10 Hal Harus Dicek pada Mobil Sebelum Mudik atau Perjalanan Jauh

CaruserMagz.com – Musim mudik segera tiba! Tentu bagi sobat yang perantauan sudah tidak sabar menanti momen mudik. Karena akan bertemu dengan keluarga besar, seperti orang tua, paman-bibi, pakde-bude, dan saudara-saudara kandung di kampung halaman yang lama ditinggalkan demi mencari nafkah.

 

Bagi sobat yang akan menempuh jalur mudik dengan kendaraan pribadi, perjalanan jauh bukanlah hal yang bisa dianggap sepele.

 

Berbagai persiapan matang harus dilakukan, baik materil maupun mental. Karena perjalan mudik berbeda dari perjalanan pada waktu-waktu yang lain. Jutaan kendaraan pribadi dan angkutan umum akan tumpah ruah di jalan raya, sehingga tantangan dan hambatan akan jauh berlipat ganda dari kondisi normal.

 

Menurut PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dalam websitenya, setidaknya ada 7 hal super penting yang harus dicek atau dipastikan pada mobil sebelum berangkat mudik atau perjalanan jauh. Kami menambahkan beberapa hal yang menurut kami juga sangat penting. Pemeriksaan yang detail sebaiknya dilakukan beberapa hari sebelum berangkat, berikut 10 hal yang harus diperhatikan tersebut:

 

1. Kondisi Mesin dan Kelengkapannya

 

Sebaiknya lakukan tune-up standar pada mobil sobat di bengkel resmi, agar dilakukan pengecekan dan pembersihan menyeluruh pada bagian-bagian penting yang menunjang kinerja mesin. Misalnya busi, karburator, saluran bahan bakar ke ruang bakar, kondisi oli dan lain sebagainya.

 

Jika ragu atau umur busi sudah cukup lama, sebaiknya ganti semua busi dengan yang baru, agar dapat diyakinkan masalah pengapian tidak akan terjadi.

 

2. Aki atau Battery

 

Ingat-ingat sudah berapa tahun umur aki mobil sobat, jika sudah lebih dari 2 tahun, sebaiknya periksa voltasenya. Jika dalam keadaan mesin tidak menyala sudah dibawah 11 volt, sebaiknya diganti dengan aki baru. Karena kemungkinan itu bisa jadi masalah dan juga tentunya tidak baik untuk kelistrikan mobil sobat.

 

Jika perlu bawa mobil sobat ke bengkel aki, untuk memastikan kondisi aki dan alternator (pengecas aki), agar diketahui secara komprehensif dan dapat dilakukan perbaikan secara lengkap.

 

3. Air Radiator

 

Pastikan level air radiator dalam kondisi tidak mendekati level minimal, jika perlu kuras air radiator lama dan ganti dengan yang baru dengan level yang penuh sesuai standar. Gunakan coolant water yang khusus untuk radiator mobil, jika perlu pilih yang berperforma tinggi.

 

4. Rem dan Kaki-kaki

 

Fungsi rem sangat vital sebagai fitur keselamatan. Sebaiknya jangan anggap remeh rem dan kaki-kaki. Jika bisa melakukan sendiri, silahkan periksa kondisi kanfas rem, jika masih tebal cukup dibersihkan saja, namun jika sudah tipis, sebaiknya diganti dengan yang baru.

 

Jika sobat merasa kurang yakin, sebaiknya bawa ke bengkel dan mintalah mekanik bengkel memeriksa dan membersihkan semua hal terkait rem dan kaki-kaki.

 

5. Ban

 

Jika ban mobil sobat sudah berumur, sebaiknya diganti saja dengan ban baru. Karena ban yang sudah tua punya banyak kelemahan seperti sudah berkurang kelenturannya dan sudah bersifat lebih getas dari ban baru.

 

Namun jika sobat masih cukup yakin dengan kondisi ban, sebaiknya juga tetap diperiksa dan dipastikan tidak ada cacat yang membahayakan perjalanan. Seperti apakah ada retak-retak di sisi samping ban atau kondisi lain yang tidak normal.

 

Ban cadangan juga penting diperhatikan dan di cek. Banyak orang yang lupa memeriksa ban cadangan, dan saat diperlukan ternyata anginnya sudah tidak memadai, atau karena tidak pernah dibuka, ternyata karetnya sudah rapuh dan lain sebagainya.

 

6. Lampu-lampu dan Klakson

 

Fungsi lampu-lampu juga sangat penting, karena perjalanan jauh biasanya ditempuh baik siang maupun malam hari. Lampu utama depan dan belakang perlu dipastikan bukan hanya fungsinya, tapi hingga ke kondisi bohlam, instalasi kabel dan sambungan kabel atau socket.

 

Lampu-lampu sinyal seperti sein, lampu rem, high mount stop lamp juga harus dipastikan semuanya berfungsi dengan baik. Fungsi klakson juga penting dipastikan demi keselamatan. Jika perlu, mintalah dicek dan dipastikan oleh orang kelistrikan di bengkel.

 

7. Wiper

 

Cek dan pastikan karet wiper dalam kondisi baik, jika sudah mengeras, sebaiknya ganti karet wiper. Pastikan juga fungsi penyemprot air wiper agar tidak ngadat saat dibutuhkan. Dalam kondisi hujan, wiper yang baik akan membuat pandangan lebih jelas.

 

Pastikan cairan wiper terisi penuh dan dilengkapi sabun khusus untuk wiper agar membantu kinerja karet wiper. Jika perlu bawa cadangan sabun wiper dan air mineral untuk menambah air wiper saat dirasa dibutuhkan.

 

8. Kelengkapan Mobil

 

Kelengkapan mobil yang perlu dipastikan antara lain: peralatan standar untuk mengganti ban seperti dongkrak dan kunci roda. Jika perlu siapkan tools kit yang berisi kunci pas, obeng dan lain sebagainya. Jika bisa, sediakan juga alat pemadam api ringan di kabin mobil untuk berjaga-jaga. Segitiga pengaman juga sebaiknya ada, sehingga dapat digunakan memberi tanda di jalan saat mobil sobat mogok atau mengalami masalah di jalanan.

 

9. Kotak P3K

 

Memang kita semua berharap perjalanan akan lancar-lancar saja tanpa ada gangguan atau kecelakaan, namun dalam perjalanan mudik yang ramai kendaraan lain, potensi kecelakaan selalu ada. Sebaiknya kelengkapan di dalam kotak P3K dipastikan lengkap.

 

10. STNK dan SIM

 

Terakhir, jangan lupa membawa STNK dan SIM yang tepat. Pastikan semuanya masih berlaku dan benar surat-surat terkait kendaraan yang sobat bawa. Jangan sampai salah bawa misalnya sobat punya 5 mobil, mudik pake Toyota Alphard, eh.. yang kebawa STNK Lamborghini dan SIM-nya ternyata SIM B untuk motor. Kan berabe jika kena razia polantas.

 

Demikianlah 10 hal yang penting diperhatikan, dipastikan dan dicek sebelum berangkat mudik atau perjalanan jauh dengan mobil. Agar terhindar dari masalah yang tidak diinginkan. Semoga perjalanan mudik sobat berjalan lancar, baik pergi maupun pulangnya. Semoga bisa menikmati silaturahim dengan keluarga tercinta!

 

Selamat mudik dan Salam Otomotif!

 

Yayan Abdhi

Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai kesehariannya yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *