihan varian, yaitu tipe 530i Luxury sebagai varian termurah dengan harga 1,149 Milyar Rupiah dan tipe 530i M-Sport dengan banderol 1,379 Milyar Rupiah.

 

Salah satu penyebab perbedaan harga yang cukup signifikan tersebut adalah karena BMW 530i Luxury sudah bergelar CKD atau dirakit secara lokal di Sunter, Jakarta Utara. Sedangkan BMW 530i M Sport diimport dalam bentuk utuh atau disebut CBU.

 
 

Dimensi Lebih Besar

 

Bentuk keseluruhan dari BMW Seri-5 generasi baru ini memang tidak asing di mata pecinta BMW, karena ada kemiripan dengan generasi sebelumnya. Namun sebenarnya sedan ini banyak perbedaan dari versi lama, antara lain dimensinya yang lebih besar dan berbagai perubahan pada fascia depannya.

 

Seolah ingin menunjukkan kelasnya yang menyediakan kenyaman mewah dalam motion yang elegan, pesaing Mercedes-Benz E-Class ini dibuat dengan dimensi yang lebih besar, yaitu lebih panjang 29 mm termasuk untuk mengakomodasi wheelbase yang bertambah 7 mm, lebih lebar 8 mm, dan lebih tinggi 15 mm dari generasi sebelumnya yang berkode sasis F10.

 

Kita bisa membayangkan kabin BMW Seri-5 yang makin lega dengan sasis berkode G30 ini, membuat penumpangnya bisa kian menikmati kemewahan interiornya.

 
 

Tampilan Eksterior

 

Perbedaan antara 530i M Sport dan Luxury lebih pada tampilannya, dimana Seri-5 M lebih sporty sedangkan Seri-5 Luxury tampil elegan. Karakter sporty pada varian CBU tersebut terlihat dari hadirnya bodykit khas BMW divisi M pada bumper depan dan belakang serta side-skirt, juga desain velg besar dengan motif spoke yang agresif dengan kombinasi two-tone color.

 

Sedangkan varian 530i Luxury yang bergelar CKD tampil elegan dengan berbagai ornament yang anggun, seperti spoke velg yang lebih kalem dan hadirnya sentuhan aluminium brush di sekujur bagian tubuhnya.

 

Menurut kami, baik tipe M Sport maupun Luxury menunjukkan blending karakter yang pas antar elegan dan gagah. Shape keseluruhan yang aerodinamis dipadu dengan ukuran velg yang besar itu memberi kesan anggun namun kekar bertenaga.

 

Ditambah desain fascia depan yang terlihat sangat modern khas BMW membuat sedan ini terasa cocok untuk semua kalangan umur. Pengusaha muda yang ingin tampil energic tidak akan kehilangan kemudaannya dengan menunggangi mobil ini.

 
 

Interior dan Fitur Infotainment

 

Masuk ke kabin BMW 530i ini, kita akan merasakan nuansa mewah sedan flagship Seri-7 G12, seperti kehadiran layar touchscreen 10,25 inci pada head unit dengan model floating yang sedang menjadi tren masa kini.  Namun sebenarnya banyak perubahan yang dilakukan BMW, jika dibandingkan dengan Seri-5 generasi sebelumnya.

 

 

Kemewahan Seri-7 juga kian terasa dengan kehadiran fitur Display Key pada BMW Seri-5 terbaru ini. Fungsi fitur baru ini antara lain bisa membuka dan menutup kaca, sunroof, menyalakan AC, juga memberi informasi jarak yang bisa ditempuh dengan bahan bakar tersisa.

 

Sistem entertainment sedan ini bisa dibilang berlimpah dan bagi sobat yang tidak punya banyak waktu untuk mengeksplor-nya, beberapa fitur mungkin akan menganggur karena tak sempat dinikmati pemiliknya.

 

Fitur-fitur tersebut antara lain adalah sistem navigasi, gesture control, voice control, DVD player, konektifitas bluetooth, dan hard disk 20GB untuk menyimpan lagu atau data multimedia lainnya. Untuk memberikan kualitas suara yang mewah, BMW mnyediakan 16 speaker dan amplifier dari brand terkenal Harman Kardon.

 

Karena sedan mewah ini pada umumnya dimiliki para boss yang lebih sering duduk di kabin baris ke-2, kenyamanan kabin belakang juga menjadi prioritas utama. BMW menyediakan sistem entertainment berupa monitor layar sentuh berukuran  10,2 inci di masing-masing bagian belakang sandaran kursi depan. Layar tersebut dilengkapi dengan BluRay player, TV dan koneksi Bluetooth.

 
 

Mesin dan Tenaga

 

Untuk konsumen Indonesia, BMW hanya menyediakan satu pilihan powertrain, yaitu mesin bensin 2.000 cc 4-silinder berteknologi turbo. Mesin tersebut bisa menyemburkan tenaga hingga 252 hp dan torsi maksimum 350 Nm. Sedan ini berpenggerak roda belakang (RWD) yang dihubungkan ke dapurpacu melalui transmisi otomatis 8-percepatan Steptronic. BMW mengklaim bahwa mesin tersebut mampu melesatkan sedan ini dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 6,2 detik.

 

Sebenarnya BMW Seri-5 punya banyak varian lain dengan berbagai kelebihan masing-masing. Di Eropa, sedan ini disediakan dalam 7 pilihan varian yaitu 530i, 540i, 520d, 530d, 520d Efficient Dynamics Edition, M550i xDrive dan 530e iPerformance yang bermesin plug-in hybrid. Seluruhnya tersedia dalam pilihan sistem penggerak RWD maupun AWD (xDrive).

 

Tipe 520d punya kelebihan dalam efisiensi bahan bakar. Klaim BMW, tipe ini mencatatkan konsumsi bahan bakar hingga 24,3 km/liter, berkat mesin diesel 2.0-liter  4-silinder yang bertenaga 192 PS dengan torsi puncak 400 Nm.

 

Sedangkan tipe performance yang paling bertenaga adalah M550i xDrive. Dengan mesin V8 4,4-liter yang bertenaga 468 PS dan torsi puncak 650 Nm, tipe ini tergolong sportcar yang cukup buas. BMW mengklaim mobil ini dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 4 detik saja.

 
 

Fitur Keselamatan

 

Layaknya mobil Eropa, sedan mewah ini dilengkapi berbagai fitur keselamatan terkini seperti steering and lane control assistant, crossing traffic warning, lane keeping assistant, side collision protection, lane change assistant, evasion aid, crossroads warning, wrong-way warning, bird view display yang disupport kamera di depan dan belakang dan lain sebagainya.

 

Fitur driving assistance lainnya juga tersedia, seperti active cruise control (ACC), emergency braking assist dan lainnya. Berbagai fitur yang menggunakan sensor tersebut sudah mendekati kelengkapan mobil otonomous, bahkan di Eropa mobil ini sudah berfitur semi otonom.

 

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai kesehariannya yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *