5 Aksesoris Mobil ini Bisa Membahayakan, Hindari Penggunaan yang Tidak Tepat!

CaruserMagz.com – Memperindah tampilan mobil memang menyenangkan, bahkan tidak sedikit orang menjadikannya sebagai hobi. Salah satu menu dalam mempercantik atau mempergagah mobil adalah dengan menambah berbagai aksesoris, baik di eksterior maupun interiornya.

 

Namun perlu juga dipertimbangkan, bahwa menambah, mengurangi atau mengganti aksesoris harus tetap memperhatikan faktor keselamatan, baik untuk pengemudi, penumpang maupun pengguna jalan lain.

 

Tentu adalah konyol jika mobil kita terlihat gagah atau menawan, tapi berpotensi mencelakakan kita sendiri atau pegguna jalan lain.

 

Banyak kita jumpai di jalanan, mobil-mobil yang dimodifikasi namun tidak memperhatikan faktor keselamatan, bahkan bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. Berikut beberapa contoh aksesoris mobil yang mengandung risiko bahaya.

 
 

1. Bumper Protector (Tanduk Depan)

 

Sedang marak orang memasang aksesoris di bumper depan berupa protector besar yang terbuat dari logam ataupun benda keras lainnya. Dalam bahasa keseharian, sering disebut tanduk mobil. Lucunya terkadang mobil kecil bergelar LCGC pun tak luput dari aksesoris ini, membuat kita sedikit geli melihatnya.

 

Aksesoris ini dulunya hanya digunakan mobil lapangan atau operasional perusahaan yang memang sering melewati medan off-road, seperti daerah tambang atau perkebunan. Sehingga memang dibutuhkan untuk melindungi bagian depan mobil.

 

Ada dua bahaya dari aksesoris hardness bagian depan mobil ini, yaitu:
1. Menghilangkan fungsi crumple zone pada bagian depan mobil.
2. Menghilangkan fungsi pedestrian protection pada mobil.

 

Crumple-zone adalah fungsi untuk menyerap energi benturan saat terjadi tabrakan hebat, dengan bagian depan mobil yang didesain mudah hancur. Tujuannya adalah agar guncangan hebat tidak sampai masuk ke kabin untuk memberi kemungkinan penumpang selamat lebih tinggi. Jika fungsi ini hilang karena bagian depan mobil yang diperkuat oleh hardness, maka semua energi benturan akan sampai ke kabin dan berpotensi mengakibatkan kematian walau tabrakan tidak begitu keras.

 

Pedestrian protection adalah perlindungan pada pejalan kaki dengan mendesain bagian depan mobil tidak bersudut-sudut tajam dan dengan bahan yang lebih lunak, bukan logam. Penambahan hardness pada bagian depan mobil berpotensi lebih besar menyebabkan cidera parah pada orang yang tertabrak, walau benturan tidak begitu keras.

 
 

2. Ganti Warna Lampu Sein

 

Sering kita jumpai mobil yang lampu seinnya diganti jadi warna putih, sehingga kurang begitu terlihat saat menyala di siang hari. Ini adalah kesalahan fatal, karena pengemudi kendaraan lain tidak dapat mengenali jika lampu penunjuk arah tersebut menyala.

 

Risiko terjadi tabrakan menjadi tinggi akibat kesalahan mengganti lampu yang sudah ditetapkan standar warnanya ini. Lampu sein lazimnya dan seharusnya berwarna kuning, semua orang langsung memahami itu lampu sein jika warnanya kuning.

 
 

3. Ganti Warna Lampu Rem

 

Penggantian lampu yang juga berbahaya adalah mengganti warna lampu rem, dari yang seharusnya merah menjadi kuning, biru atau putih. Ini sangat berbahaya karena pada umumnya orang mengenal lampu rem adalah merah, sehingga potensi ditabrak dari belakang menjadi lebih tinggi.

 
 

4. Lampu Projector atau DRL di Luar Standard

 

Pernak-pernik lampu sedang cukup marak, sayangnya banyak lampu LED-DRL atau pun projector hasil modifikasi yang diluar standar. Kebanyakan terlalu terang hingga mengganggu pemandangan pengemudi lain.

 

Ini sangat berbahaya, selain membahayakan pengemudi lain, ini juga bisa memancing emosi mereka dan jika yang kesal adalah sopir bus atau puso, lalu mereka nekat meluapkan kekesalannya, maka itu sangat berbahaya bagi pengguna mobil yang memakai lampu berlebihan tersebut.

 
 

5. Karpet di Kabin Pengemudi

 

Karpet di kabin pengemudi perlu diperhatikan dengan detail, jangan sampai mengganggu ruang tekan pedal gas, rem maupun kopling. Jangan sampai karpet tersebut bisa membuat pedal gas nyangkut setelah ditekan, sehingga mobil melaju kencang tidak bisa dihentikan.

 

Aksesoris di pedal-pedal juga jangan sampai mengganggu daya tekan pedal gas maupun rem. Karena pedal-pedal tersebut sangat penting bagi keselamatan kita.

 

Jangan sampai kecelakaan terjadi pada kita, karena tidak mempertimbangkan aspek keselamatan. Baca contoh kecelakaan yang pernah terjadi karena masalah ini disini: Karpet Maut Bikin Kecelakaan Hebat.

 

Itulah 5 Aksesoris yang harus kita perhatikan atau gunakan dengan cara dan takaran yang tepat. Mungkin masih banyak aksesoris lain yang mengandung risiko bahaya pada mobil. Silahkan sobat eksplore sendiri, agar terhindar dari kecelakaan.

 
Salam Otomotif!
 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Yayan Abdhi

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

One thought on “5 Aksesoris Mobil ini Bisa Membahayakan, Hindari Penggunaan yang Tidak Tepat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *